Ahmad Sirojul Hakiki
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rekonstruksi Bahasa Arab dalam Perspektif Linguistik Modern : Tinjauan Filosofis Ahmad Sirojul Hakiki; Masdani
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 6 No. 1 (2025): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/t2q9rb90

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji rekonstruksi bahasa Arab dalam perspektif linguistik modern melalui pendekatan filosofis. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif jenis library research dengan sumber data berupa buku dan artikel ilmiah, khususnya terkait pemikiran Ferdinand de Saussure. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif-analitik dan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa linguistik modern memberikan kontribusi signifikan dalam memahami struktur bahasa Arab melalui kajian fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik secara sistematis. Konsep-konsep utama seperti langue dan parole, signifiant dan signifie, serta hubungan sintagmatik dan paradigmatik memperkuat analisis kebahasaan secara ilmiah. Secara filosofis, bahasa Arab dapat dikaji melalui aspek ontologis, epistemologis, dan aksiologis, yang menunjukkan bahwa bahasa tidak hanya sebagai sistem simbol, tetapi juga memiliki makna dan nilai dalam kehidupan manusia. Integrasi linguistik modern berdampak pada pengembangan pembelajaran bahasa Arab yang lebih efektif dan komunikatif.
Investigating Students' Perception and Challenges on Artificial Intelligence-Assisted Listening Learning in EFL Context: Evidence from The First Grade Students of The English Literature Department, Faculty of Literature, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram Lalu Abdul Razak Hazami; Zamroni; Ahmad Sirojul Hakiki
Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata Vol. 7 No. 1 (2026): Penaoq: Jurnal Sastra, Budaya dan Pariwisata
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.1010/4bv3mh89

Abstract

Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah memberikan peluang baru dalam pembelajaran bahasa Inggris, khususnya pada keterampilan menyimak (listening). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi persepsi mahasiswa serta mengidentifikasi berbagai tantangan yang mereka hadapi dalam memanfaatkan AI sebagai media pembelajaran listening pada konteks English as a Foreign Language (EFL). Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan melibatkan 30 mahasiswa tahun pertama Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Nahdlatul Wathan Mataram yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terbuka dan wawancara semi-terstruktur, kemudian dianalisis melalui teknik thematic analysis dengan tahapan reduksi data, pengodean, pengelompokan tema, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki persepsi positif terhadap penggunaan AI karena mampu meningkatkan fleksibilitas belajar, akses terhadap materi autentik, personalisasi pembelajaran, serta memberikan umpan balik secara cepat melalui fitur seperti subtitle otomatis, transkrip real-time, dan evaluasi instan. AI juga meningkatkan motivasi serta kepercayaan diri mahasiswa dalam berlatih listening secara mandiri. Namun demikian, penelitian ini juga mengungkap sejumlah tantangan, meliputi keterbatasan akses internet, biaya aplikasi premium, gangguan teknis, akurasi transkrip yang belum optimal, suara AI yang masih kurang alami, serta kecenderungan ketergantungan dan rendahnya disiplin belajar mandiri. Temuan ini menunjukkan bahwa AI memiliki potensi besar sebagai media pendukung pembelajaran listening, tetapi belum mampu menggantikan peran dosen dalam memberikan bimbingan, interaksi akademik, serta penjelasan kontekstual. Oleh karena itu, integrasi AI dan pembelajaran tatap muka perlu dikembangkan secara seimbang untuk menciptakan pembelajaran listening yang lebih efektif, adaptif, dan berkelanjutan. Kata kunci : AI-assisted listening learning, persepsi mahasiswa, tantangan pembelajaran, EFL, pembelajaran listening