Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Bahan Ajar Google Sites (E-Pangestoh) pada Materi Analisis Teks Visual Poster di MTs Nahdlatul Nasyiin Oktavian Ilham Ramadhani; Turriya Mustika Sari; Safrina Safrina; Riadhus Solihah; Nafidhatul Munawwaroh; Ainur Rofiq Hafsi
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1062

Abstract

Abstrak penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya penggunaan media pembelajaran digital di MTS Nahdlatun Nasyiin. Dalam proses pembelajaran, guru masih menggunakan media pembelajaran berbasis LKS dan buku teks, husunya pada materi Analisis Teks Visual Poster sehingga tingat pemahaman siswa belum optimal dan kurang variatif. Oleh karena itu dibutuhkan media pembelajaran yang menarik untuk menambah kreativitas dan gaya belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi bahan ajar berbasis Google Sites (E-Pangestoh) dalam pembelajaran Anlisis Teks Visual Poster. Bahan Ajar Google sites (E-pangesto) digunakan sebagai media pembelajaran berbasis digital yang memuat fitur video, materi, gambar, dan evaluasi yang memuat lembar kerja peserta didik melalui kuis dan latihan soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Google sites (E-pangesto) mampu meningkatkan pemahaman dan kreatifitas siswa dalam materi Analisis Visual Poster. Selain itu penggunaan Google sites mempermudah guru dalam menyampaikan materi di kelas karena bisa diakses kapanpun tanpa mengubah fitur, hanya dengan menambah materi yang akan disampaikan oleh guru. Dengan demikian, bahan ajar berbasis Google Sites (E-Pangestoh) dapat menjadi alternatif media pembelajaran digital yang efektif pada materi analisis teks visual poster. Media pembelajaran ini juga membantu siswa belajar secara mandiri, dan meningkatkan minat belajar, serta menciptakan suasana pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif di dalam kelas.
Hegemoni Gramsci Dalam Cerpen Teh Dan Penghianat Karya Iksaka Banu Turriya Mustika Sari; Oktavian Ilham Ramadhani; Safrina Safrina; Khoirunnisa' Khoirunnisa’; Shinta Widia Sari; Anisa Fajtriana Oktasari
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1445

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bentuk-bentuk relasi kekuasaan, konflik sosial, dan representasi ideologi kolonial dalam cerpen "Teh dan Pengkhianat" karya Iksaka Banu dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data penelitian berupa kata, frasa, kalimat, dan dialog dalam cerpen yang berkaitan dengan fokus penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak-catat dengan studi pustaka, sedangkan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen "Teh dan Pengkhianat" merepresentasikan berbagai persoalan sosial yang terjadi pada masa kolonial Hindia Belanda, terutama terkait ketimpangan relasi kekuasaan antara kelompok kolonial dan masyarakat pribumi. Konflik sosial muncul sebagai akibat dari praktik dominasi, eksploitasi, dan ketidakadilan yang dialami kelompok subordinat. Selain itu, ideologi kolonial tercermin melalui sikap dan tindakan tokoh-tokoh yang berupaya mempertahankan kekuasaan serta memengaruhi cara pandang masyarakat. Cerpen ini juga memperlihatkan respons tokoh terhadap tekanan sosial yang mereka hadapi, baik dalam bentuk kepatuhan maupun perlawanan. Dengan demikian, karya sastra ini tidak hanya berfungsi sebagai media estetik, tetapi juga sebagai representasi realitas sosial dan historis pada masa kolonial.
Transformasi Keterampilan Berbicara Siswa Melalui Integrasi Literasi Dan Teknologi Digital: Kajian Literatur Oktavian Ilham Ramadhani; Safrina Safrina; Yanti Linarsih; Laili Amalia
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1809

Abstract

Transformasi keterampilan berbicara siswa merupakan kebutuhan penting dalam pembelajaran abad ke-21 karena kemampuan komunikasi berkaitan erat dengan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan partisipasi akademik. Meskipun demikian, banyak siswa masih mengalami kesulitan menyampaikan gagasan, membangun argumentasi, memilih kosakata yang tepat, dan berbicara secara percaya diri, sementara pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi integrasi literasi dan teknologi digital terhadap pengembangan keterampilan berbicara siswa, mengidentifikasi bentuk media yang efektif, serta memetakan tantangan penerapannya. Penelitian menggunakan metode kajian literatur dengan menelaah artikel ilmiah, jurnal, dan hasil penelitian relevan yang diterbitkan terutama pada periode 2020-2025. Literatur ditelusuri melalui basis data ilmiah, diseleksi berdasarkan kesesuaian topik, kemudian diklasifikasikan dan dianalisis menggunakan teknik analisis isi secara deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan video pembelajaran, podcast, presentasi daring, media sosial edukatif, gamifikasi, dan aplikasi interaktif dapat memperluas kesempatan siswa untuk berlatih berbicara, memperoleh umpan balik, dan menghasilkan konten komunikasi. Integrasi tersebut meningkatkan keberanian, kelancaran, ketepatan berbahasa, penguasaan kosakata, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan keterlibatan siswa. Namun, efektivitasnya dipengaruhi oleh ketersediaan infrastruktur, pemerataan akses, kompetensi digital guru, pendampingan, dan etika penggunaan teknologi. Dengan demikian, integrasi literasi dan teknologi digital merupakan strategi pembelajaran yang relevan untuk mentransformasi keterampilan berbicara siswa secara aktif, kontekstual, dan berkelanjutan.