Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pelatihan Pembelajaran Berdiferensiasi bagi Guru SMK Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis Surakarta Murwaningsih, Tri; Susilowati, Tutik; Akbarini, Nur Rahmi; Sawiji, Hery; Rapih, Subroto
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11348

Abstract

Kegiatan   pengabdian   ini   bertujuan   untuk   meningkatkan   pengetahuan dan keterampilan pembelajaran berdiferensiasi guru SMK Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis.  Lokasi pelaksanaan program pengabdian berada di Kota Surakarta.  Metode pelaksanaan kegiatan pengabdian dimulai dari tahap persiapan, pelaksanaan dan evaluasi. Hasil kegiatan pengabdian ini yaitu telah terlaksana pelatihan pembelajaran berdiferensiasi bagi guru SMK MPLB Kota Surakarta. Setelah menjalani pelatihan pembelajaran berdiferensiasi, pemahaman peserta mengenai pembelajaran berdiferensiasi mengalami peningkatan dibuktikan dengan hasil pretes maupun posttest yang meningkat. Peserta juga telah memiliki pengalaman dalam mempraktikkan pembelajaran berdiferensiasi sehingga nantinya dapat menerapkan pembelajaran berdiferensiasi di sekolah masing – masing. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian  ini  telah  berhasil  mencapai tujuannya  untuk   meningkatkan  pengetahuan maupun keterampilan guru dalam melaksanakan pembelajaran berdiferensiasi
Aplikasi GA3 Sebagai Upaya Peningkatan Hasil Bawang Putih Varietas Tawangmangu Baru Triharyanto, Eddy; Sutrisno, Joko; Susilowati, Tutik; Wijayanti, Dinda Pangestika; Saputri, Rizqi Luwih
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v6i2.11761

Abstract

Bawang putih (Allium sativum L.) merupakan komoditas hortikultura yang memiliki potensi ekonomi tinggi. Pada tahun 2023 produksi bawang putih di Indonesia mencapai 39.254 ton sedangkan kebutuhan bawang putih dalam negeri mencapai 554 ribu ton. Berdasarkan hal tersebut diperlukan upaya peningkatan produktivitas salah satunya dengan mengaplikasikan ZPT asam giberelin GA3. Sasaran kegiatan pengabdian ini adalah Kelompok Tani Maju Dukuh Pancot, Desa Kalisoro, Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar. Kelompok Tani Maju merupakan kelompok tani yang berfokus sebagai sentra pengembangan bahan tanam dan produksi bawang putih Varietas Tawangmangu Baru. Metode yang digunakan adalah kaji tindak dengan tahapan koordinasi kegiatan, perencanaan aksi, pelaksanaan dan pengumpulan data, kemudian monitoring dan evaluasi. Berdasarkan data yang telah diperoleh penggunaan GA3 mampu meningkatkan hasil bawang putih pada tinggi tanaman, bobot segar brangkasan per rumpun, bobot kering brangkasan per rumpun, diameter umbi, jumlah umbi, bobot segar umbi, dan bobot kering umbi sehingga penggunaan GA3 layak untuk diaplikasikan lebih lanjut oleh petani.
KEPEMIMPINAN SEKOLAH DAN KUALITAS LAYANAN SEKOLAH DASAR: SEBUAH ANALISIS EMPIRIS Susilowati, Tutik; Prameswara, Yosep Tegar
Efisiensi : Kajian Ilmu Administrasi Efisiensi Vol. 22 No. 1 Februari 2025
Publisher : Departemen Pendidikan Administrasi FEB Universitas Negeri Yogyakarta & ASPAPI PUSAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/efisiensi.v22i1.83920

