Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN METODE SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING UNTUK REKOMENDASI LOKASI PENEMPATAN MEDIA PROMOSI INTERNET SERVICE PROVIDER M. Fadilah Ibnu Hamzah; Adiat Pariddudin; Rajib Ghaniy
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 5, No 2 (2025): JURNAL JRIS EDISI JULI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol5no2.825

Abstract

Due to the high demand for Internet network connections, there are now several choices of Internet Service Providers (ISPs) that offer various Internet service features for public use. ISPs conduct promotional activities by placing promotional media, such as billboards, at various locations to market their products. The problem faced by ISPs is the limited detailed information about the billboards’ locations. ISPs have difficulty determining the exact location for placing billboards. Because the process of collecting data related to location details is still done manually. The purpose of this study is to provide recommendations for selecting the location for placing promotional media billboards using the Simple Additive Weighting (SAW) method to increase effectiveness and efficiency. The data collection method is descriptive-analytical and related to detailed location information. Ten detailed location points were collected, which will later be used as billboard placement locations by ISP Biznet. The criteria used in SAW are Price, Billboard Size, Traffic Flow, Visibility, Traffic Light Distance, and Exposure Duration, resulting in an accuracy value calculated using Spearman’s Rank correlation getting a result of 0.66 in the “High” category, which means that there is a significant change in the ranking of promotional media location recommendations between the previous method and after using the SAW method.Internet merupakan hal yang cukup penting di era saat ini, internet dianggap mampu untuk memfasilitasi berbagai macam aktifitas dan juga pekerjaan di berbagai kalangan masyarakat. Di tengah tingginya kebutuhan jaringan internet, kini tersedia beberapa platform Internet Service Provider (ISP) yang menyediakan berbagai fitur layanan internet yang bisa digunakan oleh masyarakat. Beberapa ISP melakukan kegiatan promosi dengan dengan cara menempatkan media promosi di berbagai titik lokasi untuk memasarkan produk yang mereka tawarkan, namun masih terbatasnya informasi mengenai lokasi dan informasi rinci mengenai media lokasi cukup menyulitkan pihak ISP untuk menentukan titik lokasi penempatan media promosi yang tepat dikarenakan proses pengumpulan data terkait detail lokasi masih dilakukan secara manual. Dengan menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW), maka permasalahan terkait pemilihan titik lokasi penempatan media promosi tersebut dapat dilakukan dengan cara yang lebih efektif dan efisien dengan menggunakan beberapa proses yang terpadat dalam metode SAW. melalui metode pengumpulan data yang bersifat deskriptif-analisis yang berkaitan dengan informasi detail lokasi, dikumpulkan 10 detail titik lokasi yang nantinya akan digunakan sebagai lokasi penempatan media promosi oleh ISP Biznet. Hasil perhitungan yang dari metode SAW mendapatkan kenaikan akurasi sebesar 61,47% dari perhitungan manual dan hasil perhitungan tersebut akan digunakan untuk penerapan sistem danakan digunakan oleh ISP Biznet sebagai sarana untuk menentukan titik lokasi penempatan media promosi.
Penerapan Metode Analytic Hierarchy Process (AHP) untuk Menentukan Prioritas Komoditas Ekspor Agrikultur di Indonesia Rijal Ahmad Junaedi; Rajib Ghaniy
Jurnal SAINTEKOM (Sains dan Teknologi Komputasi) Vol 2 No 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP3M) – Universitas Binaniaga Indonesia (UNBIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/jskom.v2i2.98

Abstract

Menentukan prioritas komoditas ekspor agrikultur di Indonesia masih menjadi tantangan, karena setiap komoditas memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal volume ekspor, harga, margin keuntungan, dan waktu pengiriman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas komoditas ekspor agrikultur dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy Process (AHP). Kriteria yang digunakan dalam penelitian dan waktu pengiriman. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prioritas komoditas ekspor agrikultur dengan menggunakan metode Analytical Hierarchy process (AHP). Kriteria yang digunakan dalam penelitian ini meliputi jumlah ekspor, harga per kilogram, margin keuntungan, dan waktu pengiriman ke pelabuhan. Data diperoleh dari sumber resmi ekspor pertanian Indonesia dan diolah menggunakan metode AHP untuk menentukan bobot serta prioritas antar kriteria dan komoditas. Hasil penelitian ini mencakup pengembangan prototype sistem pendukung keputusan berbasis metode AHP untuk menentukan prioritas komoditas ekspor. Uji kelayakan prototype dilakukan dengan melibatkan ahli sistem dan ahli metode, yang menghasilkan presentase kelayakan sebesar 100%, sehingga prorotype dinyatakan “Sangat Layak”untuk digunakan. Selanjutnya, pengujian pengguna dilakukan menggunakan kuesioner PSSUQ, yang menunjukan tingkat kepuasan tinggi dengan nilai 84% untuk kepuasan keseluruhan (OVERALL), 100% untuk kegunaan sistem (SYSUSE), 94% untuk kualitas informasi (INFOQUAL), dan 94% untuk kualitas antar muka (INTERQUAL). Secara keseluruhan, protitype ini dinilai “Sangat Layak” untuk digunakan oleh pengguna. Uji konsistensi pada model AHP menghasilkan nilai rasio konsistensi (CR) < 0,1, yang menunjukan tingkat akurasi “Tinggi/Kuat” dalam penentuan prioritas  komoditas ekspor. 
Pelatihan Berbasis Kompetensi Menggunakan Aplikasi Media Sosial dan Aplikasi Daring Rajib Ghaniy; Irmayansyah; Hudori; Dwi Rahmiyati; Leny Tritanto Ningrum; Abdul Hannan; Muhamad Alifa Sulaeman Alifa Sulaeman
KIAT: Kajian Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2025): January
Publisher : LP3M Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/kiat.v1i1.10

