Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Electronic Word Of Mouth (E-WOM), Citra Merek, Dan Diferensiasi Produk Terhadap Keputusan Pembelian Dengan Dimediasi Kepercayaan Merek Pada Produk Glad2Glow Lola Sopia; Veny Puspita; M. Noor Army
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh electronic word of mouth (E-WOM), citra merek dan diferensiasi produk terhadap keputusan pembelian dengan dimediasi kepercayaan merek pada produk Glad2Glow. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel nonprobability sampling melalui metode sampling purposive. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan pedoman Hair, yaitu jumlah indikator dikali 10, sehingga diperoleh 210 responden dari 21 indikator. Teknik analisis data yang digunakan adalah Partial Least Square (PLS-SEM) dengan metode bootstrapping untuk menguji pengaruh langsung (direct effect) dan tidak langsung (indirect effect). Hasil penelitian menunjukan bahwa electronic word of mouth (E-WOM), citra merek, dan diferensiasi produk berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Namun kepercayaan merek berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap keputusan pembelian. Selain itu, electronic word of mouth (E-WOM) berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan merek, sedangkan citra merek dan diferensiasi produk berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap kepercayaan merek. Hasil uji mediasi menunjukan bahwa kepercayaan merek tidak mampu memediasi hubungan antara electronic word of mouth (E-WOM), citra merek, dan diferensiasi produk terhadap keputusan pembelian. Temuan ini mengindikasikan bahwa E-WOM, citra merek, dan diferensiasi produk mampu mendorong keputusan pembelian secara langsung, sementara kepercayaan merek tidak berperan optimal sebagai variabel mediasi.