Abstract

Abstrak: Kepemimpinan Sekolah dan Kualitas Layanan Sekolah Dasar: Sebuah Analisis Empiris Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan spiritual, visioner, dan pembelajaran terhadap kualitas layanan sekolah dasar. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM), penelitian ini melibatkan 214 kepala sekolah dari berbagai wilayah di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa ketiga jenis kepemimpinan tersebut memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas layanan sekolah. Selain itu, kepemimpinan spiritual berperan sebagai faktor yang memperkuat kepemimpinan visioner dan pembelajaran, yang pada akhirnya meningkatkan kualitas layanan. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi ketiga dimensi kepemimpinan dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan. Oleh karena itu, direkomendasikan adanya pelatihan kepemimpinan bagi kepala sekolah untuk mengembangkan kemampuan visioner, spiritual, dan pembelajaran secara holistik. Kontribusi dari penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pembuat kebijakan dalam merancang program pengembangan kepemimpinan guna meningkatkan kualitas layanan sekolah secara berkelanjutan.Kata kunci: Kepemimpinan Spiritual; Kepemimpinan Visioner; Kepemimpinan Pembelajaran; Kepala sekolah; Kualitas Layanan SekolahAbstract: School Leadership and the Quality of Primary School Services: An Empirical Analysis This study aimed to analyse the influence of spiritual, visionary and learning leadership on primary school service quality. Using a quantitative approach with Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) technique, this study involved 214 principals from various regions in Indonesia. The analysis showed that all three types of leadership have a significant influence on school service quality. In addition, spiritual leadership acts as a factor that strengthens visionary and learning leadership, which in turn improves service quality. The conclusions of this study emphasise the importance of integrating the three dimensions of leadership in improving the quality of education services. Therefore, leadership training is recommended for school principals to develop visionary, spiritual and learning capabilities holistically. The contributions of this study can serve as a basis for policy makers in designing leadership development programmes to sustainably improve the quality of school services.Keyword: Instructional Leadership; School Principal; School Service Quality; Spiritual Leadership; Visionary Leadership
The influence of public speaking skills and project-based learning on the leadership of Office Administration Education Students at FKIP UNS Wigi Putri, Irma Sukma; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 3 (2026): Mei
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i3.116896

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilaksanakan untuk menelaah (1) pengaruh kemampuan public speaking terhadap kepemimpinan mahasiswa PAP FKIP UNS, (2) pengaruh model project based learning terhadap kepemimpinan mahasiswa PAP FKIP UNS, dan (3) pengaruh kemampuan public speaking dan model project based learning secara simultan terhadap kepemimpinan mahasiswa PAP FKIP UNS. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan total populasi berjumlah 199 mahasiswa PAP FKIP UNS angkatan 2022 dan 2023. Sampel penelitian berjumlah 133 mahasiswa yang dipilih menggunakan probability sampling. Perolehan data dilakukan menggunakan kuesioner, lalu dianalisis dengan metode regresi linear berganda berbantuan software IBM SPSS statistics versi 27. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa (1) Kemampuan public speaking memberikan kontribusi positif yang signifikan terhadap kepemimpinan, dibuktikan dengan nilai signikansi < 0,05 serta nilai thitung > ttabel yaitu 6,059 > 1,657, (2) Model project based learning juga memberikan pengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan dengan nilai signikansi < 0,001 < 0,05 dan nilai thitung > ttabel yaitu 6,382 > 1,657, (3) Kemampuan public speaking dan model project based learning berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemimpinan, yang dilihat dari nilai signikansi < 0,001 < 0,05 dan nilai Fhitung > Ftabel yaitu 96,36 > 3,06. Temuan lainnya yaitu sumbangan efektif variabel X1 dan X2 terhadap Y secara simultan sebesar 59,7%, sementara sisanya berasal dari pengaruh variabel di luar model penelitian yang digunakan. Dengan demikian, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan kemampuan public speaking serta penerapan model project based learning secara optimal dapat menjadi strategi yang efektif dalam mengembangkan jiwa kepemimpinan mahasiswa PAP FKIP. Kata kunci : kepemimpinan; komunikasi; project based learning; pendidikan tinggiAbstractThis study examined: (1) the effect of public speaking skills on the leadership of Office Administration Education (PAP) students at FKIP UNS, (2) the effect of the project-based learning (PjBL) model on student leadership, and (3) the simultaneous effect of public speaking skills and the PjBL model on student leadership. A quantitative causal-associative approach was employed with a total population of 199 PAP FKIP UNS students from the 2022 and 2023 cohorts. A sample of 133 students was selected using stratified random sampling. Data were collected through a closed-ended Likert-scale questionnaire and analyzed using multiple linear regression with IBM SPSS Statistics version 27. The results indicate that: (1) public speaking skills have a positive and significant effect on leadership (t = 6.059 > t-table = 1.657; p < 0.001); (2) the PjBL model has a positive and significant effect on leadership (t = 6.382 > t-table = 1.657; p < 0.001); and (3) public speaking skills and the PjBL model simultaneously have a positive and significant effect on leadership (F = 96.366 > F-table = 3.06; p < 0.001), collectively explaining 59.7% of the variance in student leadership (R² = 0.597). The effective contributions of public speaking skills and PjBL to leadership were 29.0% and 30.7%, respectively. These findings suggest that enhancing public speaking competencies alongside the systematic implementation of project-based learning constitutes an effective strategy for developing student leadership capabilities in higher education.Keywords: leadership; communication; project-based learning; higher education; public speaking
Pengaruh intensitas penggunaan media online dan determinasi diri terhadap literasi digital mahasiswa Bidadari, Agita Fitri; Ninghardjanti, Patni; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 2 (2024): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i2.77881

