Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Dampak Negatif Psikologis Penggunaan Instagram Terhadap Perilaku Remaja di Indonesia Aldiez Rizkia Centrinova; Muhammad Nabil Syarif Habibi; Mohammad Wahyu Dwi Nugroho; Adhharul Haqqullah; Mikail Muhammad Ash Shidqi; Muhammad Rayhan Nurardin Pane; Ghifari Rabbani Ardiansyah; Irhab Faiz Hidayat; Maulana Muhammad Ad-Dzikr; Hisham Nafis Mahdavikia
Journal of Communication in Tourism, Culture and Education Vol. 2 No. 2: July-December 2026
Publisher : Institut Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jctce.v2i2.275

Abstract

Instagram menjadi ruang digital yang dekat dengan kehidupan remaja karena tidak hanya digunakan untuk komunikasi, tetapi juga untuk menampilkan diri, mencari pengakuan, dan membandingkan kehidupan secara visual. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak negatif psikologis penggunaan Instagram terhadap perilaku remaja di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review yang mengacu pada model Kitchenham dan Charters serta pelaporan PRISMA 2020. Data diperoleh dari 15 artikel ilmiah yang relevan dengan penggunaan Instagram/media sosial, dampak psikologis, dan perilaku remaja. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan Instagram dapat memicu social comparison melalui paparan foto, story, reels, filter, likes, komentar, dan jumlah pengikut. Social comparison berhubungan kuat dengan self-esteem dengan nilai r = 0,988 dan p = 0,000. Intensitas penggunaan Instagram juga berperan terhadap body dissatisfaction dengan p = 0,004 dan R² = 0,392. Dampak psikologis tersebut berkembang menjadi FoMO dan nomophobia yang berhubungan dengan phubbing sebesar r = 0,446 dan r = 0,395. Dengan demikian, penggunaan Instagram berdampak melalui alur bertahap: perbandingan sosial, tekanan psikologis, ketergantungan digital, dan perubahan perilaku remaja.
Analisis Dampak Permasalahan Hukum Investree terhadap Ekosistem Startup Digital di Indonesia Aldiez Rizkia Centrinova; Irhab Faiz Hidayat; Fairuz Khansa’ Nailah; Ida Ayu Putu Rani Pradnyandari; Nadine Azzadiena Farahdiansyah; Sholiq Sholiq
Journal of Management, Accounting, and Administration Vol. 2 No. 1: July - September 2025
Publisher : Institut Nurul Islam Mojokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52620/jomaa.v2i1.185

Abstract

Kasus hukum yang menimpa PT Investree Radhika Jaya menjadi sorotan dalam perkembangan ekosistem startup digital di Indonesia, khususnya di sektor financial technology (fintech) dan peer-to-peer (P2P) lending. Investree mengalami pencabutan izin oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Oktober 2024 akibat pelanggaran terhadap ketentuan modal minimum dan tingginya tingkat kredit macet (NPL) sebesar 16%, serta dugaan tindak pidana oleh mantan CEO-nya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus, melalui analisis data sekunder dari dokumen resmi, berita, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kasus ini menimbulkan dampak serius terhadap kepercayaan publik dan investor, memicu penguatan regulasi, serta mengganggu stabilitas ekosistem startup digital secara keseluruhan. Selain mencerminkan lemahnya tata kelola perusahaan, kasus Investree juga menjadi refleksi penting atas risiko sistemik di sektor startup berbasis keuangan. Meskipun membawa dampak negatif, insiden ini juga menjadi titik balik bagi regulator dan pelaku industri untuk memperkuat praktik tata kelola, meningkatkan pengawasan, dan membangun ekosistem digital yang lebih sehat dan berkelanjutan.