Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMETAAN POTENSI DAN ZONASI USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH (UMKM) BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KAWASAN PERKOTAAN KABUPATEN SUMBAWA M Aries Zukhri Angkasa; M Anugerah Puji Sakti; Alia Wartiningsih; Agazy Prasetya
Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Riset Kajian Teknologi dan Lingkungan
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jrktl.v9i1.2417

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi kemiskinan. Namun, pengembangan UMKM sering terkendala oleh keterbatasan data spasial mengenai sebaran, karakteristik usaha, dan potensi wilayah. Penelitian ini bertujuan memetakan potensi dan zonasi UMKM berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) di Kecamatan Sumbawa dan Kecamatan Labuhan Badas, Kabupaten Sumbawa. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dan spasial dengan teknik purposive sampling untuk penentuan lokasi penelitian serta accidental sampling terhadap 500 pelaku usaha mikro. Data primer diperoleh melalui wawancara terstruktur dan pengambilan koordinat lokasi usaha menggunakan Global Positioning System (GPS), sedangkan data sekunder diperoleh dari berbagai informasi terkait. Analisis dilakukan menggunakan statistik deskriptif, analisis spasial berbasis ArcGIS, serta analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMKM terkonsentrasi di wilayah perkotaan dengan jumlah terbesar berada di Kelurahan Labuhan Sumbawa (16,4%), Seketeng (15%), dan Bugis (13,6%). Sebanyak 65% pelaku UMKM adalah perempuan dan 41,5% berada pada kelompok usia produktif (30–45 tahun). Mayoritas usaha memiliki modal awal di bawah Rp5 juta (62%) dan omzet kurang dari Rp5 juta per bulan (57,8%). Sebanyak 56% UMKM belum memiliki legalitas usaha dan 92% masih menggunakan pemasaran konvensional. Analisis spasial menunjukkan pola persebaran UMKM mengikuti koridor jalan utama dan pusat aktivitas ekonomi. Strategi pengembangan yang direkomendasikan meliputi peningkatan akses permodalan, digitalisasi pemasaran, penguatan legalitas usaha, dan pembentukan sentra UMKM berbasis potensi wilayah. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar penyusunan kebijakan pemberdayaan UMKM yang lebih tepat sasaran dan berkelanjutan. Keyword : UMKM, Sistem Informasi Geografis, Pemetaan Spasial, Zonasi, Kabupaten Sumbawa;
PENYULUHAN BAHAYA PENYALAHGUNAAN NARKOBA BAGI GENERASI MUDA DI KABUPATEN SUMBAWA Lahmuddin Zuhri; Endra Syaifuddin; Noviana Noviana; Roli Pebrianto; Iwan Haryanto; M Anugerah Puji Sakti; Muhamad Panji Prabu Dharma
Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Pengembangan Masyarakat Lokal
Publisher : LPPM Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58406/jpml.v9i1.2415

Abstract

Permasalahan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja, khususnya pelajar, merupakan ancaman serius terhadap kualitas sumber daya manusia dan masa depan bangsa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kesadaran hukum, serta membangun sikap preventif pelajar terhadap bahaya narkoba di Kabupaten Sumbawa. Metode yang digunakan adalah penyuluhan melalui pendekatan ceramah dan diskusi interaktif yang dilaksanakan di lima SMA/MA di Kabupaten Sumbawa, yaitu MAN 1 Sumbawa Besar, SMA N 3 Sumbawa Besar, SMA N 1 Moyo Utara, SMAK ST Gregorius, dan SMA Muhammadiyah Sumbawa, dengan melibatkan Fakultas Hukum Universitas Samawa dan Satuan Reserse Narkoba Polres Sumbawa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan secara langsung di lingkungan sekolah efektif meningkatkan pengetahuan pelajar mengenai dampak narkoba dari aspek kesehatan, sosial, dan hukum, serta mendorong terbentuknya sikap kritis dan kemampuan menolak pengaruh negatif lingkungan. Selain itu, kegiatan ini juga berhasil menanamkan kesadaran pentingnya memilih pergaulan yang sehat dan mematuhi norma hukum. Kesimpulannya, penyuluhan berbasis edukasi hukum dan kesehatan merupakan strategi yang efektif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di kalangan pelajar. Oleh karena itu, diperlukan keberlanjutan program secara sistematis dan kolaboratif guna mewujudkan generasi muda yang berkarakter dan resilient terhadap ancaman narkoba.