Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

PERBANDINGAN EFEKTIFITAS KOMPRES AIR HANGAT DAN KOMPRES ALOE VERA TERHADAP PENURUNAN SUHU TUBUH PADA ANAK DEMAM DI PUSKESMAS DELI TUA KEC. DELI TUA KAB. DELI SERDANG TAHUN 2020 Siagian, Nurul Aini; Yanti, Mutiara Dwi; Manalu, Andayani Boang; Hikmah, Khairatul
JURNAL ILMIAH DHDT - KEBIDANAN Vol 3 No 2 (2021): Jurnal Penelitian Kebidanan & Kespro
Publisher : Fakultas Kebidanan Institut Kesehatan Deli Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpk2r.v3i2.674

Abstract

Demam adalah kondisi yang sering terjadi di kehidupan sehari-hari, semua orang pernah mengalami demam khususnya anak-anak yang imunitasnya rentan terhadap penyakit. Data di Puskesmas Deli Tua Kecamatan Deli Tua Kabupaten Deli Serdang dari bulan Januari hingga bulan November 2019, terdapat 2.758 penyakit dengan gejala awal demam seperti typoid, Infeksi Saluran Nafas Akut (ISPA), dan Dengue Fever (DH). Penelitian ini bertujuan untuk perbandingan efektifitas kompres air hangat dan aloe vera terhadap penurunan suhu tubuh anak yang menderita demam di Puskesmas Deli Tua. Jenis penelitian kuntitatif dengan metode quasi ekperimen dan dengan desain pre-test dan post-test dua perbandingan perlakuan. Populasi ialah seluruh anak yang mengalami demam di Puskesmas Deli Tua sebanyak 30 orang. Pengambilan sampel menggunakan tenik purposive sampling, dan sampel terbagi menjadi 2 kelompok masing-masing tediri dari 6 anak. Analisis data dengan uji T dependen dan uji T independen. Hasil analisis mengindikasikan bahwa rerata penurunan tubuh suhu dengan kompres air hangat yaitu 36,733ºC dan aloe vera reratanya 37,983ºC (0,001<0,05). Saran untuk pihak pelayanan kesehatan bahwa hasil ini diaplikasikan dalam pengobatan komplementer yang mudah dan bermanfaat untuk mengatasi demam.
PENGARUH PIJAT WOOLWICH TERHADAP PRODUKSI ASI PADA IBU POSTPARTUM DI KLINIK SRI WAHYUNI DESA AEK HITETORAS KECAMATAN MARBAU KABUPATEN LABUHAN BATU UTARA Eka Sri Wahyuni; Mutiara Dwi Yanti; Peny Ariani; Vitrilina Hutabarar; Tetty Junita Purba; Nurhamidah Siregar
Jurnal Doppler Vol. 5 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Exclusive breastfeeding for 6 months has been scientifically proven to meet the nutritional needs of babies. The mother's ineligibleness in providing exclusive breast milk is one of the causes of the mother's lack of confidence that the mother's breast milk is able to meet the nutritional needs in her baby. Breast milk that does not come out or breast milk comes out only slightly makes the mother feel that her breast milk is not enough so the mother chooses to provide her baby with formula milk on her baby. Concerns in the mother will result in oxytocin hormone inhibited. Where this hormone is very impactful for the production of prolactin hormone as stimulation of breast milk production. The effort that can be made one of them to stimulate hormone prolactin and oxytocin is to give the mother a taste or relax sensation. That's by way of woolwich massage. the purpose of this research is to find out the effect of Woolwich massage on breast milk production in sri wahyuni clinic in marbau sub-district. The benefits are to help mothers post partum to increase their breast milk production, so it is expected that the mother can provide her breast milk exclusively for 6 months. The samples in this study had no counter indication of this research method using quasi experiment with pre test-post test design with control group. The results showed that the average expenditure of breast milk before doing a Woolwich massage was (26.93) with a standard deviation (7,905) and the average after doing a Woolwich massage was (83.93) with a standard deviation (7,713) with sig < 0.05. Conclusion: there was an increase in secretions and the amount of breast milk expenditure after woolwich massage was given.
Pengaruh perawatan metode kanguru (PMK) terhadap durasi tidur bayi berat badan lahir rendah (BBLR) Lubis, Kholilah; Pitri, Zilfi Yola; Yanti, Mutiara Dwi
Jurnal Asuhan Kebidanan Vol 5 No 1 (2024): Journal of Midwifery Care
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/jmc.v5i1.1343

Abstract

Latar Belakang: Durasi tidur bayi Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) adalah lamanya tidur bayi (menit) dalam pengaturan satu siklus tidur yang berkualitas pada bayi <2500 gr. Durasi tidur BBLR penting diperhatikan karena paling rentan terhadap risiko kematian serta permasalahan tumbuh kembang hingga dewasa.  Prevalensi BBLR di Indonesia tahun 2023 sebesar 6,1%, dan angka cukup tinggi dari tahun-tahun sebelumnya. Perawatan Metode Kanguru (PMK) dapat menstabilkan tanda-tanda vital BBLR, mencegah hipotermi, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan, mengurangi siklus rawat inap, mencegah kematian, meningkatkan ikatan antara ibu dan bayi (bonding) melalui durasi tidur yang lama. Maka pada penelitian ini mencari pengaruh PMK terhadap durasi tidur bayi BBLR.Metode: Penelitian quasy experimental dengan Posttest Only Control Group Design. Populasi BBLR di RSUD Haji Abdoel Madjij Batoe bulan Februari – April 2023 sebanyak 33 bayi dengan teknik total sampling; 16 bayi kelompok kontrol dengan perawatan inkubator, sementara 17 bayi kelompok intervensi dengan PMK.Hasil: Hasil statistik terdapat pengaruh yang signifikan pada kelompok intervensi yang diberikan PMK dengan nilai p = 0,001 terhadap durasi tidur bayi BBLR.Kesimpulan: PMK sangat direkomendasikan meningkatkan durasi tidur bayi berkualitas yang sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang bayi BBLR.
MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA STAFF DI PUSKESMAS DELITUA Salina, Hana Isal; Yanti, Mutiara Dwi; Purba, Tetty Junita
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10514

Abstract

Tujuan keselamatan dan kesehatan kerja adalah untuk memberikan keamanan dan perlindungan kepada pekerja terhadap kemungkinan terjadinya kecelakaan serta risiko fisik, mental, dan emosional. Bisnis, lingkungan sekitar, dan lingkungan.Jenis penelitian adalah adalah Untuk mengkaji manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Puskesmas Delitua tahun lalu, digunakan pendekatan penelitian kuantitatif cross-sectional. populasi berjumlah 32 orang yang bekerja yang berbeda namun masih pada lokasi yang sama dan terpapar lingkungan kerja/resiko yang homogen satu sama lain, dengan teknik random sampling, data di peroleh dari hasil Daftar Periksa/ Ceklist yang telah di siapkan oleh peneliti. Analisis data univariat dan bivariat dilakukan dengan menggunakan uji uji Chi-square dengan nilai alfa (a) 0.05.Hasil penelitian berdasarkan tabel output Dengan nilai p 0,115 (p > α) dari uji Chi-Square, tidak ada hubungan Penetapan Kebijakan K3 Berdasarkan tabel yang menggunakan uji Chi-Square diperoleh nilai p sebesar 0,115 (p > α) dengan penerapan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja pada petugas Puskesmas Delitua tahun lalu, hal ini menunjukkan tidak terdapat hubungan. Perencanaan K3 Dengan Penerapan Program Keselamatan Dan Kesehatan Kerja Staff Puskesmas Delitua Tahun lalu, Berdasarkan tabel output Mengingat chi-kuadrat menghasilkan nilai p sebesar 0,000 (p > α), dapat dikatakan ada hubungan karena Ha diterima dan Ho ditolak. Pelaksanaan Rencana K3 Terkait Pelaksanaan Program Keselamatan dan Kesehatan Kerja Staff Puskesmas Delitua tahun lalu, berdasarkan tabel output Dengan nilai p sebesar 0,453 (p > α) yang ditentukan melalui chi-kuadrat, tidak ada hubungan
Pengaruh Pemberian Kombinasi Suplemen Zat Besi Fe Dan Asam Folat Terhadap Perbaikan Kadar HB Pada Ibu Hamil Di Klinik Pera Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan Tahun 2025 Sriwahyuni, Eka; Siregar, G.F. Agustina; Yanti, Mutiara Dwi; Silaban, Rita Rosnanci
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11935

