p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ekosains
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KAJIAN PEMENUHAN RUANG TERBUKA HIJAU UNTUK MENYELARASKAN KEBUTUHAN OKSIGEN MANUSIA DAN KEBUTUHAN LINGKUNGAN MENGGUNAKAN CITRA SATELIT DI KOTA SURAKARTA Setyaputri, Adhistie Fadila; Ramadhani, Danila Desti; Kisworo, Wahyu
Ekosains Vol 15, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Banyaknya kendaraan yang berlalu-lalang di jalan tol, serta adanya asap pabrik dan alih fungsi lahan di Desa Sawahan menyebabkan terjadinya peningkatan perubahan iklim. Perubahan iklim yang cenderung terjadi dari adanya hal tersebut adalah peningkatan suhu udara dan penurunan kelembapan. Adanya peningkatan suhu udara dan penurunan kelembapan di suatu daerah dapat menyebabkan berkurangnya rasa nyaman di daerah tersebut. Jika kenyamanan berkurang maka akan berdampak buruk bagi manusia, hewan dan tumbuhan. Manusia akan merasa tidak nyaman dan akan menganggu produktivitasnya begitupula dengan hewan, sedangkan tumbuhan lama kelamaan akan layu dan mati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman hayati yang terdapat pada beberapa RTH yang ada di Desa Sawahan dan mengetahui tingkat kenyamanan di Desa Sawahan berdasarkan penilaian yang didapatkan dari Temperature Humidity Index (THI). Penelitian ini dilakukan dengan metode analisis kuantitatif deskriptif. Dari penelitian ini dihasilkan bahwa keanekaragaman hayati flora memiliki korelasi yang kuat dengan kenyamanan, walaupun semua lokasi termasuk ruang terbuka yang hijau namun perbedaan keanekaragaman hayati flora didalamnya akan mempengaruhi tingkat kenyamanan yang ada, warga Desa Sawahan merasa nyaman jika suatu lokasi terdapat banyak pohon sehingga terasa lebih teduh dan sejuk dibandingkan lokasi dengan banyak rumput. Walaupun sama-sama hijau, akan tetapi tingkat kesejukan yang dirasakan jauh berbeda.
Penerapan Produksi Bersih pada Produksi Rumahan Tempe UMKM Mbah Sarwono di Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah Fadilah, Rizky Nur; Armadhan, Winda Sagita; Negara, Ilhamnul Zain Satria; Kisworo, Wahyu; Negari, Snada Indah Tuk
Ekosains Vol 14, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri tempe merupakan sektor industri rumahan yang beroperasi secara minimalis dengan pengolahan tanpa menggunakan peralatan khusus seperti pada pabrik besar. Tempe menjadi salah satu makanan yang digemari oleh berbagai kalangan karena memiliki kandungan gizi tinggi dari kacang kedelai. Tempe dapat diolah menjadi beragam bentuk, mulai dari gorengan, keripik tempe, hingga campuran makanan menggunakan bahan dasar tempe. Namun, tempe yang dikonsumsi oleh sebagian masyarakat belum tentu memiliki kualitas yang baik dan aman dikonsumsi. Hal tersebut mendorong penelitian mengenai penerapan proses produksi yang baik atau tidak. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengidentifikasi strategi produksi bersih yang diterapkan dan potensial untuk diterapkan lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dengan data primer yang berasal dari survei lapangan dan wawancara dengan pemilik industri UMKM Mbah Sarwono. Penelitian ini dilakukan di Produksi Rumahan Tempe UMKM Mbah Sarwono, Desa Pucang RT 03 RW 07, Kecamatan Bawang, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini menunjukkan bahwa industri tempe UMKM milik Mbah Sarwono yang berlokasi di Banjarnegara sudah menerapkan beberapa kegiatan produksi bersih. Penerapan berupa prinsip 3R (Reuse, Recycle, Reduce) pada pembungkus tempe dan menggunakan alat produksi sederhana yang tidak menimbulkan emisi. Rekomendasi strategi yang dapat diterapkan pada industri tempe UMKM milik Mbah Sarwono meliputi pengelolaan limbah cair, pemanfaatan limbah kulit kedelai, modifikasi peralatan, pembuatan cerobong asap, penambahan SOP, dan penggantian bahan bakar.