Amnah Faridah Hasibuan
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Persepsi Investor Terhadap Kinerja Reksadana Syariah di Indonesia Amnah Faridah Hasibuan; Fadya Nabila; Muhammad Sukri; Rani Maylani; Muhammad Ikhsan Harahap
Journal of Golden Generation Economic Vol. 1 No. 2 (2025): Desember : Journal of Golden Generation Economic
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jggeconomic.v2i1.365

Abstract

Perkembangan reksadana syariah di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang pesat dalam dua dekade terakhir, didorong oleh meningkatnya permintaan terhadap instrumen investasi yang sesuai dengan prinsip syariah. Meski demikian, persepsi investor terhadap reksadana syariah masih beragam, terutama terkait anggapan bahwa kinerjanya kurang kompetitif dibandingkan reksadana konvensional. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana persepsi investor terbentuk terhadap kinerja reksadana syariah melalui peninjauan aspek return, risiko, stabilitas portofolio, serta pengaruh faktor psikologis dan makroekonomi. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dengan mengkaji literatur ilmiah, laporan resmi, dan dokumen akademik terkait pasar modal syariah, kinerja reksadana, dan perilaku investor. Hasil kajian menunjukkan bahwa kinerja reksadana syariah cenderung stabil dan defensif, dengan volatilitas yang lebih rendah karena adanya proses penyaringan syariah yang menyingkirkan sektor berisiko tinggi. Meskipun return sering kali berada pada tingkat moderat, efisiensi risiko yang dicapai menjadikan reksadana syariah menarik bagi investor berorientasi jangka panjang. Persepsi investor dipengaruhi oleh tingkat literasi keuangan, pengalaman investasi, kemampuan manajer investasi, serta dinamika makroekonomi seperti inflasi dan suku bunga yang memengaruhi fluktuasi NAB. Temuan ini mengindikasikan bahwa peningkatan literasi keuangan syariah dan transparansi informasi diperlukan untuk mengurangi bias persepsi dan memperkuat kepercayaan terhadap reksadana syariah sebagai instrumen investasi yang kompetitif dan berkelanjutan.
Pendekatan VECM : Kemiskinan di Kabupaten Mandailing Natal Amnah Faridah Hasibuan; Khairina Tambunan; Imsar Imsar
Jurnal Riset Akuntansi Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Riset Akuntansi
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54066/jura-itb.v4i1.4416

Abstract

This study aims to analyze the effect of the Open Unemployment Rate (OUR), Human Development Index (HDI), and zakat on poverty in Mandailing Natal Regency. The study employed a quantitative approach using the Vector Error Correction Model (VECM) based on quarterly secondary data from 2015 to 2025. The analytical procedures included stationarity testing, optimal lag selection, Johansen cointegration testing, VECM estimation, Granger causality testing, as well as Impulse Response Function (IRF) and Variance Decomposition (VD) analyses. The findings indicate that all variables were stationary at the second difference level, with an optimal lag length of four, and exhibited a long-run cointegration relationship. The VECM estimation reveals that, in the long run, the Open Unemployment Rate has a positive and significant effect on poverty, while zakat has a negative and significant effect in reducing poverty. In contrast, the Human Development Index does not significantly affect poverty, which may be explained by the presence of a development time lag and employment mismatch between workforce competencies and labor market demands. The Granger causality test indicates a one-way causal relationship from the Open Unemployment Rate to the Human Development Index. Furthermore, the Variance Decomposition analysis shows that poverty variation is predominantly explained by its own shocks (96.25%), reflecting the persistence of structural poverty. Therefore, policy synergy through employment expansion and the optimization of productive zakat programs based on business empowerment is recommended to accelerate poverty alleviation in Mandailing Natal Regency.