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Ada atau tidaknya pengaruh intensitas penggunaan media online terhadap kemampuan literasi digital, ada atau tidaknya pengaruh determinasi diri terhadap kemampuan literasi digital, ada atau tidaknya pengaruh intensitas penggunaan media online dan determinasi diri terhadap kemampuan literasi digital. Bentuk penelitian ini kuantitatif dengan menggunakan studi kasus. Penelitian ini dilaksanakan di Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran FKIP Universitas Sebelas Maret. Sumber data terdiri dari kuesioner tertutup dengan bentuk check list sekaligus rating scale kepada mahasiswa angkatan 2021 yang berjumlah 81 mahasiswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah non-probability. Uji validitas data menggunakan korelasi product moment dengan menggunakan aplikasi IBM SPSS versi 25. Teknik analisis data menggunakan analisis model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Terdapat pengaruh positif dan signifikan intensitas penggunaan media online terhadap literasi digital (thitung 2,414 > ttabel  1,995). Terdapat pengaruh positif dan signifikan determinasi diri terhadap literasi digital (thitung 4,320 > ttabel  1,995). Terdapat pengaruh positif dan signifikan secara bersama-sama intensitas penggunaan media online dan determinasi diri terhadap literasi digital (Fhitung 10,950  >  dari Ftabel 3,11).Kata kunci :  internet;  kuantitatif; media sosial; pendidikan; teknologiAbstract: This study aims to find out Whether or not there is an influence of the intensity of online media use on digital literacy, whether or not there is an influence of self-determination on digital literacy, whether or not there is an influence on the intensity of online media use and self-determination of the digital literacy. This form of research is quantitative, using a case study. This research was conducted at the Office Administration Education Study Program FKIP Sebelas Maret University. The data source consists of a closed questionnaire in the form of a checklist and a rating scale for 81 students. The sampling technique used was non-probability. Test data validity using product moment correlation using  SPSS 25. Data analysis techniques use interactive model analysis. The results showed a positive and significant influence on the intensity of online media use on digital literacy (tcount 2,414 > ttable 1,995). There is a positive and significant influence of self-determination on digital literacy (tcount 4,320 > ttable 1,995). There is a jointly positive and significant influence on the intensity of online media use and self-determination on digital literacy (Fcount 10,950 > from Ftable 3,11).Keywords: education; internet; quantitative; social media; technology
Teachers' perceptions of deep learning at SMK Wikarya Karanganyar: a phenomenological study Anggraini, Adelia Niken; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 2 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i2.114276

