Muhammad Furqan
Universitas Serambi Mekkah

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Role of Local Food in Improving the Nutritional Status of the Community in Purwosari Village, Nagan Raya Regency Maiza Duana; Fikri Faidul Jihad; Safrida; Cut Mega Putri; Rahma Hidayati; Ambia Nurdin; Muhammad Furqan; Amiruddin; Yulizar Kasma
Jurnal Pengabdian Mitra Indonesia Vol 2 No 2: Mei 2026
Publisher : Mitra Akademia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67380/jpmina.v2i2.32

Abstract

Nutritional problems, particularly stunting, remain a serious challenge in Indonesia, including in Aceh Province, which ranks fifth in the highest stunting prevalence nationally. One of the contributing factors is the suboptimal utilization of local food resources that actually have high nutritional potential and are easily accessible to the community. This community service activity aims to increase the knowledge and awareness of the people of Purwosari Village, Nagan Raya Regency, regarding the importance of utilizing local food as an effort to improve family nutrition, especially for preventing stunting in children. The implementation method used a qualitative approach through nutrition education, demonstrations of processing nutritious local foods, and interactive discussions with the community. The results of the activity showed an increase in community understanding of the concept of balanced nutrition, the importance of animal protein for children's growth and development, and proper methods of processing local food. In addition, innovations in local food products such as modified cassava flour (mocaf) and grilled eggplant with fish-based dishes received positive responses as opportunities for small-scale family businesses. This activity is in line with the theory of local food security and previous studies emphasizing the role of local food in improving the nutritional status of rural communities. Therefore, optimizing the use of local food can be an effective strategy in supporting food security and reducing stunting rates in rural areas.
Kajian Teoretis Dampak Paparan Media Digital terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Sekolah Dasar Anggi Nurmalita; Muhammad Furqan; Dini Fitriyani; Muhammad Azrun Parinduri; Nurhilal Ahmad Fathin Abdurrasyid
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Bakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/judikdas.v5i2.5697

Abstract

Meluasnya penggunaan gawai dan media digital pada anak usia sekolah dasar (6–12 tahun) berpotensi memengaruhi proses perkembangan sosial dan emosional mereka yang sangat menentukan kesejahteraan psikologis anak. Penelitian ini bertujuan untuk menguji relevansi teori perkembangan klasik, mengidentifikasi dimensi sosial-emosional yang rentan terdampak, serta merumuskan model interaksi konseptual antara penggunaan media digital dan perilaku anak. Penelitian kualitatif dengan desain tinjauan teoretis kritis (critical theoretical review) ini menganalisis 35 artikel ilmiah sekunder bereputasi terbitan sepuluh tahun terakhir melalui teknik penelusuran pustaka sistematis dan analisis tematik berbasis perangkat lunak NVivo 12. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ecological Systems Theory dan Social Learning Theory memerlukan rekonseptualisasi karena media digital kini berperan sebagai mikrosistem baru yang memengaruhi sosialisasi anak melalui penguatan algoritmik. Dimensi regulasi emosi dan empati ditemukan sebagai aspek yang paling rentan mengalami penurunan fungsi akibat penggunaan layar berlebihan (excessive screen time). Selain itu, dampak media digital terhadap perilaku anak tidak berlangsung secara langsung, melainkan dipengaruhi oleh pola pendampingan orang tua (parental mediation) dan iklim sosial di sekolah sebagai variabel perantara. Berdasarkan temuan tersebut, direkomendasikan agar pendidik dan orang tua merancang strategi pengasuhan digital yang komunikatif serta menerapkan literasi media berbasis interaksi nyata untuk menjaga tumbuh kembang sosial-emosional anak.