Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Identifikasi Pengaruh Laju Alir Udara Terhadap Performa Efisiensi Aliran PM dalam Sistem Blower ESP Berbasis IoT Arif Budianto; Hanana Fadila Nurul Yaqin; Suaibatul Islamiah; Roviq Wijaya; Ni Ketut Anggriani; Kasnawi Al Hadi; Halil Akhyar
Lambda: Jurnal Ilmiah Pendidikan MIPA dan Aplikasinya Vol. 5 No. 1 (2025): Lambda
Publisher : Lembaga Bale Literasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58218/lambda.v5i1.1243

Abstract

One of the air emission mitigation efforts is the development of electrostatic precipitator (ESP)-based filtration. On the other hand, this method requires further identification of the effect of flow rate on the resulting efficiency level. Therefore, this study aims to identify the best flow rate in a low-power, small-scale miniature ESP system based on ESP, with the application of IoT technology in real-time and accurate data monitoring. The study was conducted in a closed chamber using an IoT-based flow rate measurement system (anemometer). The flow rate was varied into two categories, namely inlet and outlet. Measurements were made for 100 s consecutively on both air flow paths. Work efficiency was calculated based on the difference between the inlet and outlet flow rates, which was then compared with the inlet flow rate. Data communication efficiency was analyzed using RSSI parameters based on the IoT system using a 4G internet network. The measurement results showed similarity in data between the inlet and outlet flow rates, with an efficiency level of 87%. RSSI in data communication is above -60 dBm with a strong transmission signal category. These results conclude that flow rate can affect air flow efficiency performance. The quality of an IoT network can be analyzed using the RSSI parameter.
Pelatihan Penggunaan KIT Peraga Bandul Matematis Berbasis Sensor Sebagai Sumber Belajar Inovatif Berbasis STEM untuk Guru MGMP Kabupaten Lombok Timur Satutik Rahayu; Sutrio; Kasnawi Al Hadi; Syahrial A; Roviq Wijaya
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15929

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemanfaatan sumber belajar inovatif berbasis teknologi di kalangan guru fisika anggota MGMP Kabupaten Lombok Timur, khususnya dalam pembelajaran materi bandul matematis yang selama ini cenderung menggunakan alat peraga konvensional dengan tingkat akurasi pengukuran yang rendah serta belum terintegrasinya pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) secara utuh dalam proses pembelajaran. Tujuan dari kegiatan ini adalah memberikan pelatihan penggunaan KIT peraga bandul matematis berbasis sensor sebagai sumber belajar inovatif yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman konsep fisika sekaligus melatih keterampilan saintifik dan rekayasa peserta didik secara terpadu. Metode pelaksanaan pengabdian menggunakan pendekatan partisipatif melalui tahapan persiapan, sosialisasi, pelatihan dalam bentuk workshop, serta pendampingan, yang melibatkan para guru fisika anggota MGMP Kabupaten Lombok Timur sebagai peserta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pemahaman guru terhadap konsep bandul matematis dan pemanfaatan teknologi sensor setelah mengikuti pelatihan, sebagaimana terlihat dari kemampuan guru dalam mengoperasikan KIT peraga, menganalisis data hasil pengukuran, serta merancang ulang kegiatan praktikum berbasis STEM secara lebih mandiri dan kreatif. Respons para peserta terhadap pelatihan juga sangat positif karena mereka memperoleh pengalaman langsung dalam mengintegrasikan teknologi sensor ke dalam pembelajaran fisika yang selama ini dianggap abstrak oleh sebagian besar siswa. Simpulan dari pengabdian ini adalah bahwa pelatihan penggunaan KIT peraga bandul matematis berbasis sensor efektif dalam meningkatkan kompetensi pedagogik dan profesional guru MGMP Fisika Kabupaten Lombok Timur, serta berpotensi menjadi sumber belajar inovatif berorientasi STEM yang dapat direplikasi dan dikembangkan lebih lanjut di masing-masing sekolah melalui program tindak lanjut dan pendampingan berkelanjutan.