Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan: (1) persiapan implementasi P5 di SMK Negeri 1 Surakarta, (2) implementasinya di PM Negeri 1 surakarta. (3) evaluation of P5 implementation in SMK N 1 Surakarta (4) mendukung dan menghambat faktor-faktor implementasi P5 di SMK Negeri 1 Surakarta. Penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian diperoleh dari informan, dokumen, dan pengamatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive dan sampel snowball. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) persiapan untuk implementasi P5 meliputi (a) membentuk koordinator tim, (b) membentuk tim facilitator, (c) menentukan dimensi, tema, dan alokasi waktu, (d) merancang modul proyek, (e) menyosialisasikan proyek. (2) implementasi P5 dalam bentuk integrasi dalam pembelajaran intracurricular dan implementasi proyek. (3) Penilaian dilakukan dalam dua bagian, yaitu, (a) penilaian pembelajaran intracurricular, dan (b) evaluasi proyek.(4) Faktor pendukung untuk implementasi P5 meliputi (a) kolaborasi antara siswa, (b) fasilitas dan infrastruktur yang memadai, dan (c) dukungan dari berbagai pihak. Faktor-faktor yang menghambat implementasi P5 adalah (a) perbedaan persepsi antara facilitator, (b) kebosanan yang timbul dari siswa, dan (c) pembatasan anggaran. Kata Kunci: kualitatif deskriptif; model interaktif; studi kasusAbstract: This study aims to determine: (1) preparation of P5 implementation in SMK Negeri 1 Surakarta, (2) implementation of P5 in SMK Negeri 1 Surakarta (3) evaluation of P5 implementation in SMK N 1 Surakarta (4) supporting and inhibiting factors of P5implementation in SMK Negeri 1 Surakarta. This research is a descriptive qualitative method with a case study approach. Sources of research data were obtained from informants, documents, and observations. The sampling technique uses purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques with interviews, observation, and document analysis. Data validity uses triangulation of sources and techniques. The data analysis techniques use an interactive model. The results showed that: (1) preparation for the implementation of P5 includes (a) forming a team coordinator, (b) forming a team of facilitators, (c) determining dimensions, themes, and time allocations, (d) designing project modules, (e) socializing the project. (2) implementation of P5 in the form of integration in intracurricular learning and project implementation. (3) evaluation is carried out in two parts, namely, (a) intracurricular learning evaluation, and (b) project evaluation. (4) Supporting factors for the implementation of P5 include (a) collaboration between students, (b) adequate facilities and infrastructure, and (c) support from various parties. The inhibiting factors for the implementation of P5 are (a) differences in perceptions between facilitators, (b) boredom arising from students, and (c) budget limitations.Keywords: case studies; descriptive qualitative; interactive model