Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan utama di seluruh dunia yang berkontribusi besar terhadap morbiditas dan mortalitas penyakit kardiovaskular. Terapi antihipertensi digunakan secara luas untuk mengontrol tekanan darah, namun berbagai golongan obat antihipertensi diketahui dapat menimbulkan efek samping yang beragam. Efek samping tersebut berpotensi memengaruhi kenyamanan pasien dan pada akhirnya berdampak terhadap tingkat kepatuhan dalam menjalani pengobatan jangka panjang. Oleh karena itu, literature review ini bertujuan untuk mengkaji profil serta dampak efek samping obat antihipertensi berdasarkan golongannya terhadap kepatuhan terapi pada pasien hipertensi. Metode yang digunakan adalah kajian literatur melalui penelusuran artikel ilmiah pada basis data PubMed dan Google Scholar dengan kata kunci (Hypertension OR Angiotensin-converting enzyme inhibitors” OR “Angiotensin Receptor Blocker” OR “Calcium Channel Blocker” OR CCB OR ARB OR ACEI OR “Beta-Blocker” OR Diuretics OR Diuretic OR “antihypertensive drugs”). Artikel yang digunakan dibatasi pada publikasi 2015-2025, berbahasa Indonesia atau Inggris, dan melibatkan pasien dengan diagnosis hipertensi. Sejumlah jurnal nasional dan internasional mendapatkan 20.908 artikel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 6 artikel kemudian dianalisis secara komprehensif. Hasil telaah literatur menunjukkan bahwa setiap golongan obat antihipertensi memiliki profil efek samping yang khas. ACE-Inhibitor sering dikaitkan dengan batuk kering dan angioedema, CCB dengan edema perifer dan palpitasi, diuretik dengan gangguan elektrolit dan poliuria, serta beta-blocker dengan bradikardia, hipotensi, dan kelelahan. Beberapa studi menunjukkan bahwa pasien yang mengalami efek samping tertentu, seperti kelelahan, nyeri otot, atau gangguan tidur, memiliki risiko yang lebih tinggi untuk tidak patuh terhadap pengobatan. Efek samping tertentu terbukti berhubungan signifikan dengan penurunan tingkat kepatuhan, khususnya pada pasien yang menjalani terapi jangka panjang. Dapat disimpulkan bahwa efek samping obat antihipertensi berdasarkan golongan memiliki pengaruh terhadap kepatuhan terapi pasien hipertensi. Oleh karena itu, pemantauan efek samping serta edukasi yang tepat kepada pasien sangat penting untuk meningkatkan kepatuhan dan keberhasilan terapi hipertensi.