Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perubahan Budaya Komunikasi Pasca-Adopsi Wi-Fi Pada Masyarakat Desa Eelahaji Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara Hisna Delianti; Nana Adriana Hutari; Asmurti Asmurti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.1044

Abstract

Perkembangan teknologi internet telah membawa perubahan yang semakin nyata dalam kehidupan masyarakat, termasuk pada pola komunikasi yang berlangsung di wilayah pedesaan. Kehadiran layanan Wi-Fi di Desa Eelahaji, Kecamatan Kulisusu, Kabupaten Buton Utara menjadi fenomena yang menarik karena terjadi pada lingkungan yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses komunikasi dan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji proses penerimaan teknologi Wi-Fi oleh masyarakat serta mendeskripsikan perubahan budaya komunikasi yang muncul setelah teknologi tersebut digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan perangkat desa, penyedia layanan internet, tokoh masyarakat, serta warga pengguna Wi-Fi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerimaan teknologi berlangsung secara bertahap melalui proses pengenalan, pembentukan keyakinan, pengambilan keputusan, penggunaan, dan penguatan keputusan penggunaan. Kehadiran Wi-Fi telah mengubah pola komunikasi masyarakat yang sebelumnya lebih banyak dilakukan secara langsung menjadi lebih terhubung melalui media digital. Akses internet juga dimanfaatkan untuk memperoleh informasi, mendukung kegiatan pendidikan, mempermudah layanan administrasi, serta memenuhi kebutuhan hiburan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa Wi-Fi tidak hanya berfungsi sebagai sarana akses internet, tetapi juga menjadi faktor yang mendorong terbentuknya budaya komunikasi baru yang lebih cepat, terbuka, dan terintegrasi dengan teknologi digital dalam kehidupan masyarakat pedesaan.
Komunikasi Penyuluh Pertanian Dalam Meningkatkan Hasil Panen Petani Padi Sawah Di Desa Lowa Kecamatan Lambandia Kabupaten Kolaka Timur Sinar Indrawati; Hasdi Syahid Kasim; Asmurti Asmurti
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1230

Abstract

Produktivitas pertanian padi tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi dan sarana produksi, tetapi juga oleh efektivitas komunikasi antara penyuluh pertanian dan petani. Di Desa Lowa, Kecamatan Lambandia, Kabupaten Kolaka Timur, masih dijumpai berbagai kendala dalam penyampaian informasi pertanian yang berpotensi memengaruhi keberhasilan usaha tani. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan komunikasi penyuluh pertanian dalam meningkatkan hasil panen petani padi sawah serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi proses komunikasi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan delapan informan yang dipilih secara purposif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi penyuluh pertanian berlangsung melalui tahapan pemberian pengetahuan, pembentukan keyakinan, pengambilan keputusan, pelaksanaan inovasi, dan penguatan kembali terhadap praktik yang telah diterapkan. Penyampaian informasi dilakukan melalui pertemuan kelompok tani, kunjungan lapangan, pendampingan langsung, serta pemanfaatan media komunikasi yang mudah dipahami oleh petani. Pola komunikasi tersebut mampu meningkatkan pemahaman, membangun kepercayaan, dan mendorong petani untuk menerapkan inovasi dalam pengelolaan usaha tani padi sawah. Selain itu, keberhasilan komunikasi dipengaruhi oleh karakteristik inovasi yang diperkenalkan, cara penyampaian informasi, dan dukungan sistem sosial yang berkembang di lingkungan petani. Dengan demikian, komunikasi penyuluh pertanian memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan hasil panen dan pengembangan pertanian yang berkelanjutan.