Emah Khuzaemah
Universitas Islam Negeri Siber Syekh Nurjati Cirebon

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Gejala Hiperkorek Pada Tugas Mahasiswa yang Berbantukan Artificial Intelligence: Kajian Semantik Emah Khuzaemah; Veni Nurpadillah; Dima Azharul Fahira; Muhammad Arif Rahman
Ranah: Jurnal Kajian Bahasa Vol 14, No 2 (2025): Ranah: jurnal Kajian Bahasa
Publisher : Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26499/rnh.v14i2.8019

Abstract

This study aims to analyze the phenomenon of hypercorrection in students’ assignments written with the assistance of Artificial Intelligence (AI). This research employs a descriptive qualitative method. The data sources are students’ assignments produced with the help of AI applications. The data consist of text excerpts in the form of words, phrases, clauses, and sentences containing semantic errors. The research was conducted at three universities UIN Siber Syekh Nurjati, Universitas Kuningan, and Universitas Darul Ma’arif specifically in the Indonesian Language Education study program, from May to September 2024. Data were collected using the non-participatory observation method (Simak Bebas Libat Cakap) and note-taking technique. The data were analyzed using the distributional method (Metode Agih) with the Immediate Constituent Analysis technique (Bagi Unsur Langsung/BUL) and the translational equivalent method (Metode Padan Translasional) with the Determining Element Sorting technique (Pilah Unsur Penentu/PUP). The results show that from the essays produced by students across the three universities in the Ciayumajakuning region, there were 27 cases of hypercorrection errors. These errors generally occurred due to the excessive or inappropriate use of words that altered the intended meaning. Overall, the findings indicate that the use of AI in academic writing has not yet fully supported linguistic accuracy, particularly in the semantic aspect. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis gejala hiperkorek dalam tugas mahasiswa yang disusun dengan bantuan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian berasal dari tugas mahasiswa yang menggunakan bantuan AI dalam proses penulisannya. Data penelitian berupa penggalan teks berupa kata, frasa, klausa, dan kalimat yang mengandung kesalahan berbahasa pada tataran semantik. Penelitian dilaksanakan di tiga universitas, yaitu UIN Siber Syekh Nurjati, Universitas Kuningan, dan Universitas Darul Ma’arif pada program studi Pendidikan Bahasa Indonesia, dengan waktu pelaksanaan mulai Mei hingga September 2024. Teknik pengumpulan data menggunakan metode simak bebas libat cakap (SBLC) dan teknik catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan metode agih menggunakan teknik Bagi Unsur Langsung (BUL) serta metode padan translasional dengan teknik Pilah Unsur Penentu (PUP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari teks esai mahasiswa di tiga universitas wilayah Ciayumajakuning ditemukan sebanyak 27 data kesalahan berbahasa yang tergolong gejala hiperkorek. Kesalahan tersebut umumnya berupa penggunaan kata berlebihan atau bentuk koreksi berlebihan yang tidak sesuai dengan konteks makna. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan kecerdasan buatan dalam penyusunan tugas akademik belum sepenuhnya mampu mendukung ketepatan berbahasa, khususnya pada aspek semantik.
Keefektifan Model Project Based Learning Teks Prosedur pada siswa kelas XI Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Ulya Al- Bahjah Cirebon Amilia Fitri; Tati Sri Uswati; Emah Khuzaemah
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/multatuli.v2i01.9126

