Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Antara Tingkat Pengetahuan dan Konsumsi Sugar Sweetened Beverages (SSBs) terhadap Status Gizi Mahasiswa/i Preklinik Lulu Asfi Assifa; Reni Zuraida; Fitria Saftarina; Laisa Azka
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1023

Abstract

Minuman berpemanis (Sugar-Sweetened Beverages/SSBs) merupakan salah satu sumber utama asupan gula yang banyak dikonsumsi oleh mahasiswa dan berpotensi memengaruhi status gizi. Mahasiswa kedokteran, meskipun memiliki pengetahuan kesehatan, masih memiliki risiko menerapkan perilaku konsumsi yang kurang sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan konsumsi Sugar-Sweetened Beverages (SSBs) terhadap status gizi pada mahasiswa/i preklinik Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Lampung. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 100 mahasiswa/i preklinik yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan konsumsi SSBs dinilai menggunakan Semi-Quantitative Food Frequency Questionnaire (SQ-FFQ). Status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh (IMT). Analisis data dilakukan menggunakan uji Fisher’s Exact dan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan yang baik dan tingkat konsumsi SSBs dalam kategori cukup, serta mayoritas memiliki status gizi tidak berlebih. Hasil analisis statistik menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan status gizi (p = 0,571) maupun antara konsumsi SSBs dengan status gizi (p = 0,216). Penelitian ini menyimpulkan bahwa tingkat pengetahuan dan konsumsi Sugar-Sweetened Beverages tidak berhubungan secara signifikan dengan status gizi mahasiswa/i preklinik.