Sa’idy
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literature as a Medium for Value Internalization: Exploring Islamic Education within the Realm of 3 Color Muhammad Maghfi Fedrya; Sa’idy; Beti Susilawati; Nadia Eka Sauwitri; Shriya Sinha
Cultura Islamica: Journal of Islamic Studies, Management, and Culture Vol. 2 No. 1 (2026): June 2026 | Islamic Studies, Management, and Culture
Publisher : WISE Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70211/culturaislamica.v2i1.365

Abstract

This study examines the integration of Islamic values in the novel Ranah 3 Warna by Ahmad Fuadi and explores its relevance as a learning media for Islamic Religious Education (IRE) at MAN 1 Bandar Lampung. Using a mixed-methods approach, this research investigates how the novel conveys Islamic values through character development, conflicts, and the moral dilemmas faced by the protagonist, as well as how these values can be applied in an educational context. The findings show that the novel is effective in conveying values such as faith, discipline, responsibility, hard work, patience, and social benefits through its narrative and character development. These values, presented in real-life contexts, provide a reflective learning experience for students, making them easier to understand and internalize. Additionally, the study reveals that this novel can serve as a valuable pedagogical tool in IRE learning, encouraging reflective discussions, character-building activities, and student motivation. The relevance of the novel in IRE teaching lies in its ability to bridge the gap between abstract Islamic concepts and students' real-life experiences, helping them understand the why and how of applying Islamic values. This study contributes to the field of Islamic Education by advocating the use of literature as a dynamic medium to strengthen moral and character education in schools.
IMPLEMENTASI SERVICE LEARNING DALAM PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMK NEGERI 2 BANDAR LAMPUNG Ade Putri Az Zahra; Uswatun Hasanah; Era Octafiona; Sa’idy; Umi Hijriyah
QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies Vol. 4 No. 2 (2025): QANUN: Journal of Islamic Laws and Studies, Desember 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/qanun.v4i2.1099

Abstract

Service learning merupakan pendekatan pembelajaran yang mengintegrasikan kegiatan akademik dengan pelayanan masyarakat untuk menumbuhkan kesadaran sosial, empati, dan tanggung jawab peserta didik. Penelitian-penelitian sebelumnya mengenai service learning umumnya berfokus pada pendidikan umum dan belum banyak diterapkan dalam konteks Pendidikan Agama Islam (PAI). Selain itu, masih sedikit yang membahas bagaimana model service learning dapat diintegrasikan dengan nilai, materi, dan tujuan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI). Berdasarkan kesenjangan berikut artikel ini membahas implementasi service learning dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SMK Negeri 2 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan service learning mampu meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai keagamaan melalui pengalaman langsung, terutama dalam kegiatan sosial, bakti masyarakat, dan proyek kolaboratif. Guru berperan sebagai fasilitator yang menghubungkan teori agama dengan aksi sosial. Meski demikian, ditemukan beberapa kendala seperti keterbatasan waktu pembelajaran, sarana prasarana, serta koordinasi antar pihak yang belum optimal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa service learning dapat menjadi strategi efektif dalam memperkuat pengembangan karakter dan spiritual peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam.