Husinsyah
Politeknik Islam Syekh Salman Al Farizi Rantau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLIKASI PEMBERDAYAAN KAMPUNG MANDIRI PANGAN MELALUI INTEGRASI URBAN FARMING BUDIKDAMBER DI DESA SUNGAI BATANG KECAMATAN MARTAPURA KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Fitri Mahyudi; Husinsyah; Yarna Hasiani
INSPIRASI: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2025): Jurnal PKM INSPIRASI Volume 03 Nomor 2 Tahun 2025 ISSN Nomor : 3025-4183 eISSN
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/ins.v3i2.47

Abstract

Perkembangan masyarakat yang semakin modern dan tantangan ketahanan pangan yang semakin nyata membuat konsep pemberdayaan kampung mandiri pangan melalui integrasi urban farming dan budikdamber (budidaya lele dalam ember) menjadi sorotan utama. Dimana urban farming dan budikdamber merupakan suatu konsep pertanian atau perkebunan yang dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang terbatas. Melihat hal tersebut, kegiatan ini bertujuan untuk mengimplikasikan pemberdayaan kampung mandiri pangan, khusunya Desa Sungai Batang melalui integrasi urban farming budikdamber. Metode yang digunakan adalah studi lapangan, observasi langsung serta wawancara. Melalui metode tersebut, hasil yang diperoleh adalah budikdamber yang dibuat dapat dimanfaatkan sebagai sumber pangan masyarakat setempat sehingga dapat memenuhi kebutuhan protein hewani dari hasil budidaya mandiri. Selain itu, teknik akuaponik untuk budidaya kangkung yang diterapkan secara bersamaan dengan budikdamber juga akan menghasilkan bahan pangan berupa sayuran yang dapat menjadi suplai nabati bagi masyarakat dan bisa menjadi hasil jangka panjang bagi warga setempat
ANALISIS SISTEM TATANIAGA BERAS SIAM BANJAR DI KECAMATAN SUNGAI TABUK KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN Fitri Mahyudi; Husinsyah; Yarna Hasiani
Chlorophyl Vol. 18 No. 2 (2025): Jurnal Chlorophyl Ilmu-Ilmu Pertanian ISSN 1858-3954 eISSN 2685-7634 Fakultas
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/chlorophyl.v18i2.39

Abstract

Rice from the Siam Banjar cultivar has become a very salable commodity in the South Kalimantan. The high interest in consumption of Siam Banjar rice makes the price of this rice quite high at the retailer level, but the selling price of dry milled unhulled rice and rice is quite cheap at the farmer level. The purpose of this study was to map the Siam Banjar rice trading system so that it became a recommendation for farmers in distributing rice and setting prices so that they would not suffer losses due to high capital of agricultural production facilities. Observational indicators were analysis of institutions and functions of trading system, channel of trade, analysis of trading margin, farmer's share, profit, marketing costs, R/C ratio and analysis of market structure in three Village this’s Pematang Panjang, Gudang Hirang, and Abumbun Jaya, on Sungai Tabuk District, Banjar in October – December 2025 with snowball sampling method. The results of the analysis show that the channel system of trade from farmers to Gapoktan to rice mills to retailers to final consumers is the most profitable channel, but capital from Gapoktan and rice mills is a limiting factor in accommodating the value of profits that should be felt by farmers.