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering di jumpai di negara berkembang, termasuk indonesia .anemia pada kehamilan dapat meningkat kan resiko komplikasih bagi ibu dan jani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi suplemen zat besi fe dan asama folat terhadap perbaiakan kadar hemoglobin (hb)pada ibu hamil di klinik pera kecamatan medan tuntungangan kota medan tahun 2025.penelitian ini di gunakan metode metode pre-eksperimen dengan rancangan one group pre-test post-test .populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di klinik pera ,dengan jumlah sampel sebanyak 16 orang yang di plih yang di gunakan teknik purposive sampling .analisis data dilakuakan dengan uji wilcoxson .hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pemberian kombinasi suplemen zat besi dan asam folat terhadap perbaikan kadar hb pada ibu hamil (p-value 0,05).diharap kan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukkan tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi dan kepatuhan komsumsi sumplemen zat besi dan asam folat pada ibu hamil
PENTINGNYA EDUKASI IMUNISASI DASAR LENGKAP PADA ORANG TUA DI DESA UJUNG LABUHAN KECAMATAN NAMORAMBE KABUPATEN DELI SERDANG TAHUN 2025 CHAIRANI, SHINTA ANDRIA; KRISNA, PUTRI; YANTI, MUTIARA DWI
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol 6 No 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v6i1.2806

Abstract

Imunisasi dasar lengkap merupakan salah satu strategi utama dalam upaya preventif untuk melindungi bayi dan balita dari penyakit menular yang termasuk dalam Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I). Rendahnya cakupan imunisasi dapat meningkatkan risiko terjadinya kasus KLB seperti campak, rubela, difteri, poliomielitis, serta meningkatkan angka kesakitan dan kematian pada anak. Berdasarkan data nasional dan laporan WHO, masih terdapat anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi lengkap sehingga edukasi kepada orangtua sangat diperlukan. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orangtua mengenai pentingnya imunisasi dasar lengkap melalui penyuluhan kesehatan. Kegiatan dilaksanakan pada 02 Desember 2025 di Balai Desa Ujung Labuhan, Kecamatan Namorambe, Kabupaten Deli Serdang dengan jumlah peserta 20 orang tua bayi dan balita. Metode penyuluhan meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan pembagian leaflet sebagai media tambahan. Materi yang diberikan mencakup pengertian imunisasi dasar lengkap, jenis-jenis imunisasi sesuai usia, manfaat imunisasi bagi anak dan keluarga, serta risiko bila imunisasi tidak diberikan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan baik, aktif bertanya, dan mampu menjelaskan kembali materi yang telah diberikan. Penyuluhan ini terbukti meningkatkan pemahaman orangtua terhadap pentingnya imunisasi dasar lengkap sebagai upaya memutus rantai penularan penyakit, meningkatkan kekebalan tubuh anak, serta mendukung tercapainya target kesehatan masyarakat. Dengan demikian, kegiatan edukasi seperti ini perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan cakupan imunisasi di wilayah kerja pelayanan kesehatan.
Family support as a predictor of breastfeeding self-efficacy among postpartum mothers Tetty Junita Purba; Peny Ariani; Mutiara Dwi Yanti; Putri Ayu Yessy Ariescha; Friska Ernita Sitorus; Jekson Martiar Siahaan
Nursing and Health Sciences Journal (NHSJ) Vol. 6 No. 1 (2026): March 2026
Publisher : KHD-Production

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53713/nhsj.v6i1.665

Abstract

While family support is widely acknowledged as a critical determinant of breastfeeding self-efficacy, research on its independent predictive effect remains sparse. This limitation is particularly pronounced among postpartum mothers in Indonesia, where context-specific evidence is currently insufficient. This study aimed to analyze the relationships and effects of family support, educational level, and parity status on postpartum mothers' breastfeeding self-efficacy. A multicenter cross-sectional study was conducted among 180 postpartum mothers recruited from nine primary health centers across urban, semi-urban, and rural areas using purposive sampling. Family support was measured using a Friedman-based questionnaire, and breastfeeding self-efficacy was assessed using the Breastfeeding Self-Efficacy Scale–Short Form (BSES-SF). Spearman correlation and multiple linear regression were performed. Family support showed a moderate positive correlation with breastfeeding self-efficacy (rs = 0.559, p < 0.01). In multivariate analysis, family support remained the strongest predictor of breastfeeding self-efficacy (β = 0.509, p < 0.01), followed by parity (β = 0.255, p < 0.001), whereas maternal education was not statistically significant. Family support is the primary determinant of breastfeeding self-efficacy among postpartum mothers. Interventions to improve breastfeeding outcomes should integrate family-centered support strategies, particularly for first-time mothers.
EDUKASI POLA HIDUP SEHAT PADA WANITA USIA PRODUKTIF DI DESA PATUMBAK 1 DUSUN VII TAHUN 2026 SHINTA ANDRIA CHAIRANI; Mutiara Dwi Yanti; ANGELINA HALAWA; Ria Novita Sari; Mimin Ria Jayanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau Vol. 6 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Putri Hijau (JPMPH)
Publisher : INSTITUT KESEHATAN DELI HUSADA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36656/jpmph.v6i3.3092

