Disa Fide Kasoa
Universitas Mahaputra Muhammad Yamin

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Rasio Keuangan Daerah dalam Menilai Kinerja Keuangan Pemerintah Kota Solok, Kota Padang, dan Kota Payakumbuh Tahun 2023–2024 Siska Yulia Defitri; Elsa Febri Almina; Aulia Nanda Putri; Disa Fide Kasoa; Chintia Devina Hamdi; Lili Wahyuni
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kinerja keuangan pemerintah daerah merupakan salah satu indikator yang digunakan untuk menilai kemampuan pemerintah dalam mengelola sumber daya keuangan secara efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Penilaian tersebut dapat dilakukan melalui analisis rasio keuangan yang bersumber dari Laporan Realisasi Anggaran (LRA) sehingga mampu menggambarkan kondisi keuangan daerah dan menjadi dasar dalam pengambilan kebijakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan Pemerintah Kota Solok, Kota Padang, dan Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2023–2024 menggunakan rasio kemandirian, rasio efektivitas, dan rasio pertumbuhan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder berupa Laporan Realisasi Anggaran yang diperoleh dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia dan pemerintah daerah terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa masing-masing pemerintah daerah memiliki tingkat kinerja keuangan yang berbeda pada setiap rasio, yang mencerminkan adanya perbedaan kemampuan dalam mengelola pendapatan dan belanja daerah. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan daerah dipengaruhi oleh kemampuan pemerintah daerah dalam mengoptimalkan pendapatan serta mengalokasikan belanja secara efektif dan efisien. Dengan demikian, analisis rasio keuangan dapat digunakan sebagai alat evaluasi untuk menilai kinerja keuangan pemerintah daerah sekaligus menjadi dasar dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah pada periode berikutnya.
Analisis Perlakuan Akuntansi Transaksi Paylater dalam Pembelian Iphone Ditinjau dari Konsep Penjualan Angsuran pada Generasi Z: Studi Pustaka pada Generasi Z Witra Maison; Disa Fide Kasoa
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 03 (2026): JUNI - JULI 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan financial technology (fintech) telah membawa perubahan dalam sistem transaksi digital digital, khususnya melalui layanan Buy Now Pay Later (PayLater) yang semakin populer di kalangan masyarakat, terutama Generasi Z. Sistem PayLater  memungkinan konsumen melakukan pembelian barang dengan metode cicilan  tanpa harus membayar penuh di awal transaksi  (Otoritas Jasa Keuangan, 2023). Salah satu produk yang banyak dibeli menggunakan layanan ini adalah Apple iPhone, karena memiliki nilai prestise tinggi serta menjadi bagian dari gaya hidup modern (Wijaya, A.; Santoso, B.; Lestari, 2023). Penelitian ini bertujuan untuk menganalis perlakuan akuntansi penjualan angsuran dalam pembelian Apple iPhone melalui sistem PayLater serta mengidentifikasi risiko keungan yang timbul dari transaksi tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan mengkaji berbagai literatur seperti buku, jurnal ilmiah, dan standar akuntansi yang relevan, yaitu Ikatan Akuntan Indonesia PSAK 72 dan  PSAK 71 (Ikatan Akuntan Indonesia, 2018a). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem PayLater memiliki karakteristik yang sama dengan penjualan angsuran, yaitu adanya pengakuan pendapatan, piutang, bunga, dan risiko piutang tak tertagih (Kieso  et al., 2020).  Selain itu, kemudahan akses kredit melalui PayLater meningkatkan kecenderungan perilaku konsumtif pada Generasi Z dalam pembelian produk premium seperti Apple iPhone (Amalia, R. Puspita, 2022) Selain itu, kemudahan akses kredit melalui PayLater meningkatkan kecendurungan perilaku perilu konsumtif pada Generasi Z dalam pembelian produk premium seperti Apple iPhone (Amalia & Puspita, 2022). Dengan demikian, sistem PayLater dapat dipandang sebagai bentuk modern dari penjualan angsuran yang memiliki implikasi penting terhadap pengelolaan risiko keungan.