Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Indeks Massa Tubuh Pra-Kehamilan dengan Kenaikan Berat Badan Berlebih Selama Kehamilan: A Literature Review Fitri Az Zahra; Dian Isti Angraini; Suryani Agustina Daulay; Reni Zuraida
Journal of Language and Health Vol. 6 No. 4 (2025): Journal of Language and Health: December 2025
Publisher : CV. Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jlh.v6i4.1107

Abstract

Kenaikan berat badan selama kehamilan atau gestational weight gain (GWG) merupakan indikator penting dalam kesehatan maternal dan berhubungan erat dengan berbagai outcome kehamilan. Tinjauan literatur ini bertujuan menganalisis hubungan antara Indeks Massa Tubuh (IMT) pra-kehamilan dan risiko GWG berlebih berdasarkan bukti dari berbagai negara. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, Scopus, Web of Science, Embase, dan Cochrane Library, serta ditambah penelusuran Google Scholar dan penelusuran referensi dari artikel terkait. Kata kunci utama yang digunakan mencakup istilah “prepregnancy BMI”, “preconception body mass index”, “gestational weight gain”, dan “excessive weight gain”, yang disesuaikan dengan sintaks masing-masing basis data. Melalui literature review pada beberapa basis data utama, empat studi yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara mendalam dengan membuat ringkasan dan menganalisis pada hasil penelitian. Hasil sintesis menunjukkan bahwa IMT pra-kehamilan yang berada pada kategori overweight atau obesitas secara konsisten meningkatkan risiko GWG berlebih. Faktor biologis seperti resistensi insulin dan inflamasi kronis, serta faktor psikologis seperti depresi prenatal, turut memperkuat hubungan tersebut. Selain itu, GWG berlebih pada perempuan dengan IMT tinggi terkait dengan risiko komplikasi maternal dan neonatal, termasuk diabetes gestasional, hipertensi kehamilan, makrosomia, serta bayi besar untuk usia kehamilan. Temuan ini menegaskan pentingnya intervensi prakonsepsi melalui pengelolaan berat badan, edukasi gizi, dan pemantauan kesehatan mental untuk mencegah GWG berlebih.