Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

EFISIENSI FAKTOR-FAKTOR PRODUKSI USAHA PEMBESARAN IKAN NILA DALAM KARAMBA JARING APUNG DI KABUPATEN BANJAR Yarna Hasiani
EnviroScienteae Vol 11, No 3 (2015): EnviroScienteae Volume 11 Nomor 3, November 2015
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v11i3.1108

Abstract

This study aims to (1) determine the efficiency of the price of the factors of production are allocated to the business floating net nila fish; and (2) comparing the economic efficiency of enterprises nila fish floating net between large business scale and small-scale enterprises. Efficient allocation of production factors to the overall price is not efficient. Efficiency has not been reached on the allocation of seed input and the outpouring of labor, which is the input for the second allocation should be increased so that the allocation can be optimized. Technically, there is a difference between the input allocation efficiency of business karamba jaring large scale tilapia fish floating on a small scale, on a scale where small businesses can allocate an optimal feed input rather than large-scale enterprises. Thus, this means that small-scale economically more efficient than large-scale enterprises.
ANALISIS USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH PENGOLAHAN KERUPUK IKAN GABUS DI KABUPATEN BANJAR Yarna Hasiani
EnviroScienteae Vol 13, No 1 (2017): EnviroScienteae Volume 13 Nomor 1, April 2017
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/es.v13i1.3520

Abstract

This study aims to (1) analyze the performance of technology processing business cracker cork fish in Banjar district; and (2) analyze the factors that affect  revenue processing business cracker cork fish in Banjar district. The research was conducted in the village of Sungai Alang, Karang Intan Subdistrict, Banjar District, as one of the villages located Groups Processors and Marketers (poklahsar) fish crackers cork in Banjar Regency, with the object of research the processing of fish cracker cork incorporated in poklahsar fish cracker cork. The results showed that the performance of technology,  processing business  cork fish crackers develops well, after the processors belonging to the group processors and marketers (poklahsar), which is characterized by increasing the quantity and quality of production. Operating revenues fish cracker processing real cork influenced by the volume of fish that is processed, the amount of the loan capital and business scale, where the regression coefficient of each variable with the probability of positive-value <0.01 or valid at test level of 99%.
STRUKTUR BIAYA DAN PENDAPATAN USAHA PEMBUATAN KERUPUK NASI DI KELURAHAN LEPASAN KECAMATAN BAKUMPAI KABUPATEN BARITO KUALA Misgianti Misgianti; Ana Zuraida; Yarna Hasiani
AL-ULUM: JURNAL SAINS DAN TEKNOLOGI Vol 8, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/ajst.v8i1.9257

Abstract

Kerupuk nasi adalah produk olahan tradisional yang digemari oleh kalangan masyarakat. Kerupuk mudah diperoleh dan di jual dengan harga yang terjangkau, baik dalam kemasan yang sudah digoreng maupun dalam kemasan yang masih mentah. Kerupuk memiliki tekstur yang renyah dan garing dapat dikonsumsi sebagai makanan selingan maupun sebagai variasi dalam lauk pauk. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui teknik pembuatan kerupuk nasi, mengetahui masing-masing komponen struktur biaya, dan mengetahui penerimaan dan pendapatan yang diperoleh dalam usaha pembuatan kerupuk nasi di Kelurahan Lepasan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode sensus, dimana untuk menentukan responden dilakukan kepada seluruh pelaku usaha pembuatan kerupuk nasi di Kelurahan Lepasan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala. Berdasarkan hasil penelitian dari pembuatan data dalam satu bulan produksi menunjukkan komponen biaya terbesar meliputi pembelian tepung tapioka sebesar 41%, bahan pelenkap sebesar 28%, beras sebesar 20%, tenaga kerja sebesar 7%, biaya listrik, biaya penyusutan alat, dan biaya pembelian gas masing-maing dibawah 5%. Untuk rata-rata  Pendapatan usaha pembuatan kerupuk nasi dalam satu bulan sebesar Rp. 871.833 dimana nilai untuk total penerimaan adalah sebesar Rp. 1.963,500 untuk nilai total keuntungan adalah sebesar Rp. 485.433 dan dari nilai total biaya adalah sebesar Rp. 1.478,067, Perhitungan R/C ratio sebesar 1,32 menunjukkan bahwa usaha pembuatan Kerupuk Nasi di Kelurahan Lepasan Kecamatan Bakumpai Kabupaten Barito Kuala sudah efisien.
Pelatihan Hidroponik Sistem Wick Bagi Ibu Rumah Tangga di Desa Semangat Karya Kabupaten Barito Kuala Fuzi Maulana Ash'ari; Gusti Khairun Ni'mah; Yarna Hasiani
Abdimas Universal Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v5i1.243

