Efek Dzhanibekov, juga dikenal sebagai Theorem Bola Sepak Tennis, adalah fenomena ketidakstabilan rotasi yang terjadi pada benda tegar triaksial dengan momen inersia menengah ketika berotasi di sekitar sumbu. Karena fenomena ini menunjukkan keterbatasan model konservatif yang dikembangkan melalui persamaan Euler klasik, itu menjadi salah satu topik penting dalam dinamika benda tegar. Tujuan penelitian ini adalah untuk menyelidiki evolusi teori dan aplikasi Efek Dzhanibekov. Data dikumpulkan dari buku mekanika klasik dan artikel ilmiah internasional yang diterbitkan antara tahun 2024 dan 2025. Identifikasi, seleksi, ekstraksi, dan sintesis hasil penelitian yang relevan adalah cara analisis dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persamaan Euler klasik dapat menjelaskan fenomena pembalikan orientasi dan ketidakstabilan sumbu tengah, tetapi belum dapat menjelaskan relaksasi precession. Studi baru menunjukkan bahwa mekanisme difusi orientasi internal, yang merupakan mekanisme disipasi internal yang paling penting dalam mengarahkan sistem ke keadaan stabil yang membutuhkan energi minimal. Fenomena Dzhanibekov juga ditemukan pada sistem bandul elastis yang memiliki karakteristik dinamika yang lambat dan cepat. Ini menunjukkan bahwa fenomena ini berlaku secara universal. Ketidakstabilan sumbu tengah digunakan dalam teknologi antariksa untuk melakukan reorientasi satelit tanpa propelan dengan mengontrol tensor inersia. Selain itu, dalam bidang astrofisika, Efek Dzhanibekov digunakan untuk menjelaskan aktivitas magnetar melalui mekanisme gaya Euler yang menghasilkan semburan sinar-X dan gelombang gravitasi. Kajian ini menunjukkan bahwa, dari konsep mekanika klasik, Efek Dzhanibekov telah berkembang menjadi fenomena yang mencakup berbagai disiplin ilmu, dan memiliki dampak yang signifikan pada fisika modern, teknologi antariksa, dan astrofisika.