Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Kata-Kata Sulit Melalui Teknik Petunjuk Konteks Ujaran Pembelajaran Bahasa Indonesia MTS. Nahdlatun Nasyiin Putri Turriya Mustika Sari; Kusyairi Kusyairi; Oktavian Ilham Ramadhani; Safrina Safrina; Riadhus Solihah; Nafidhatul Munawaroh
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.668

Abstract

Kemampuan berbahasa siswi MTs. Nahdlatun Nasyiin Putri belum memenuhi harapan. Hal ini disebabkan metode yang digunakan guru kurang efektif. Guru masih bergantung pada media kamus dan kartu pintar dalam meningkatkan pemahaman membaca siswa pada makna kata. Hal ini menyebabkan pemahaman siswa terhadap kata-kata sulit dalam berbahasa kurang optimal. Siswa cukup memakan waktu untuk mencari kata-kata sulit dalam kamus, waktu selama 2 jam pelajaran tidak optimal. Maka dibutuhkan metode yang sesuai dan lebih efektif untuk pemahaman siswa. Metode yang digunakan dalam meningkatkan pemahaman tersebut adalah metode petunjuk konteks. Metode petunjuk konteks adalah metode yang digunakan dalam pengajaran kosakata untuk menduga, mengira-ngira, membayangkan makna suatu kata asing tanpa kamus. Makna kata memiliki makna yang berbeda-beda berdasarkan konteks kalimat. Oleh sebab itu, petunjuk konteks memiliki peranan penting dalam menentukan makna kata. Selain dapat memahami makna kata yang terdapat dalam bacaan, petunjuk konteks juga dapat meningkatkan keterampilan membaca.Proses pembelajaran berbahasa pemahaman kata-kata sulit melalui pendekatan petunjuk konteks dan hasil pembelajaran yang diperoleh siswa sebelum dan setelah tindakan. Sumber data dalam penelitian ini adalah siswa kelas IX MTs. Nahdlatun Nasyiin Putri dan Guru Bahasa Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan siswa dalam memahami kata-kata sulit mengalami peningkatan setelah diterapkan pendekatan petunjuk konteks dalam pembelajaran membaca. Sebelum tindakan dilakukan, kemampuan siswa masih tergolong rendah. Setelah penerapan tindakan pada siklus pertama, kemampuan siswa mulai mengalami peningkatan. Pada siklus kedua, peningkatan tersebut terlihat semakin baik dan signifikan. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan pendekatan petunjuk konteks efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca siswa, khususnya dalam memahami kata-kata sulit
Implementasi Bahan Ajar Google Sites (E-Pangestoh) pada Materi Analisis Teks Visual Poster di MTs Nahdlatul Nasyiin Oktavian Ilham Ramadhani; Turriya Mustika Sari; Safrina Safrina; Riadhus Solihah; Nafidhatul Munawwaroh; Ainur Rofiq Hafsi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1062

Abstract

Abstrak penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran digital di MTS Nahdlatun Nasyiin. Dalam proses pembelajaran, guru masih menggunakan media pembelajaran berbasis LKS dan buku teks, husunya pada materi Analisis Teks Visual Poster sehingga tingat pemahaman siswa belum optimal dan kurang variatif. Oleh karena itu dibutuhkan media pembelajaran yang menarik untuk menambah kreativitas dan gaya belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi bahan ajar berbasis Google Sites (E-Pangestoh) dalam pembelajaran Anlisis Teks Visual Poster. Bahan Ajar Google sites (E-pangesto) digunakan sebagai media pembelajaran berbasis digital yang memuat fitur video, materi, gambar, dan evaluasi yang memuat lembar kerja peserta didik melalui kuis dan latihan soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Google sites (E-pangesto) mampu meningkatkan pemahaman dan kreatifitas siswa dalam materi Analisis Visual Poster. Selain itu penggunaan Google sites mempermudah guru dalam menyampaikan materi di kelas karena bisa diakses kapanpun tanpa mengubah fitur, hanya dengan menambah materi yang akan disampaikan oleh guru. Dengan demikian, bahan ajar berbasis Google Sites (E-Pangestoh) dapat menjadi alternatif media pembelajaran digital yang efektif pada materi analisis teks visual poster. Media pembelajaran ini juga membantu siswa belajar secara mandiri, dan meningkatkan minat belajar, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif di dalam kelas.