Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Digital Berbasis Whatsapp Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Fe Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Glugur Darat Medan Timur Henni Safrida; Fitri Yuniarti; Halimatussakdiyah Lubis
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.805

Abstract

Latar belakang: Anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Indonesia dan dunia. Kepatuhan konsumsi tablet Fe oleh ibu hamil masih rendah meskipun cakupan pemberian tablet Fe relatif tinggi. Edukasi digital berbasis WhatsApp berpotensi meningkatkan kepatuhan melalui pengingat dan informasi yang kontinu. Tujuan: Menganalisis pengaruh edukasi digital berbasis WhatsApp terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Glugur Darat, Medan Timur. Metode: Penelitian analitik observasional dengan desain quasi experiment rancangan two‑group pretest–posttest dilakukan pada 66 ibu hamil (33 intervensi, 33 kontrol) dengan teknik purposive sampling. Kelompok intervensi menerima edukasi melalui grup WhatsApp selama 4 minggu, sementara kelompok kontrol tidak. Kepatuhan diukur berdasarkan jumlah tablet Fe yang dikonsumsi per minggu dan skor kepatuhan Mora‑Todd. Analisis data menggunakan uji Mann‑Whitney dengan α = 0,05. Hasil: Rata‑rata konsumsi tablet Fe pada kelompok intervensi setelah edukasi mencapai 21,8 butir per 4 minggu, sedangkan kelompok kontrol 6,4 butir per 4 minggu (p = 0,004). Proporsi ibu hamil yang memiliki kepatuhan tinggi pada kelompok intervensi meningkat dari 27,3% sebelum menjadi 69,7% setelah intervensi, sementara kelompok kontrol hanya berubah dari 30,3% menjadi 33,3%. Kesimpulan dan saran: Edukasi digital berbasis WhatsApp berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan konsumsi tablet Fe ibu hamil di Puskesmas Glugur Darat, Medan Timur. Dinas Kesehatan Kota Medan dan Puskesmas disarankan untuk mengintegrasikan WhatsApp sebagai sarana edukasi rutin dalam program pencegahan anemia ibu hamil.