Abstract

One way to use house yard land to achieve household food security is to use the hydroponic method. Farming with the hydroponic method in utilizing narrow land in urban areas or in housing is not something new, but in the Semangat Karya Village, Barito Kuala Regency, it is still many do not know clearly how to grow a garden with the wick hydroponic method. The selection of the wick hydroponic system is because according to the Kementan (2018) this system is the simplest hydroponic model using a wick that connects plant pots with nutrient solution media. Therefore this service activity aims to provide knowledge and training to support skills in farming using the wick hydroponic method. This community service activity begins with filling out the pretest questionnaire followed by a presentation of the delivery of the material, then a demonstration of the direct method or practice and ends with the provision of a posttest questionnaire. The results showed that the wick system hydroponic training was able to increase the knowledge, understanding and skills of partners in plant cultivation using the wick system hydroponic method.
Analisis Komoditas Unggulan Subsektor Peternakan di Kabupaten Barito Kuala Fuzi Maulana Ash’ari; Yarna Hasiani; Raga Samudera
Rawa Sains: Jurnal Sains STIPER Amuntai Vol 12 No 2 (2022): Vol 12 No 2 (2022): Edisi Desember 2022
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Amuntai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36589/rs.v12i2.240

Abstract

Salah satu cara dalam pengembangan produk pertanian unggulan subsektor peternakan di daerah adalah dengan mengidentifikasi subsektor produk peternakan unggulan yang dominan di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengindentifikasi sektor peternakan unggulan di Kabupaten Barito Kuala. Proses pengumpulan data dilakukan dengan metode survei berdasarkan data sekunder. Pengumpulan data sekunder bersumber dari dokumen dan data subsektor peternakan yang dimiliki oleh Badan Pusat Statistik (BPS) kabupaten Barito Kuala dan Provinsi Kalimantan Selatan. metode yang digunakan untuk analisis data berupa analisis Location Qoutient (LQ) untuk mengetahui subsektor basis dan non basis. Input data dalam perhitungannya adalah jumlah populasi ternak secara times series mulai tahun 2017 sampai dengan 2020. Berdasarkan hasil analisis Location Qoutient (LQ) dihasilkan nilai LQ sapi perah, kuda, domba dan ayam petelur adalah 0, ternak ayam pedaging dengan nilai LQ sebesar 0,51 dan itik sebesar 0,95 dikategorikan sebagai komoditas non basis, sedangkan nilai LQ terbesar (1). Ayam kampung sebesar 6,19 kemudian (2). Itik manila sebasar 5,74, (3). Babi sebesar 4,72, (4). Ternak kerbau sebesar 4,13, (5). Sapi potong sebesar 3,01, dan (6). Kambing sebesar 1,30. Komoditas ternak tersebut dikategorikan sebagai komoditas basis. Potensi komoditas peternakan tersebut tidak hanya dapat dikembangkan untuk kebutuhan di daerah itu sendiri melainkan juga dapat memenuhi di daerah sekitarnya.
PELATIHAN PEMBUATAN TRICHODERMA CAIR DI DESA SUNGAI LUMBAH KECAMATAN ALALAK KABUPATEN BARITO KUALA Ridho Fahlevie Pangestu; Raga Samudera; Yarna Hasiani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 8, No 3 (2023): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v8i3.8268

