Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh System Quality, Information Quality, Service Quality melalui Mediasi Human Satisfaction dan Environment terhadap Net Benefit dalam Implementasi RME Zuhriya Aryati; Yeny Sulistyowati; Achda Ferdians
Journal of Language and Health Vol. 7 No. 2 (2026): Journal of Language and Health: June 2026
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v7i2.343

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh System Quality, Information Quality, Service Quality Melalui Mediasi Human Satisfaction Dan Environment Terhadap Net Benefit Dalam Implementasi RME Di RSUD HAMBA di Batang Hari. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif. Data dikumpulkan dari kuesioner yang dikirim ke  sampel penelitian yaitu pegawai rumah sakit RSUD HAMBA berjumlah 191 dengan menggunakan metode sampling sensus. Data dianalisis mengggunakan metode Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa variabel Environment memiliki pengaruh paling kuat dan signifikan terhadap peningkatan Net Benefit penggunaan RME, diikuti oleh Information Quality, Service Quality, dan System Quality yang berkontribusi melalui jalur mediasi seperti Satisfaction dan Environment. Secara langsung, Information Quality dan Service Quality tidak memberikan dampak langsung yang signifikan terhadap Net Benefit, keduanya efektif bila dimediasi oleh kepuasan pengguna dan lingkungan kerja. Satisfaction terbukti menjadi mediator penting dalam menghubungkan kualitas informasi dan layanan dengan manfaat sistem. Sebaliknya, System Quality tidak menunjukkan pengaruh langsung ataupun dengan mediasi yang signifikan terhadap Net Benefit, sehingga pendekatan berbasis sistem perlu dikombinasikan dengan strategi yang lebih berorientasi pada pengalaman pengguna dan dukungan organisasi. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan implementasi RME lebih ditentukan oleh faktor-faktor psikososial dan operasional daripada teknis semata.
Pengaruh Budaya Organisasi dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Yang Fimediasi Oleh Perilaku Disiplin (Studi Pada Karyawan Kontrak Tenaga Kesehatan Di Rumah Sakit Pusdikkes) Made Astintya Sinta Mahastuti; Nurcahyo Andarusito; Achda Ferdians
Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI) Vol 10, No 2 (2026): Jurnal Manajemen dan Administrasi Rumah Sakit Indonesia (MARSI)
Publisher : LPPM Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/marsi.v10i2.8261

Abstract

Kinerja tenaga kesehatan kontrak sangat dipengaruhi oleh budaya organisasi dan lingkungan kerja, dengan perilaku disiplin sebagai variabel mediasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh budaya organisasi dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan, baik secara langsung maupun melalui perilaku disiplin sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik analisis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (path coefficient 0,373; p-value 0,000) serta terhadap perilaku disiplin (0,584; p-value 0,000). Lingkungan kerja juga terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja (0,641; p-value 0,000) dan perilaku disiplin karyawan (0,376; p-value 0,000). Selain itu, perilaku disiplin berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan (0,298; p-value 0,000). Pengujian mediasi menunjukkan bahwa perilaku disiplin memediasi secara signifikan pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja (0,174; p-value 0,000) serta memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan (0,112; p-value 0,001). Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa budaya organisasi dan lingkungan kerja yang baik tidak hanya meningkatkan kinerja secara langsung, tetapi juga secara tidak langsung melalui penguatan perilaku disiplin karyawan. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi organisasi dalam meningkatkan kinerja melalui pengembangan budaya kerja dan penciptaan lingkungan kerja yang mendukung perilaku disiplin. Kata Kunci: Budaya Organisasi, Lingkungan Kerja, Kinerja Karyawan, Perilaku Disiplin, Rumah Sakit Militer