Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Komunikasi Interpersonal Tenaga Kesehatan terhadap Loyalitas Pasien dengan Kepercayaan dan Kepuasan sebagai Variabel Intervening pada Pasien Rawat Jalan Saddam Ismail; Yaya Aria Santosa
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.280

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh komunikasi interpersonal tenaga kesehatan terhadap loyalitas pasien dengan kepercayaan dan kepuasan sebagai variabel intervening pada pasien rawat jalan di RS Mitra Medika Batanghari. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 120 responden pasien rawat jalan melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan empat kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan teknik serial mediation menggunakan pendekatan regresi jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal tenaga kesehatan berpengaruh positif terhadap kepercayaan pasien. Kepercayaan pasien secara signifikan meningkatkan kepuasan, dan kepuasan berkontribusi positif terhadap loyalitas pasien. Komunikasi interpersonal juga memiliki pengaruh langsung terhadap loyalitas pasien. Selain itu, kepercayaan pasien terbukti sebagai mediator dalam hubungan antara komunikasi interpersonal dan kepuasan, sedangkan kepuasan menjadi mediator dalam hubungan antara kepercayaan dan loyalitas. Secara berurutan, kepercayaan dan kepuasan memediasi pengaruh komunikasi interpersonal terhadap loyalitas pasien.
Hubungan Stres Kerja, Lingkungan Kerja, Insentif, Motivasi dan Karakteristik Individu terhadap Kinerja Perawat Wedelia Sadina Putri; Sonya Dewi Wulandari; Yaya Aria Santosa
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.281

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara stres kerja, lingkungan kerja, pemberian insentif, motivasi kerja, dan karakteristik individu terhadap kinerja perawat di RS Mitra Medika Batanghari. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 60 responden perawat melalui teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan enam alat ukur berupa kuesioner terstruktur yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik responden yang paling banyak menurut jenis kelamin adalah perempuan berjumlah 44 orang. Usia responden paling banyak bersusia kurang dari 40 tahun, yaitu sebanyak 55 orang responden. Menurut lama bekerja, paling banyak adalah kurang dari 5 tahun sebanyak 42 orang. Pendidikan paling banyak adalah DIII keperawatan yaitu 33 responden. Kesimpulannya terdapat pengaruh stres kerja, lingkungan kerja, pemberian insentif, motivasi kerja dan karakteristik individu terhadap kinerja perawat. Faktor yang paling banyak berpengaruh terhadap kinerja perawat adalah karakteristik individu. Saran, temuan ini menegaskan pentingnya intervensi manajerial dalam pengelolaan stres kerja, penciptaan lingkungan kerja yang suportif, serta sistem insentif yang adil dan transparan.  
Pengaruh Faktor Sumber Daya Manusia, Sarana dan Prasarana serta Dana Terhadap Ketersediaan Obat di Instalasi Farmasi RSUD Cibinong Putri Reza Permana; Yaya Aria Santosa; Ahdun Trigono
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 5 No. 2 (2026): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Februari 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v5i2.5686

Abstract

The optimal availability of medicines is an important indicator in supporting the quality of healthcare services in hospitals. This study aims to analyze the influence of human resources (HR), facilities and infrastructure, as well as funding on the availability of medicines at the Pharmacy Installation of Cibinong Regional General Hospital (RSUD Cibinong). A quantitative approach was employed in this study, using a survey method through questionnaires distributed to 36 respondents consisting of pharmaceutical personnel. The data analysis technique used was multiple linear regression. The results of the study indicate that partially, human resources have a significant effect on drug availability with a regression coefficient of 0.328 and a significance of 0.035. Facilities and infrastructure also have a significant effect with a coefficient of 0.132 and a significance of 0.049. Meanwhile, funds are the most dominant variable with a regression coefficient of 0.447 and a significance of 0.000. Simultaneously, these three variables have a significant effect on drug availability, with a calculated F value of 25.415 and a significance of 0.000. The adjusted R² value of 0.531 indicates that these three variables together explain 53.1% of the variation in drug availability. This study concludes that improving the quality of human resources, optimal maintenance of facilities and infrastructure, and efficient and timely management of funds are important factors in strengthening the hospital pharmaceutical logistics system and ensuring sustainable drug availability. Furthermore, the availability of medicines influenced by these three factors directly impacts healthcare service outcomes and patient satisfaction by enabling timely access to essential treatments and reducing the risk of treatment delays.