Abstract

Penggunaan bahan kimia dalam perlakuan pada kegiatan pertanian mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Penggunaan secara terus menerus bahan kimia dapat menimbulkan dampak trichode. Salah satu alternatif yang dapat dilakukan dengan menggunakan mikroorganisme seperti trichodema. Trichoderma berperan sebagai media yang dapat menambah unsur hara dalam tanah. Berdasarkan hal tersebut pembuatan trichoderma cair untuk diolah dan digunakan oleh masyarakat khususnya petani atau tricho tani di Desa Sungai Lumbah Kecamatan Alalak karena mempunyai potensi dalam hal lahan budidaya, sehingga kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan trichoderma cair ini mempunyai tujuan agar dapat memberikan wawasan serta meningkatkan pemahaman mengenai pemanfaatan produk pupuk ramah lingkungan. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, Tanya jawab, demonstrasi cara kepada masyarakat di Desa Sungai Lumbah Kecamatan Alalak Kabupaten Barito Kuala. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui pembuatan trichoderma cair diketahui para peserta aktif dalam mengikuti kegiatan ini dikarenakan mereka merasa bahwa produk yang dibuat yaitu trichoderma cair dapat menjadi salah satu alternatif penggunaan pupuk khususnya dalam pencegahan hama dan penyakit. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta sangat aktif dalam yang kegiatan dilaksanakan; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam tahapan pembuatan trichoderma cair; (3) Adanya kegiatan lanjutan penyemprotan trichoderma cair pada kegiatan usahatani sasaran membuat sikap, minat dan antusias peserta untuk membuat dan menggunakan produk semakin meningkat.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Semangat Karya Kabupeten Barito Kuala Melalui Kegiatan Akuaponik dan Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber) Fuzi Maulana Ash'ari; Gusti Khairun Ni'mah; Yarna Hasiani; Ilhamiyah Ilhamiyah
Abdimas Universal Vol. 5 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v5i2.315

Abstract

One of the ways to utilize the yard of the house is by using the aquaponics method and cultivating fish in buckets (budikdamber). The activity of keeping or raising fish using limited land is something that is quite difficult to do in the Semangat Karya Village, Barito Kuala Regency, which is dominated by swamps. There is no assistance in empowering village communities in fish farming activities, which is the main factor in the lack of community interest. Therefore, this service activity aims to provide knowledge and training to support skills in cultivating fish in buckets (budikdamber) and aquaponics. The method for implementing this service activity begins with filling out a pre-test questionnaire, presentation of material by the supervisor, then continues with a post-test and activities to assist participants in cultivating fish in buckets (budikdamber) and aquaponics. The result is an increase in knowledge, understanding and skills in bucket fish cultivation (budikdamber) and aquaponics in the village of Semangat Karya, Alalak District, Barito Kuala Regency.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN DAN PENGEMASAN PRODUK MINUMAN TANAMAN OBAT KELUARGA “BUBUK JAHE DAN KUNYIT” DI DESA BERINGIN Raga Samudera; Ridho Fahlevie Pangestu; Muhammad Ilmi Hidayat; Yarna Hasiani
JURNAL PENGABDIAN AL-IKHLAS UNIVERSITAS ISLAM KALIMANTAN MUHAMMAD ARSYAD AL BANJARY Vol 10, No 1 (2024): AL-IKHLAS JURNAL PENGABDIAN
Publisher : Universitas Islam kalimantan MAB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/jpaiuniska.v10i1.12890