Abstract

Abstrak: Pembelajaran mendalam menjadi salah satu pendekatan yang semakin mendapat perhatian dalam dunia pendidikan, khususnya pada pendidikan vokasi yang menekankan pengembangan kemampuan berpikir kritis, pemecahan masalah, dan pemahaman konseptual yang bermakna. Implementasinya di sekolah masih dipengaruhi berbagai faktor, termasuk persepsi guru sebagai pelaksana utama pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui persepsi guru SMK Wikarya Karanganyar tentang pembelajaran mendalam, (2) mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi persepsi tersebut, dan (3) menggali pengalaman guru dalam menerapkannya di kelas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi. Informan penelitian berjumlah lima orang guru. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan studi dokumen, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) guru memaknai pembelajaran mendalam sebagai pembelajaran bermakna yang mengaitkan materi dengan konteks nyata; (2) persepsi guru dipengaruhi faktor internal, karakteristik siswa, dan lingkungan sekolah; serta (3) pengalaman guru diwujudkan melalui pembelajaran aktif, tugas berbasis proyek, refleksi, dan penyesuaian strategi pembelajaran. Kata kunci: pemahaman konseptual; pendidikan vokasi; pengembangan profesional pendidik; refleksi pedagogisAbstract: Deep learning is an instructional approach receiving increasing scholarly and policy attention, particularly in vocational education, which emphasizes critical thinking, problem-solving, and meaningful conceptual understanding. Its implementation remains shaped by contextual factors, most notably teachers' perceptions as primary classroom agents. This study aimed to (1) examine teachers' perceptions of deep learning at SMK Wikarya Karanganyar, (2) identify the factors shaping those perceptions, and (3) explore teachers' lived experiences of implementing it in the classroom. A qualitative phenomenological approach was employed. Five teachers were selected as primary informants through purposive sampling. Data were gathered via semi-structured in-depth interviews, classroom observations, and document analysis, then analyzed using Braun and Clarke's thematic analysis framework. The findings reveal that (1) teachers interpret deep learning as instruction that connects subject matter to real-life and occupational contexts; (2) perceptions are influenced by internal professional factors, student characteristics, and the school environment; and (3) teachers' experiences are manifested through active learning, project-based tasks, reflective practices, and adaptive instructional strategies. These findings carry theoretical and practical implications for vocational teacher professional development programs and school-level instructional policy. Keywords: conceptual understanding; reflective practice; teacher professional development; vocational education
University students' perceptions of entrepreneurship as a profession: a phenomenological study Wijaya, Diaz; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 10, No 2 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v10i2.114337

Abstract

Abstrak: Rendahnya minat mahasiswa terhadap profesi wirausaha menunjukkan perlunya pemahaman mendalam mengenai bagaimana mahasiswa memersepsikan profesi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui pengalaman mahasiswa Prodi PAP FKIP UNS dalam menjalankan kegiatan wirausaha, (2) mendeskripsikan persepsi mahasiswa terhadap profesi wirausaha, serta (3) mengidentifikasi faktor-faktor yang membentuk persepsi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif tipe fenomenologi. Informan penelitian berjumlah 10 mahasiswa PAP angkatan 2022 yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) pengalaman mahasiswa Prodi PAP dalam mengikuti program wirausaha karena tuntutan akademik dan motivasi pribadi, jenis usaha yang dipilih bersifat risiko rendah dan mudah dijalankan; (2) Mahasiswa Prodi PAP mempersepsikan wirausaha sebagai profesi dengan peluang menjanjikan seperti fleksibilitas, kemandirian kerja serta pendapatan yang besar dan risiko berupa kerugian dan kebangkrutan; (3) persepsi mahasiswa terhadap wirausaha dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berupa minat, motivasi, dan kepercayaan diri, sedangkan faktor eksternal berupa lingkungan keluarga, lingkungan sosial, dan pembelajaran di Perguruan Tinggi. Temuan ini berkontribusi dalam penguatan strategi pendidikan kewirausahaan untuk membentuk orientasi karier mahasiswa.  Kata kunci: efikasi diri; lingkungan sosial; niat berwirausaha; orientasi karierAbstract: The low interest of university students in entrepreneurship as a career profession underscores the need to understand how students perceive this domain. This study aims to: (1) examine the entrepreneurial experiences of Office Administration Education (PAP) students at Sebelas Maret University (UNS); (2) describe students' perceptions of entrepreneurship as a profession; and (3) identify the factors shaping those perceptions. A qualitative phenomenological design was employed. Ten students from the 2022 cohort were selected via purposive sampling, and data were gathered through semi-structured in-depth interviews. Findings indicate that: (1) students engaged in entrepreneurial programs primarily due to academic requirements and personal motivations, gravitating toward low-risk ventures in the food and beverage sector; (2) students perceived entrepreneurship as offering promising opportunities flexibility, work autonomy, and high income while acknowledging risks such as financial loss and business failure; and (3) perceptions were shaped by internal factors (interest, motivation, and self-confidence) and external factors (family environment, social environment, and university entrepreneurship education). These findings contribute to the design of more effective entrepreneurship education strategies that foster students' entrepreneurial career orientation. Keyword: career orientation; entrepreneurial intention; self-efficacy; social environment
Pelaksanaan kegiatan merdeka belajar-kampus merdeka (MBKM) kewirausahaan Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran Mahdiyyah, Farida Nurlailatul; Susilowati, Tutik; Winarno, Winarno
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 8, No 4 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v8i4.83898