Abstract

A healthy lifestyle is an important factor in maintaining the quality of life and health of women of productive age. Women in the productive age group have high levels of activity in work, education, family, and social life, making them vulnerable to various health problems caused by unhealthy lifestyles. The purpose of this paper is to determine the importance of healthy lifestyle education for women of productive age in maintaining physical, reproductive, and mental health, as well as preventing diseases, especially hypertension. The method used in this paper is a literature study by reviewing various sources such as health journals, reports from the Indonesian Ministry of Health, and health guidelines from the World Health Organization. The results of the study show that implementing a healthy lifestyle through balanced nutrition, regular physical activity, adequate rest, maintaining reproductive health, and proper stress management can improve quality of life and reduce the risk of non-communicable diseases in women of productive age. Health education also plays an important role in increasing public knowledge and awareness about the importance of maintaining health from an early age. Therefore, continuous health education efforts are needed so that women of productive age can apply healthy lifestyle habits in their daily lives, creating a healthier and more productive society.
Pengaruh Pemberian Kombinasi Suplemen Zat Besi Fe Dan Asam Folat Terhadap Perbaikan Kadar HB Pada Ibu Hamil Di Klinik Pera Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan Tahun 2025 Eka Sriwahyuni; G.F. Agustina Siregar; Mutiara Dwi Yanti; Rita Rosnanci Silaban
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v8i2.11935

Abstract

Anemia pada ibu hamil merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering di jumpai di negara berkembang, termasuk indonesia .anemia pada kehamilan dapat meningkat kan resiko komplikasih bagi ibu dan jani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi suplemen zat besi fe dan asama folat terhadap perbaiakan kadar hemoglobin (hb)pada ibu hamil di klinik pera kecamatan medan tuntungangan kota medan tahun 2025.penelitian ini di gunakan metode metode pre-eksperimen dengan rancangan one group pre-test post-test .populasi penelitian ini adalah semua ibu hamil yang melakukan kunjungan ANC di klinik pera ,dengan jumlah sampel sebanyak 16 orang yang di plih yang di gunakan teknik purposive sampling .analisis data dilakuakan dengan uji wilcoxson .hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh signifikan pemberian kombinasi suplemen zat besi dan asam folat terhadap perbaikan kadar hb pada ibu hamil (p-value 0,05).diharap kan hasil penelitian ini dapat menjadi bahan masukkan tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi dan kepatuhan komsumsi sumplemen zat besi dan asam folat pada ibu hamil
The Effect of Breastfeeding Instruction on the Breastfeeding Benefits for Primiparous Postpartum Mutiara Dwi Yanti; Riska Fadia; Kholilah Lubis
Indonesian Journal of Global Health Research Vol 7 No 1 (2025): Indonesian Journal of Global Health Research
Publisher : GLOBAL HEALTH SCIENCE GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/ijghr.v7i1.4773

Abstract

To determine whether breastfeeding technique education has an impact on the ability of postpartum primiparous mothers to breastfeed successfully. The study was a pre-experiment with only one group of one group pretest-posttest approach. 23 postpartum primiparous mothers were applied in this study using purposive sampling. The study was conducted at the Fitri Asih Clinic, Patumbak District, Deli Serdang Regency in 2024. Data were collected using The Latch Score assessment to identify breastfeeding instructions. The Wilcoxon test was used to analyze the data. There is a difference in the success of breastfeeding in primiparous postpartum mothers before and after receiving breastfeeding technique counseling (p=0.001). Based on the results of the study, the success of breastfeeding in primiparous postpartum mothers at the Fitri Asih Clinic, Patumbak District, Deli Serdang Regency in 2024 was influenced by education on breastfeeding techniques in primiparous postpartum mothers.