Abstract

ABSTRAKJahe dan kunyit  merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di indonesia, yang mana penanaman nya tidak sulit, baik pembibitannya, perawatannya, hasilnya pun cukup memberikan nilai ekonomis untuk masyarakat. Salah satu alternatif untuk meningkatkan nilai tambah maupun memperpanjang masa simpan diperlukan adanya kegiatan pascapanen meliputi pengolahan maupun pengemasan produk olahan jahe dan kunyit seperti bubuk minuman, jamu dan sebagainya. Pengolahan hasil pertanian bertujuan menekan kehilangan setelah panen, baik kualitas maupun kuantitasnya, meningkatkan nilai ekonomi bahan hasil pertanian sehingga dapat menjadi produk-produk pangan yang memenuhi kebutuhan konsumsi. Berdasarkan hal tersebut, kegiatan pemberdyaan melalui pengolahan dan pengemasan produk minuman bubuk jahe dan kunyit merupakan salah satu kegiatan yang dapat dilakukan bagi ibu rumah tangga di Desa Beringin. Pemanfaatan nilai guna dari jahe dan kunyit untuk diolah menjadi berbagai produk olahan seperti bubuk minuman, guna meningkatkan pengetahuan, keterampilan maupun minat berwirausaha. Metode yang digunakan dengan cara presentasi, tanya jawab, demonstrasi cara kepada ibu rumah tangga di Desa Beringin. Hasil Kegiatan pemberdayaan masyarakat memberikan manfaat bagi sasaran terlebih dengan adanya respon, sikap, minat dan antusias peserta yang hadir sangat tinggi dan berjalan lancar sehingga proses informasi dan inovasi yang diberikan dapat diterima dengan baik. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini menunjukan (1) Peserta memberikan respon yang positif dengan tingginya minat serta antusias dalam setiap tahapan kegiatan pengabdian yang dilaksanakan; (2) Terjadi peningkatan pengetahuan dan pemahaman dalam inovasi produk dan teknologi pengemasan produk minuman “bubuk jahe dan kunyit”; (3) Tumbuhnya minat dan menambah pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan produk yang bernilai ekonomi.Kata kunci :   Pemberdayaan, Ibu rumah tangga, Jahe dan Kunyit, Produk olahan.   
Kontribusi Ibu Rumah Tangga Pada Usaha Anyaman Purun Terhadap Peningkatan Pendapatan Keluarga Di Kampung Purun Kelurahan Palam Kota Banjarbaru Mahfuza Fatmaria; Ari Jumadi Kirnadi; Yarna Hasiani
Chlorophyl Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 Nomor 2 Bulan Desember 2023 CHLOROPHYL Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertani
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/chlorophyl.v16i2.697

Abstract

The purpose of this study was to determine the technique of making purun plaiting, to determine the cost, revenue, income, and contribution of income from the purun plaiting business by housewives in Kampung Purun, Palam Village, Banjarbaru City. This research was conducted from February to April 2023. This research used survey method. The sample determination was done by Accidental Sampling. The results of this study showed that the making of woven purun includes: purun collection, purun drying, purun pounding, purun coloring, making patterns, weaving, and selling. The average cost incurred in conducting purun weaving business amounted to Rp. 874,250, revenue amounted to Rp. 1,521,600, purun weaving business income amounted to Rp. 1,283,350. The contribution of woven purun business amounted to 44.51%, which means that the contribution of woven purun business is included in the low category, although the low contribution value can still help the economy in the household
Analisis Pendapatan Usaha Industri Rumah Tangga Amplang Ikan Tenggiri (Scomberomorus commerson) Di Desa Tabanio Kecamatan Takisung Kabupaten Tanah Laut (Studi Kasus Amplang Ikan Tenggiri Mama Helman) Aldi Anjayani; Ari Jumadi Kirnadi; Yarna Hasiani
Chlorophyl Vol 16 No 2 (2023): Volume 16 Nomor 2 Bulan Desember 2023 CHLOROPHYL Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Pertani
Publisher : Fakultas Pertanian UVAYA Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57216/chlorophyl.v16i2.703

Abstract

This was carried out in Tabanio Village, Takisung District, Tanah Laut Regency. The method used in this research is the case study method in industrial enterprises Mama Helman's mackerel fish amplang household in Tabanio Village, District Takisung, Tanah Laut Regency. The results of this study indicate that the stages making mackerel fish amplang which includes, preparation of tools and materials, weeding, washing, taking meat, pulverizing meat, mixing, forming dough, frying, draining and packaging. The amount of the fee is Rp 44,896,592/month, revenue of IDR 57,600,000/month, income of IDR 13,563,408/month, a profit of IDR 12,703,408/month, an RCR value of 1.3 and The problems faced in making mackerel fish shells are raw materials in the form of mackerel when the weather is bad like the wind is always strong so that the fishermen can not catch fish in the sea this causes the high price of staple raw materials in the form of mackerel