Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Kajian Keselamatan dan Kesehatan Kerja Bengkel di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan Fakultas Teknik Uny Nur Hidayat; Indah Wahyuni
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 23, No 1 (2016): (Mei)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (522.985 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v23i1.9355

Abstract

The objective of this study was to analyse: (1) the plan (2) the implementation, and (3) the evaluation of the Occupational Safety and Health (OSH) management in the workshop of the Department of Civil Engineering and Planning Education, Faculty of Engineering, Yogyakarta State University (YSU). This study was categorised into descriptive study that scientifically explained the workplace environment of the workshop specifically in terms of the OSH management. The data collection techniques used observations, interviews and questionnaires. The data of this study was analysed descriptively. This study presented the detailed descriptions of the collected data in the field. The results revealed (1) It is crucial to develop a more systematic OSH management plan in the workshop of the Department of Civil Engineering and Planning Education, Faculty of Engineering, YSU (2) the planning policies and the implementation of the OSH management need a continual improvement  and (3) the evaluation of the OSH management should be conducted simultaneously by the stakeholders, the lecturers and the technicians. (4) The OSH policy in the practices should be properly organised to promote the OSH culture in the workshop. (5) The OSH management control and review were prioritised for fostering the effectiveness of the OSH management implementation.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, dan  evaluasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Bengkel Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif (descriptive reasearch) yang memaparkan secara ilmiah keadaan di lingkungan bengkel khususnya mengenai aspek K3. Metode pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan angket. Analisis data menggunakan analisis deskriptif. Penelitian ini mendeskripsikan secara detail terhadap apa yang ditemukan dalam pengambilan data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Perencanaan K3 di bengkel masih perlu diperbaiki agar lebih matang dan sistematis. (2) Pelaksanaan K3 di bengkel masih perlu ditingkatkan terkait dengan kebijakan perencanaan dan pelaksanaan. (3) Evaluasi K3 di bengkel perlu dilakukan secara simultan oleh pihak penentu kebijakan, dosen, dan teknisi. (4) Budaya K3 di bengkel masih perlu ditingkatkan dengan penetapan kebijakan mengenai K3 dalam proses pembelajaran praktik. (5) Faktor peninjauan dan peningkatan kinerja K3 perlu dilakukan untuk menjamin kesesuaian dan efektivitas penerapan sesuai Sistem Manajemen K3.
PENINGKATAN KOMPETENSI GURU SMKN 2 WONOSARI MELALUI KARYA PENELITIAN TINDAKAN KELAS Lilik Hariyanto; Galeh Nur Indriatno Putra Pratama; Nur Hidayat; Dian Eksana Wibowo
INOTEKS : Jurnal Inovasi Ilmu Pengetahuan, Teknologi, dan Seni Vol 23, No 2 (2019)
Publisher : LPPM UNY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ino.v1i2.31605

Abstract

Kegiatan program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berbasis kompetensi dalam rangka peningkatan kualitas lulusan siswa SMKN 2 Wonosari dan meningkatkan pengetahuan serta keterampilan guru produktif SMKN 2 Wonosari di bidang pengembangan instruksional, khususnya pengembangan instruksional melalui hasil penelitian tindakan kelas.Metode kegiatan yang dipilih antara lain: metode ceramah, latihan mandiri terbimbing, pendampingan peserta, dan presentasi hasil. Langkah-langkah kegiatan terdiri atas: pembuatan materi, mempersiapkan alat dan bahan yang digunakan, serta melakukan pelatihan serta drafting PTK. Kegiatan diselenggarakan di luar jam pembelajaran dan tidak mengganggu proses pelaksanaan pembelajaran di sekolah. Pola evaluasi meliputi evaluasi selama proses pelatihan dan evaluasi hasil.Hasil kegiatan antara lain: peserta pelatihan sebagian besar masih memerlukan pelatihan pengembangan lainnya, terutama untuk pengembangan penelitian tindakan kelas; terdapat penambahan pengetahuan dan keterampilan bagi guru-guru SMKN 2 Wonosari, terutama dalam implementasi penelitian tindakan kelas serta dapat digeneralisasikan pada kelas lain yang mempunyai karakteriktis sama.
PENGEMBANGAN VIDEO PEMBELAJARAN OPENSTREETMAP UNTUK PEMBUATAN PETA DIGITAL FORMAT SHAPEFILE MENGGUNAKAN ARCGIS Kukuh Setyo Budi; Nuryadin Eko Raharjo; Sunar Rochmadi; Ilham Marsudi; Nur Hidayat
Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan Vol 2, No 1 (2022): Jurnal Pendidikan Teknik Bangunan
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jptb.v2i1.45973

