Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kewirausahaan mahasiswa melalui pendampingan dalam pemanfaatan potensi lokal Kalimantan Selatan berupa tanaman purun sebagai bahan baku kerajinan yang memiliki nilai ekonomi. Purun merupakan salah satu sumber daya alam yang melimpah di wilayah lahan basah Kalimantan Selatan dan telah lama dimanfaatkan masyarakat sebagai bahan dasar berbagai produk anyaman. Namun demikian, pengembangan produk berbasis purun masih memerlukan inovasi agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas dan memiliki daya saing. Kegiatan pendampingan dilaksanakan kepada kelompok mahasiswa yang memiliki minat berwirausaha melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, praktik pembuatan kerajinan purun, pendampingan pengembangan produk, serta evaluasi hasil kegiatan. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif (participatory approach) dengan mengedepankan keterlibatan aktif peserta dalam setiap tahapan kegiatan. Mahasiswa memperoleh pengetahuan mengenai potensi ekonomi produk lokal, teknik dasar pengolahan dan penganyaman purun, pengembangan desain produk, serta strategi pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan berbagai produk kerajinan, seperti tas, dompet, tempat tisu, wadah penyimpanan, dan aksesori dekoratif dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan sebelum pendampingan. Selain peningkatan keterampilan teknis, kegiatan ini juga memberikan dampak terhadap meningkatnya kreativitas, jiwa kewirausahaan, kemampuan bekerja sama, dan kesadaran mahasiswa akan pentingnya pelestarian kearifan lokal sebagai sumber keunggulan kompetitif. Program pendampingan ini diharapkan menjadi model pembinaan kewirausahaan berbasis potensi daerah yang berkelanjutan, sehingga mampu mendorong lahirnya wirausaha muda yang inovatif, berdaya saing, sekaligus berkontribusi dalam pengembangan ekonomi kreatif dan pelestarian budaya lokal Kalimantan Selatan