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tujuan pelaksanaan kegiatan MBKM Kewirausahaan, (2) pelaksanaan kegiatan MBKM Kewirausahaan program studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, (3) hambatan dalam melaksanakan MBKM Kewirausahaan, serta (4) upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan pelaksanaan . Jenis penelitian menggunakan deskripstif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengambilan sampel secara purposive dan snowball sampling. Pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Validitas data yang digunakan yakni, uji kredibilitas, dan dikonfirmasi dengan uji transferbilitas, dependabilitas dan konfirmabilitas. Analisis data penelitian ini menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tujuan pelaksanaan MBKM Kewirausahaan (a) menyiapkan profil lulusan agar mampu mengelola usaha secara mandiri, serta (b) meningkatkan kompetensi lulusan di bidang kewirausahaan baik soft skill maupun hard skill (2) pelaksanaan kegiatan MBKM Kewirausahaan meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi (3) hambatan dalam pelaksanaan: (a) hambatan yang dialami mahasiswa adalah kurang memahami teori mata kuliah rekognisi, kurang mampu mengelola waktu, kurangnya komunikasi dengan dosen pembimbing dan kesulitan memasarkan produk (b) hambatan yang dialami dosen pembimbing yaitu kurang dapat melakukan pembimbingan dan kurang mampu menilai mata kuliah rekognisi (4) upaya yang dilakukan dalam mengatasi hambatan (a) upaya yang dilakukan mahasiswa adalah belajar mandiri, manajemen waktu, membentuk whatsapp group dan meningkatkan kegiatan promosi (b) upaya yang dilakukan dosen pembimbing adalah ketua tim kurikulum MBKM mengingatkan dosen pembimbing untuk melakukan pembimbingan dan membuat rubrik penilaian.Keyword : kendala; pembelajaran mandiri; pengakuan; pengusaha mandiri; upaya Abstract: This study aims to determine (1) the purpose of the implementation of MBKM Entrepreneurship activities, (2) the implementation of MBKM Entrepreneurship activities in the Office Administration Education study program, (3) constraints in the implementation of MBKM Entrepreneurship, and (4) efforts made in overcoming constraints. This type of research uses qualitative descriptive with a case study approach. The sampling technique was purposive and snowball sampling. Data collection using interviews, observation and documentation. The validity of the data used, namely, credibility test, and confirmed by transferability, dependability and confirmability tests. This research data analysis uses interactive analysis techniques. The results showed that: (1) the purpose of the implementation of MBKM Entrepreneurship (a) preparing the profile of graduates to be able to manage businesses independently, and (b) increasing the competence of graduates in the field of entrepreneurship both soft skills and hard skills (2) the implementation of MBKM Entrepreneurship activities includes planning, implementation, monitoring and evaluation stages (3) constraints in implementation: (a) the constraints experienced by students are less understanding of the theory of recognition courses, less able to manage time, Less communication with supervisors and have trouble marketing products (b) constraints experienced by supervisors, namely less able to provide guidance and less able to assess recognition courses (4) efforts made in overcoming obstacles (a) efforts made by students are self-study, time management, forming whatsapp groups and increasing promotional activities (b) efforts made by supervisors are the head of the MBKM curriculum team reminding supervisors to provide guidance and making assessment rubrics.    Keywords: constraints; efforts; entrepreneurship; MBKM; recognition
PENGARUH PERSEPSI SISWA TENTANG KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU DAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN ADMINISTRASI HUMAS DAN KEPROTOKOLAN KELAS XI PROGRAM KEAHLIAN AP SMK NEGERI 6 SURAKARTA TAHUN AJARAN 2016/2017 Mahanani, Rini; Murwaningsih, Tri; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 3, No 3 (2019): Agustus
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v3i3.34253