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan video pembelajaran OpenStreetMap untuk pembuatan peta digital format shapefile menggunakan ArcGIS. Pengembangan video pembelajaran ini dimaksudkan untuk menyediakan media pembelajaran pada Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY pada kompetensi pembuatan peta digital mata kuliah Praktikum Geomatika II. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan atau research and development (RD) yang mengacu pada model penelitian 4D (Define, Design, Development and Disseminate) oleh Thiagarajan. Teknik pengumpulan data menggunakan kuisioner yang diberikan kepada ahli materi, ahli media dan pengguna (mahasiswa). Teknik analisis data menggunakan teknik analisis deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini adalah pegembangan media pembelajaran Video OpenStreetMap pembuatan peta digital format shapefile menggunakan ArcGIS dengan model penelitian 4D. Hasil define menghasilkan kebutuhan media pembelajaran video pembuatan peta digital OpenStreetMap. Design menghasilkan konsep media pembelajaran yang dikembangkan, materi yang sesuai, narasi materi video pembelajaran, layout video pembelajaran serta produk yang dihasilkan berupa video pembelajaran dengan teknik animasi dan screen record berformat. Tahap development berdasarkan penilaian ahli materi diperoleh hasil sebesar 3,55 dengan kategori sangat layak, dari ahli media diperoleh hasil sebesar 3,50 dengan kategori sangat layak serta penilaian oleh pengguna (mahasiswa) dengan hasil sebesar 3,57 dengan kategori sangat layak. 
Developing E-Learning Media with the Contiguity Principle for the Subject of Autocad Nur Hidayat; Samsul Hadi; Abd. Basith; Suwandi Suwandi
Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol 24, No 1 (2018): (May)
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (394.235 KB) | DOI: 10.21831/jptk.v24i1.17796

Abstract

Technological advances have made possible to reduce limitation of space and time in learning. Students can interact with teachers and other students indirectly without face to face meetings through e-learning media. To create effective e-learning media, factors to be mainly considered are multimedia learning principles, one of which is contiguity. Thus, this study was aimed at developing e-learning media with the contiguity principle and examining its quality. The media were tested for measuring its effectiveness by statistically analyzing the differences in students’ learning achievement and motivation. This study was research and development using quasi experimental techniques whose subject is Vocational High School also known as Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Yogyakarta. The result of this study was e-learning media with the contiguity principle. The feasibility evaluation showed that the product had good quality in the aspects of media and materials. The effectiveness testing showed insignificant differences in learning achievement and motivation between the students using e-learning media with the contiguity principle and without the contiguity principle with the scores of 0.325 and 0.873 respectively.
Pemetaan Kawasan Wisata di Ruas Kali Jetis, Jatinom, Klaten Rochmadi, Sunar; Nayono, Satoto Endar; Hidayat, Nur; Elviana, Elviana
Civil Engineering for Community Development (CECD) Vol 3, No 1 (2024): Edisi April 2024
Publisher : Department of Civil Engineering Faculty of Engineering, Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36055/cecd.v1i2.24862

Abstract

Tujuan kegiatan untuk meningkatkan pemahaman warga masyarakat di sekitar Ruas Kali Jetis, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah tentang pemetaan kawasan wisata guna pemberdayaan masyarakat lokal. Sasaran kegiatan kelompok masyarakat yang akan dijadikan sasaran kegiatan PPM yang dalam hal ini, yaitu: (1) perangkat desa di sekitar Ruas Kali Jetis, (2) organisasi pemuda dan karang taruna dan pengurus pemuda dusun yang ada di desa tersebut, (3) tokoh masyarakat dan pemuka agama desa di sekitar Ruas Kali Jetis. Pendekatan yang dilakukan seperti pelatihan dan pendampingan, survey lapangan, pemetaan pendahuluan, pemetaan detail, pemetaan ulang, pengumpulan data, pengolahan data, dan penyusunan laporan pemetaan. Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah pengembangan sarana dan prasarana sesuai dengan hasil pemetaan Kawasan Wisata di Ruas Kali Jetis, Jatinom, Klaten. Pelaksanaan kegiatan pemetaan di Kawasan Ruas Kali Jetis, Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah dapat disimpulkan berjalan dengan baik serta mendapatkan tanggapan positif dari warga masyarakat dan perangkat desa. Warga cukup antusias dengan serangkaian kegiatan yang telah didesain.  Warga setempat juga terlibat langsung dalam pembangunan sarana dan prasarana kawasasn wisata di Ruas Kali Jetis. Output dari kegiatan pemetaan ini adalah gambar eksisting dan rencana Kawasan Wisata.
PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN POSTER DI BENGKEL Indah Wahyuni; Nur Hidayat
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 1 No. 1 (2019): NOVEMBER
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v1i1.28270