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran menulis teks prosedur pada siswa kelas XI Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Ulya Al-Bahjah Cirebon. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan menulis siswa, terutama dalam menyusun teks prosedur yang runtut, logis, dan sesuai kaidah kebahasaan. Model Project Based Learning dipilih karena menekankan pada keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan proyek yang nyata dan kontekstual, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis secara signifikan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental design) menggunakan dua kelas, yaitu kelas eksperimen (XI A) yang diberi perlakuan dengan model Project Based Learning dan kelas kontrol (XI B) yang menggunakan metode konvensional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 64 siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta dianalisis menggunakan uji statistik nonparametrik Mann-Whitney U dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 77,34 meningkat menjadi 83,44 pada post-test, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 50,31 menjadi 70,31. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang menandakan adanya pengaruh yang signifikan antara penerapan model Project Based Learning terhadap kemampuan menulis teks prosedur. Dengan demikian, model Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa pada pembelajaran teks prosedur.
Keefektifan Model Think, Pair, and Share pada Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi maya syva tiyana maya; Emah Khuzaemah; Rianto
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/multatuli.v2i01.9142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menguji keefektifan model pembelajaran Think, Pair, and Share pada keterampilan menulis teks eksplanasi siswa SMP Negeri 1 Gunung Jati. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi experiment berupa Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 274 siswa kelas IX, dengan sampel kelas IX-B sebagai kelas eksperimen dan IX-C sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi dan soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk yang menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas menggunakan Levene’s Test yang menunjukkan data berdistribusi homogen. Hasil uji N-Gain berada pada kategori sedang. Pengujian hipotesis menggunakan Independent Samples t-Test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa model Think, Pair, and Share efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa.
Keefektifan Model Project Based Learning Teks Prosedur pada siswa kelas XI Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Ulya Al- Bahjah Cirebon Amilia Fitri; Tati Sri Uswati; Emah Khuzaemah
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/multatuli.v2i01.9126

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keefektifan model Project Based Learning (PjBL) dalam pembelajaran menulis teks prosedur pada siswa kelas XI Satuan Pendidikan Muadalah (SPM) Ulya Al-Bahjah Cirebon. Masalah utama yang dihadapi adalah rendahnya kemampuan menulis siswa, terutama dalam menyusun teks prosedur yang runtut, logis, dan sesuai kaidah kebahasaan. Model Project Based Learning dipilih karena menekankan pada keterlibatan aktif siswa melalui kegiatan proyek yang nyata dan kontekstual, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kemampuan menulis secara signifikan. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experimental design) menggunakan dua kelas, yaitu kelas eksperimen (XI A) yang diberi perlakuan dengan model Project Based Learning dan kelas kontrol (XI B) yang menggunakan metode konvensional. Jumlah sampel penelitian sebanyak 64 siswa yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pre-test dan post-test, serta dianalisis menggunakan uji statistik nonparametrik Mann-Whitney U dengan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil belajar siswa kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai rata-rata pre-test kelas eksperimen sebesar 77,34 meningkat menjadi 83,44 pada post-test, sedangkan kelas kontrol meningkat dari 50,31 menjadi 70,31. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan nilai signifikansi (Asymp. Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05 yang menandakan adanya pengaruh yang signifikan antara penerapan model Project Based Learning terhadap kemampuan menulis teks prosedur. Dengan demikian, model Project Based Learning terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis siswa pada pembelajaran teks prosedur.
Keefektifan Model Think, Pair, and Share pada Keterampilan Menulis Teks Eksplanasi maya syva tiyana maya; Emah Khuzaemah; Rianto
Multatuli: Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 01 (2026): Juni
Publisher : Program Studi Tadris Bahasa Indonesia Universitas Islam Tribakti Lirboyo Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/multatuli.v2i01.9142

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menguji keefektifan model pembelajaran Think, Pair, and Share pada keterampilan menulis teks eksplanasi siswa SMP Negeri 1 Gunung Jati. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain quasi experiment berupa Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian berjumlah 274 siswa kelas IX, dengan sampel kelas IX-B sebagai kelas eksperimen dan IX-C sebagai kelas kontrol yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan tes dengan instrumen penelitian berupa lembar observasi dan soal yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Uji normalitas menggunakan Shapiro-Wilk yang menunjukkan bahwa data berdistribusi normal, sedangkan uji homogenitas menggunakan Levene’s Test yang menunjukkan data berdistribusi homogen. Hasil uji N-Gain berada pada kategori sedang. Pengujian hipotesis menggunakan Independent Samples t-Test memperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,002 < 0,05 sehingga dapat disimpulkan bahwa model Think, Pair, and Share efektif dalam meningkatkan keterampilan menulis teks eksplanasi siswa.
The Method of Imaginative Suggestion Assisted by the Short Film “Bapak” in Teaching Short Story Writing Rukaya; Emah Khuzaemah; Rianto
Aksis : Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 9 No. 2 (2025): AKSIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : LPPM State University of Jakarta (Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia dan LPPM Universitas Negeri Jakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009.Aksis.090208

