Fadhil Muhammad
Universitas Negeri Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Natural and Artificial Lighting Assessment for SNI Compliance in Physics Laboratories Danang Purwanto; Fadhil Muhammad; Akhmad Mujiburrokhman
LEADER: Civil Engineering and Architecture Journal Vol. 3 No. 4 (2025): August
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/leader.v3i4.11266

Abstract

Lighting quality in educational laboratories plays a crucial role in supporting visual comfort, health, and accuracy during practical activities. According to the Indonesian National Standard (SNI 03-7062-2004), the minimum required illuminance for laboratories is 500 lux. This study aims to evaluate the lighting level in the Physics Laboratory at Universitas Negeri Yogyakarta by comparing natural lighting (lamps off) and combined natural–artificial lighting (lamps on). Measurements were conducted using a digital lux meter at a working plane of 0.80 m across 25 grid points. Data collection was carried out at three time intervals—morning (09.00–10.00), noon (12.00–13.00), and afternoon (15.00–16.00)—with three replications each. Results show that natural lighting alone cannot meet the standard, with maximum values of only 217.89 lux at noon and as low as 33.15 lux in the afternoon. In contrast, artificial lighting significantly increased illuminance, reaching 568 lux in the morning, 620.1 lux at noon, and 500.46 lux in the afternoon—all above the required minimum. It is concluded that artificial lighting is essential to maintain adequate and stable illuminance in the laboratory. Regular maintenance and energy-efficient lamp systems are recommended to ensure both compliance and sustainability.
Pelatihan Literasi Digital untuk Meningkatkan Keterampilan Generative Artificial Intelligence Pekerja Migran Indonesia di Taiwan Ibnu Siswanto; Nur Hidayat; Pramudi Utomo; Fadhil Muhammad; Dzul Fadli Rahman; Akhmad Mujiburrokhman
Jurnal Pengabdian Masyarakat - Teknologi Digital Indonesia. Vol 5, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat - Universitas Teknologi Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26798/jpm.v5i1.2164

Abstract

Pekerja Migran Indonesia (PMI) di Taiwan memiliki peran penting dalam ekonomi Indonesia. Akan tetapi PMI seringkali menghadapi tantangan maupun kendala yang salah satunya adalah kurangnya literasi tentang perkembangan teknologi digital. Hal tersebut dapat menjadi hambatan dalam mengakses peluang kerja maupun kewirausahaan. Kurangnya keterampilan dalam pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) semakin memperparah kesenjangan ini. Dengan demikian, upaya meningkatkan literasi digital menjadi langkah strategis untuk memberdayakan PMI, terutama dalam memahami regulasi dan membuka peluang usaha. Tim PkM Fakultas Teknik UNY berinisiatif mengadakan pelatihan literasi digital bagi PMI di Taiwan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan generative artificial intelligence. Secara umum, PkM dilaksanakan melalui tahap: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, dan (3) evaluasi. Hasil pelatihan secara umum, peserta telah mengetahui keberadaan AI, hanya saja belum mampu untuk memaksimalkan kontribusinya. Salah satu hal yang disampaikan perwakilan peserta adalah adanya tindak lanjut dari pelatihan. Secara umum peserta merasa puas dengan pelatihan yang dilakukan. Peserta menyadari perlunya kemampuan untuk menguasai media sosial maupun generative AI. Selain itu, peserta berharap setelah adanya pelatihan ini, tim PkM masih mendampingi apabila terdapat pertanyaan maupun komunikasi terutama terkait dengan materi pelatihan.