Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Penerapan Pencatatan Keuangan Sederhana dalam Pengembangan Usaha UMKM Yoyo Ice Cream: Assistance in Implementing Simple Financial Record-Keeping for the Development of the Yoyo Ice Cream MSME Lili Wahyuni; Nidia Anggreni Das; Husni Taufik Dzakiyyah; Elvina Indriati; Chintia Devina Hamdi; Nurlisafani
Bestari: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Januari 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Melawi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46368/dpkm.v6i1.4875

Abstract

Abstrak Usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) masih menghadapi permasalahan dalam pengelolaan keuangan, khususnya pada pencatatan keuangan yang belum tertib dan terstruktur. Keterbatasan pemahaman pelaku usaha terhadap akuntansi sederhana menyebabkan pencatatan pemasukan dan pengeluaran belum dilakukan secara konsisten, serta belum adanya pemisahan antara keuangan pribadi dan keuangan usaha. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan usaha UMKM es krim Yoyo melalui penerapan pencatatan keuangan sederhana guna meningkatkan pengelolaan keuangan dan keberlanjutan usaha. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pelaku UMKM es krim. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui edukasi dan pendampingan terkait pencatatan keuangan sederhana yang meliputi pencatatan transaksi harian, perhitungan laba rugi sederhana, serta pemisahan keuangan pribadi dan usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pendampingan, pencatatan keuangan usaha es krim masih bersifat sederhana dan tidak terstruktur. Setelah dilakukan pendampingan, pelaku usaha menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya pencatatan keuangan yang rapi, jujur, dan sesuai dengan kondisi usaha. Penerapan pencatatan keuangan sederhana memberikan dampak positif dalam meningkatkan akuntabilitas keuangan serta mendukung pengembangan dan keberlanjutan UMKM es krim Yoyo. Kata kunci : UMKM, pencatatan keuangan sederhana, pengembangan usaha, akuntabilitas keuangan Abstract Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) commonly experience difficulties in financial management, particularly in maintaining systematic financial records. Limited knowledge of basic accounting leads to inconsistent recording of financial transactions and the lack of separation between personal and business finances. This community service activity aimed to improve the financial management of the Yoyo ice cream MSME through the implementation of simple financial record-keeping. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and documentation. The activity was conducted through education and mentoring on simple financial recording, including daily transaction records, basic profit and loss calculations, and the separation of personal and business finances. The results showed an improvement in the MSME owner’s understanding and awareness of the importance of proper financial records, which contributed to better financial accountability and supported business sustainability. Keywords: MSMEs, simple financial record-keeping, community service, financial accountability
Analisis Rasio Keuangan Daerah dalam Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Solok, Kota Padang, dan Kota Payakumbuh Tahun 2023–2024 Siska Yulia Defitri; Elsa Febri Almina; Aulia Nanda Putri; Disa Fide Kasoa; Chintia Devina Hamdi; Lili Wahyuni
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja keuangan pemerintah daerah merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kemampuan pemerintah dalam mengelola sumber daya keuangan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Penilaian tersebut dapat dilakukan melalui analisis rasio keuangan yang bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) sehingga mampu menggambarkan kondisi keuangan daerah dan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan Pemerintah Kota Solok, Kota Padang, dan Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2023–2024 menggunakan rasio kemandirian, rasio efektivitas, dan rasio pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran yang diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dan pemerintah daerah terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing pemerintah daerah memiliki tingkat kinerja keuangan yang berbeda pada setiap rasio, yang mencerminkan adanya perbedaan kemampuan dalam mengelola pendapatan dan belanja daerah. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah dipengaruhi oleh kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan serta mengalokasikan belanja secara efektif dan efisien. Dengan demikian, analisis rasio keuangan dapat digunakan sebagai alat evaluasi untuk menilai kinerja keuangan pemerintah daerah sekaligus menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah pada periode berikutnya.