Abstract

This study aims to determine the effectiveness of the Imagination Suggestion method assisted by the short film media "Bapak" on class IX students of MTs NU Assalafie. This study is a quantitative study with the Quasi Experiment method. The research design applied is the Control Group Pretest Posttest Design. The data source for this study is class IX students of MTs NU Assalafie. The data collection techniques used are tests (pretest and posttest) and observation guidelines. This data analysis technique uses the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) version 22. The results of the study showed a comparison of the average pretest-posttest values of the experimental class with the average pretest-posttest values of the control class. The average pretest result of the experimental class was 55.85, while the average pretest value of the control class was 59.5. In its application, the Imaginary Suggestion method assisted by the short film media "Bapak" in learning to write short stories in the experimental class, while in the control class no treatment was given. So that the average posttest value of the experimental class was 81.45, while the average posttest value of the control class was 79.17. Based on the results obtained from the scores of students who received treatment were higher than the scores of students who did not receive treatment. It can be concluded that the application of the Imaginary Suggestion method assisted by the short film media "Bapak" is effective in the ability to write short stories for class IX students of MTs NU Assalafie.
Bahasa Slang dalam Puisi Siswa MTs Negeri 6 Cirebon: Kajian Semantik dan Pemanfaatannya sebagai Modul Ajar Siti Istianah; Emah Khuzaemah
Widyantara Vol 3 No 2 (2025)
Publisher : Ikaprobsi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63629/widyantara.v3i2.207

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan bahasa slang dalam pembelajaran puisi melalui pendekatan semantik serta pemanfaatannya sebagai modul ajar. Data penelitian berupa dokumen teks, yaitu karya puisi siswa kelas VIII E MTs Negeri 6 Cirebon. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode simak. Analisis data dilakukan melalui metode agih dan padan pragmatik untuk mengungkap jenis makna, meliputi makna leksikal, denotatif, konotatif, dan kontekstual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa slang yang digunakan siswa meliputi bentuk akronim, singkatan, penggalan, metatesis, kata dasar, pengaruh bahasa asing, serta pembentukan makna baru. Secara semantik, ditemukan pemetaan makna yang beragam, baik yang bersifat leksikal, konotatif, maupun pergeseran makna dalam konteks puisi. Temuan ini menunjukkan bahwa bahasa slang tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi remaja, tetapi juga memiliki nilai estetik dalam karya puisi siswa. Berdasarkan hasil penelitian, dikembangkan modul ajar puisi berbasis bahasa slang untuk membantu siswa memahami bentuk dan makna bahasa secara kontekstual dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. This study aims to describe the use of slang in poetry learning through a semantic approach and its use as a teaching module. The research data are in the form of text documents, namely the poetry works of class VIII E students of MTs Negeri 6 Cirebon. This study uses a qualitative approach with the reading method. Data analysis was carried out using the distribution and pragmatic matching method to reveal the types of meaning, including lexical, denotative, connotative, and contextual meanings. The results of the study show that the slang used by students includes acronyms, abbreviations, fragments, metathesis, basic words, foreign language influences, and the formation of new meanings. Semantically, a diverse mapping of meanings was found, both lexical, connotative, and shifting meanings in the context of poetry. These findings indicate that slang does not only function as an expression of youth, but also has aesthetic value in students' poetry works. Based on the research results, a slang-based poetry teaching module was developed to help students understand the form and meaning of language contextually in Indonesian language learning.