Abstract

This socialization and training activity aims to enhance participants' understanding of the importance of the Electronic Information and Transactions Law (ITE Law), maintaining digital privacy, and the effective and safe use of social media. Participants were provided with knowledge about digital ethics and the legal consequences related to the use of information technology, especially on social media. Additionally, participants were trained to utilize Instagram Insights to analyze content performance and optimize social media use for marketing and branding purposes. The training also covered effective social media planning and the creation of an account and use of the LinkTree application to facilitate the management of various links in one platform. The results of this activity showed an increased understanding of the importance of digital security and skills in managing social media accounts wisely. Furthermore, participants are better prepared to face digital challenges professionally. As a follow-up, ongoing training, periodic evaluation, and the formation of a digital community are needed so that participants can continue to develop their skills in the digital world
Sosialisasi Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam Peningkatan Efektivitas Proses Belajar Mengajar di SMK Telekomedika Bogor Rajib Ghaniy; Irmayansyah; Hudori; Dwi Rahmiyati; Leny Tritanto Ningrum
KIAT: Kajian Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : LP3M Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/kiat.v1i2.22

Abstract

Di era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) memegang peran penting dalam mendukung inovasi teknologi global, termasuk di bidang pendidikan. AI terbukti dapat meningkatkan efisiensi, efektivitas, dan personalisasi pembelajaran melalui berbagai aplikasi seperti sistem pembelajaran adaptif, chatbot edukasi, evaluasi otomatis, hingga konten belajar yang dipersonalisasi. Namun, pengamatan di SMK Telekomedika menunjukkan bahwa pemahaman siswa mengenai AI masih terbatas dan sering dianggap sebagai teknologi eksklusif industri. Selain itu, sekolah menghadapi kendala infrastruktur pendukung, keterbatasan kompetensi guru, serta akses terbatas pada sumber daya dan pelatihan teknologi mutakhir. Kondisi ini menjadi tantangan dalam mengenalkan serta mengintegrasikan teknologi AI ke dalam proses belajar mengajar. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi dan pendampingan untuk meningkatkan literasi teknologi siswa, membekali guru dengan kompetensi AI, serta memperkuat infrastruktur pendukung. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan mampu membuka wawasan siswa SMK Telekomedika tentang pentingnya penguasaan AI, sehingga mereka lebih siap menghadapi tuntutan dunia kerja di era digital yang semakin kompetitif dan sarat teknologi cerdas.
Pelatihan Pemanfaatan Kecerdasan Buatan Untuk Meningkatkan Citra Promosi Produk Dan Efektifitas Digital Marketing Dwi Rahmiyati; Hudori; Irmayansyah; Lenny Tritanto Ningrum; Rajib Ghaniy
KIAT: Kajian Ilmiah Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2026): July
Publisher : LP3M Universitas Binaniaga Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36350/kiat.v2i2.34

Abstract

Di tengah derasnya arus digitalisasi, integrasi Kecerdasan Buatan (AI) bukan lagi sekadar tren pelengkap, melainkan katalisator utama yang merevolusi cara brand berinteraksi dengan audiens di media sosial. Pemanfaatan Kecerdasan Buatan dalam strategi promosi media sosial telah membuka cakrawala baru bagi efisiensi konten dan personalisasi pesan, memungkinkan produk menjangkau konsumen yang paling relevan secara real-time. Analisa kondisi eksisting mitra, ditemukan bahwa siswa PKBM Karya Mekar masih memiliki pemahaman yang terbatas terkait pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) sebagai sarana yang membantu menampilkan konten dengan mudah dan relevan. Keterbatasan tersebut dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain kurangnya pemahaman strategi penggunaan AI, keterbatasan akses sumber pembelajaran dan praktik, minimnya pelatihan teknis terkait platform Media Sosial dan analisa data. Oleh sebab itu, diperlukan upaya edukasi dan pendampingan untuk membekali sekaligus meningkatkan literasi teknologi siswa dengan kompetensi AI, serta memperkuat infrastruktur pendukung. Manfaat dari kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat mendukung penguatan kapabilitas literasi digital peserta didik sebagai langkah strategis dalam mengadaptasi perkembangan teknologi digital yang kian masif.
Integration of Internet of Things Technology in Digital-Based Residential Security Application Rajib Ghaniy; Binanda Wicaksana; Fahmi Arnes; Laras Melati; Helena Septiana
ULTIMATICS Vol 17 No 2 (2025): Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Faculty of Engineering and Informatics, Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ti.v17i2.4518

Abstract

This study evaluates the usability of an IoT-based residential security application designed to improve guest registration and access control in housing environments. The system integrates multiple user roles, including administrators, residents, guests, and security officers, and utilizes QR Code verification to streamline entry procedures. Usability testing was conducted using the System Usability Scale (SUS) with 30 respondents. The results show an average SUS score of 74.83, indicating that the application falls within the “Good” usability category. Most users reported that the interface is intuitive, the functions are well integrated, and system navigation is easy to understand. Although minor improvements are still required—such as notification speed and icon clarity—the system is considered acceptable for public use. These findings demonstrate that IoT integration can enhance residential security operations while maintaining positive user experience.