Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Fear Of Missing Out (Fomo), Brand Image, Dan Review Content Creator Terhadap Keputusan Pembelian Pada Produk Iphone Di Kalangan Gen Z Irene Irene; Katherine Vrisilia; Putri Ayu; Holfian Daulat Tambun Saribu; Rintan Br. Saragih
Jurnal Minfo Polgan Vol. 15 No. 1 (2026): Artikel Penelitian
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/jmp.v15i1.16177

Abstract

This study aims to analyze the influence of Fear of Missing Out (FOMO), Brand Image, and Review Content Creator on the Purchase Decision of Iphone products among Generation Z (Gen Z). This research is a quantitative study. Primary data collection was conducted by distributing questionnaires to 118 Gen Z respondents selected using a purposive sampling method. Instrument testing included validity and reliability tests. In the classical assumption test, all variables were transformed into Natural Logarithm (LN) to overcome heteroscedasticity symptoms and ensure the feasibility of the regression model. The data analysis technique used was Multiple Linear Regression Analysis. The results of the study indicate that partially: (1) FOMO has a positive and significant effect on purchase decisions; (2) Brand Image has a positive and significant effect on purchase decisions; and (3) Review Content Creator has a positive and significant effect, while also being the most dominant variable influencing Iphone purchase decisions. Simultaneously, FOMO, Brand Image, and Review Content Creator have a significant effect on purchase decisions with a contribution level (Adjusted R Square) of 76.1%, while the remaining 23.9% is explained by other variables not examined in this study.
Asuhan Keperawatan dengan Pemberian Aromaterapi Daun Mint untuk Mengatasi Masalah Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif pada Pasien Tuberkulosis Paru di Rumah Sakit Umum Haji Medan Tamara Febriyanti Simanjuntak; Sunarti Sunarti; Amara Salsa Billa Br Barimbing; Anggela Putri; Putri Ayu
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 02 (2026): APRIL - MEI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang dapat menyerang semua kalangan usia dari anak-anak sampai orang dewasa. Pada penderita Tuberkulosis paru dalam hal ini yang menjadi gejala dini dan sering dikeluhkan ialah batuk yang terus-menerus dengan disertai penumpukan sekret di saluran pernafasan bawah, Upaya untuk mengatasi masalah bersihan jalan nafas tidak efektif akibat adanya penumpukan secret yaitu memberikan aroma terapi daun mint dengan cara metode penguapan (inhalasi). Daun mint yang menghasilkan uap menthol untuk proses dihirup (inhalasi), dapat mengurangi sesak nafas. Tujuan studi kasus ini untuk Memberikan penerapan aromaterapi pada pasien tuberkulosis paru untuk mengatasi masalah bersihan jalan nafas tidak efektif di Rumah Sakit Umum Haji Medan secara komprehensif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui pengkajian pada pasien, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi. Asuhan keperawatan di lakukan di Rumah Sakit Umum Haji Medan. Hasil pengkajian pada bapak A dengan tuberkulosis keluhan utama yang didapatkan pada pasien yaitu batuk berdahak dan sesak nafas. Diagnosa keperawatan yang muncul pada pasien tuberkulosis yaitu bersihan jalan nafas tidak efektif, defisit nutrisi dan Hipertermia. Perencanaan asuhan keperawatan yang diberikan pada pasien dengan tuberkulosis dalam mengatasi masalah bersihan jalan napas tidak efektif adalah pemberian aromaterapi daun mint sebagai terapi komplementer. Hasil Evaluasi keperawatan didapatkan adanya pengaruh pemberian aromaterapi daun mint yang terbukti dapat menjadi intervensi komplementer yang membantu mengurangi keluhan sesak napas, meningkatkan kenyamanan pasien, memperbaiki pola pernapasan, dan mendukung keberhasilan asuhan keperawatan pada masalah bersihan jalan napas tidak efektif. Secara keseluruhan, asuhan keperawatan yang diberikan telah sesuai dengan teori dan menunjukkan hasil yang efektif