Abstract

This study aims to examine whether or not there is (1) the influence of the teachers’ pedagogical competence on the learning outcomes; (2) the influence of students’ communication competence on the learning outcomes; (3) the influence of teacher’s pedagogical competence and students’ communication competence on the learning outcomes. This study used a saturated sampling technique or census because the population was less than 100 students, so the samples in this study were all students of grade XI of Office Administration Expertise Program of State Vocational High School 6 of Surakarta, which involved 95 students in total. The result of the study were as follows (1) there was an influence of the teacher’s pedagogical competence on the learning outcome of Public Relation Administration and Protocol Course based on the value of rcount > rtable which was 0.523 >0.202; (2) the was an influence of students’ communication competence on the learning outcomes of Public Relation Administration and Protocol Course based on the value of rcount > rtable which was 0.400 > 0.202; (3) there was an influence of the teacher’s pedagogical competence and student’s communication competence in the learning outcomes of Public Relation Administration and Protocol Course based on the value of Fcount > Ftable which is 20.978 > 3.095. The contribution of the teacher’s pedagogical competence and student’s communication competence to the learning outcomes of Public Relation Administration and Protocol Course was 31.3%.
Pendidikan Karakter melalui Pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di Jenjang SMK Rohmah, F N F Khoirur; Sawiji, Hery; Susilowati, Tutik
JIKAP (Jurnal Informasi dan Komunikasi Administrasi Perkantoran) Vol 7, No 6 (2023): November
Publisher : Program Studi Pendidikan Administrasi perkantoran FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/jikap.v7i6.73447

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan: (1) persiapan implementasi P5 di SMK Negeri 1 Surakarta, (2) implementasinya di PM Negeri 1 surakarta. (3) evaluation of P5 implementation in SMK N 1 Surakarta (4) mendukung dan menghambat faktor-faktor implementasi P5 di SMK Negeri 1 Surakarta. Penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian diperoleh dari informan, dokumen, dan pengamatan. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling purposive dan sampel snowball. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Validasi data menggunakan triangulasi sumber dan teknik. Teknik analisis data menggunakan model interaktif. Hasilnya menunjukkan bahwa: (1) persiapan untuk implementasi P5 meliputi (a) membentuk koordinator tim, (b) membentuk tim facilitator, (c) menentukan dimensi, tema, dan alokasi waktu, (d) merancang modul proyek, (e) menyosialisasikan proyek. (2) implementasi P5 dalam bentuk integrasi dalam pembelajaran intracurricular dan implementasi proyek. (3) Penilaian dilakukan dalam dua bagian, yaitu, (a) penilaian pembelajaran intracurricular, dan (b) evaluasi proyek.(4) Faktor pendukung untuk implementasi P5 meliputi (a) kolaborasi antara siswa, (b) fasilitas dan infrastruktur yang memadai, dan (c) dukungan dari berbagai pihak. Faktor-faktor yang menghambat implementasi P5 adalah (a) perbedaan persepsi antara facilitator, (b) kebosanan yang timbul dari siswa, dan (c) pembatasan anggaran. Kata Kunci: kualitatif deskriptif; model interaktif; studi kasusAbstract: This study aims to determine: (1) preparation of P5 implementation in SMK Negeri 1 Surakarta, (2) implementation of P5 in SMK Negeri 1 Surakarta (3) evaluation of P5 implementation in SMK N 1 Surakarta (4) supporting and inhibiting factors of P5implementation in SMK Negeri 1 Surakarta. This research is a descriptive qualitative method with a case study approach. Sources of research data were obtained from informants, documents, and observations. The sampling technique uses purposive sampling and snowball sampling. Data collection techniques with interviews, observation, and document analysis. Data validity uses triangulation of sources and techniques. The data analysis techniques use an interactive model. The results showed that: (1) preparation for the implementation of P5 includes (a) forming a team coordinator, (b) forming a team of facilitators, (c) determining dimensions, themes, and time allocations, (d) designing project modules, (e) socializing the project. (2) implementation of P5 in the form of integration in intracurricular learning and project implementation. (3) evaluation is carried out in two parts, namely, (a) intracurricular learning evaluation, and (b) project evaluation. (4) Supporting factors for the implementation of P5 include (a) collaboration between students, (b) adequate facilities and infrastructure, and (c) support from various parties. The inhibiting factors for the implementation of P5 are (a) differences in perceptions between facilitators, (b) boredom arising from students, and (c) budget limitations.Keywords: case studies; descriptive qualitative; interactive model