Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Aplikasi Augmented Reality Pembelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Metode Linear Congruent Generator Berbasis Android Nandri Marsan Sitinjak; Yusnandar Yusnandar; Seni Sehati Br Surbakti; Reno Prastya; May Fitriana Hasibuan; Frans Ikorasaki
Jurnal Minfo Polgan Vol. 14 No. 2 (2025): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v14i2.15561

Abstract

Dengan perkembangan teknologi saat ini banyak hal positif yang dapat dilakukan manusia untuk mengembangkan alat bantu sesuai dengan bidang masing-masing. Salah satunya adalah bidang pendidikan. Penguasaan bahasa asing untuk siswa/masyarakat sangat penting, terutama bahasa inggris. Bahasa inggris merupakan salah satu bahasa internasional, tetapi ada bahasa internasional lain yang paling banyak digunakan di dunia adalah bahasa inggris. Di indonesia saat ini adalah bahasa inggris merupakan bahasa yang popular, sehingga untuk mempelajari bahasa inggris sedikit lebih susah dibandingkan dengan bahasa lain nya, selain itu alasan lain kurang minatnya siswa-siswi untuk mempelajari, bahasa asing dikarenakan beberapa faktor, bahasa inggris merupakan, bahasa yang jarang digunakan di indonesia (hanya ethnis tertentu saja), sulitnya memahami bahasa inggris, media pembelajaran saat ini dirasa kurang cocok untuk meningkatkan minat belajar kepada siswa maupun masyarakat yang ingin untuk belajar bahasa inggris, serta minimnya waktu belajar bahasa inggris.. Penelitian ini akan bertujuan untuk memadukan pembelajaran bahasa inggris dengan teknologi augmented reality (AR) agar mendapatkan fasilitas belajar yang lebih efisien, menarik dan interaktif bagi anak-anak hingga dewasa dalam mempelajari bahasa inggris. Metode pengembangan aplikasi menggunakan Linear Congruent Generator acuan dalam pengembangan Aplikasi Augmented Reality Pembelajaran Bahasa Inggris Menggunakan Metode Linear Congruent Generator Berbasis Android. Untuk model metode Linear Congruent Generator yang di hasilkan pada aplikasi ini berupa pengacakan soal pada tampilan menu kuis dan menghasilkan berupa gambar bahasa 3 Dimensi (3D) yang apabila pengguna mengarahkan kamera pada objek atau gambar 3D maka pada aplikasi akan muncul gambar 3 Dimensi (3D) berbentuk pola bahasa batak toba-simalungun yang telah di tangkap oleh kamera pengguna.
Penerapan Metode Vikor Dalam Pemilihan Teknisi Baru Pada PT. Adipa Karya Berbasis Web Rendisah; Nandri Marsan Sitinjak; Frans Ikorasaki; Reno Prastya
Portal Riset dan Inovasi Sistem Perangkat Lunak Vol. 4 No. 3 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : SoraTekno Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59696/prinsip.v4i3.254

Abstract

Proses pemilihan teknisi baru pada PT. Adipa Karya masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama dan berpotensi menimbulkan kesalahan dalam pengambilan keputusan. Penilaian calon teknisi dilakukan berdasarkan beberapa kriteria, seperti kompetensi teknis, disiplin dan kerja sama tim, kepatuhan K3, pemahaman spesifikasi teknis, dan kualitas dan kecepatan kerja. Oleh karena itu, diperlukan suatu sistem yang mampu membantu perusahaan dalam menentukan kandidat terbaik secara objektif dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web dengan menerapkan metode VIKOR (VlseKriterijumska Optimizacija I Kompromisno Resenje) dalam proses pemilihan teknisi baru pada PT. Adipa Karya. Metode VIKOR digunakan untuk menentukan solusi terbaik berdasarkan pendekatan multikriteria dengan mempertimbangkan nilai kompromi dari setiap alternatif kandidat. Sistem dibangun menggunakan bahasa pemrograman PHP dan database MySQL. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode VIKOR dapat membantu perusahaan dalam melakukan proses seleksi teknisi baru secara lebih cepat, objektif, dan akurat. Sistem yang dibangun mampu menghasilkan perankingan kandidat berdasarkan nilai terbaik dari setiap kriteria yang telah ditentukan. Dengan adanya sistem ini, proses pengambilan keputusan menjadi lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan proses manual sebelumnya.