Abstract

ABSTRACTThis study is aimed to determine: (1) the use of posters as a medium of learning at the workshop of Education Department of Civil Engineering and Planning FT UNY, (2) requirements in making posters as instructional media, and (3) Correspondence between poster as a learning media with the workshop at Department of Education of Civil Engineering and Planning FT UNY. This study Applies a descriptive approach (descriptive research). In this study, the researchers did not provide any treatment to what is observed however only describes in detail merely to what was found in the data collection. The findings of this study are (1) poster has been used as a medium of learning both in carpentry, plumbing workshop, and rock workshop. Poster is used to convey information such as personal protective equipment, work step, parts of an instrument, learning products, and K3 (2) the factors of the preconditions if poster at carpentry and rock workshop have been fulfilled. However the preconditions the form of size and color of poster at the plumbing workshop still need to be resized. In addition, the suitability factors such as ease of posters indicators in order to be easily seen in carpentry and plumbing workshop also need to be resized. Other indicators contained in preconditions factors such as expediency and suitability in the third workshop have been fulfilled. (3) The compliance of poster in carpentry, plumbing workshop, and rock workshop at the Education Department of Civil Engineering and Planning FT UNY is good. Posters are suitable to the function and purpose of each workshop. They only need resizing and repositioning. Keywords: instructional media, posters, workshop  ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) penggunaan poster sebagai media pembelajaran di bengkel Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY (2) persyaratan dalam pembuatan poster sebagai media pembelajaran (3) Kesesuaian antara media pembelajaran poster dengan bengkel di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY. Penelitian ini menggunaan pendekatan deskriptif (descriptive reasearch). Dalam penelitian ini, peneliti tidak memberikan perlakuan terhadap apa yang diteliti tetapi hanya sebatas mendeskripsikan secara detail terhadap apa yang ditemukan dalam pengambilan data. Hasil penelitian ini adalah (1) Poster telah dimanfaatkan sebagai media pembelajaran baik di bengkel kayu, bengkel plambing, maupun bengkel batu. Poster digunakan untuk menyampaikan informasi alat pelindung diri, langkah kerja, bagian-bagian dari suatu alat, produk pembelajaran, maupun K3 (2) Faktor prasyarat poster di bengkel kayu dan bengkel batu sudah terpenuhi. Hanya saja untuk prasyarat berupa indikator ukuran dan warna poster di bengkel plambing masih perlu ditingkatkan. Selain itu, faktor kesesuaian berupa indikator kemudahan poster untuk terlihat di bengkel kayu dan plambing juga perlu ditingkatkan. Indikator lain yang terdapat pada faktor prasyarat, kemanfaatan, dan kesesuaian di ketiga bengkel tersebut sudah terpenuhi (3) Kesesuaian poster di bengkel kayu, bengkel plambing, dan bengkel batu di Jurusan Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY sudah baik. Poster sudah sesuai dengan fungsi dan maksud masing-masing bengkel. Hanya saja perlu adanya pembenahan dalam penempatan poster.Kata kunci: media pembelajaran, poster, bengkel
Pengembangan Modul Pembelajaran Mata Kuliah Praktik Kerja Plambing dan Sanitasi di Prodi Pendidikan Teknik Sipil dan Perencanaan FT UNY Rudi Nur Syamsudin; Nur Hidayat; Wisnu Rachmad Prihadi; Abdul Malik; Dian Eksana Wibowo
Jurnal Pendidikan Teknik Sipil Vol. 4 No. 1 (2022): June
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jpts.v4i1.49374

Abstract

ABSTRACT This study aims to: (1) understand and carry out the stages of preparing the learning module for the plumbing and sanitation work practice course; (2) determine the feasibility level of the learning module for the plumbing and sanitation work practice course. This study uses a 4-D model research and development approach which consists of four stages, namely: defining, planning, developing, and disseminating. The results of the module development research are: (1) define, there is no learning module for plumbing and sanitation work practice courses, (2) design, there are sixteen material discussions that are adjusted based on the curriculum and learning outcomes and are composed of learning objectives, material descriptions, summaries. , independent assignments,worksheets; (3) development, the assessment of the material obtained a score of 3.45 in the very appropriate category, the media assessment obtained a score of 3.37 in the appropriate category, and the assessment of the lecturer in charge of the subject received a score of 3.11 in the appropriate category; (4) dissemination, submission of modules to lecturers who are in charge of plumbing and sanitation work practices in the form of hardcopy and softcopy. Keywords: Module, Plumbing, Sanitation, Model 4-D ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk: (1) memahami dan melaksanakan cara penyusunan modul pembelajaran mata kuliah praktek kerja plambing dan sanitasi; (2) mengetahui kelayakan modul pembelajaran mata kuliah praktek kerja plambing dan sanitasi. Metodologi dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian dan pengembangan model 4-D yang terdiri dari empat tahap, yaitu: define (pendefinisian), design (perencanaan), develop (pengembangan), disseminate (penyebarluasan). Hasil penelitian pengembangan modul ini adalah: (1) define, belum tersedianya modul pembelajaran pembelajaran mata kuliah praktek kerja plambing dan sanitasi, (2) design, terdapat empat pembahasan materi, modul tersusun dari tujuan pembelajaran, uraian materi, rangkuman, dan soal latihan; (3) development, saran yang didapat adalah (detail materi dilengkapi, komposisi gambar dengan keterangan, dan ilustrasi menggunakan warna kontras dengan latar). Penilaian pada materi memperoleh skor 3,50 kategori sangat layak, penilaian media memperoleh skor 3,02 kategori layak, dan penilaian guru memperoleh skor 3,59 kategori sangat layak; (4) disseminate, penyerahan modul kepada dosen pengampu mata kuliah praktek kerja plambing dan sanitasi berupa softfile dan hardfile.