Diana Friwahyuni
Universitas PGRI Argopuro Jember

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Media Pembelajaran Phygital pada Anak Usia Dini: Keseimbangan antara Stimulasi Sensorik Taktil dan Interaktivitas Digital Diana Friwahyuni; Pascalian Hadi Pradana; Muhammad Agus Sugiarto
Journal of Education and Pedagogy Vol. 3 No. 1 (2026): April
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jep.v3i1.65

Abstract

Media pembelajaran phygital (physical-digital) merupakan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan elemen fisik taktil dengan interaktivitas digital untuk mendukung perkembangan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menyintesis bukti ilmiah terkait: (1) karakteristik desain instruksional media phygital yang efektif bagi anak usia 2-6 tahun, (2) pengaruh media phygital terhadap perkembangan motorik halus dan koordinasi mata-tangan anak, dan (3) tantangan teknis serta pedagogis guru PAUD dalam mengimplementasikan media phygital. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) yang mengikuti protokol PRISMA 2020. Pencarian dilakukan pada basis data Scopus, Google Scholar, ERIC, dan SINTA dengan rentang publikasi 2011-2025. Dari 487 artikel yang teridentifikasi, 16 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis secara mendalam. Hasil sintesis menunjukkan bahwa desain phygital yang efektif mengintegrasikan scaffolding digital-fisik, prinsip Universal Design for Learning (UDL), dan umpan balik multimodal. Media phygital terbukti lebih unggul dibandingkan media digital murni dalam meningkatkan motorik halus, koordinasi mata-tangan, dan kemampuan berpikir komputasional anak. Namun, implementasinya menghadapi tantangan serius berupa keterbatasan infrastruktur, kurangnya kompetensi TPACK (Technological Pedagogical and Content Knowledge) guru, serta minimnya panduan pedagogis yang kontekstual.
Evolusi Media Pembelajaran Berbasis Phygital di PAUD: Tinjauan Literatur Sistematis Mengenai Integrasi Pengalaman Fisik dan Digital Diana Friwahyuni; Nur Zahratin Nafisah R; Hepta Bungsu Agung Jayawardana
Journal of Educational Science and E-Learning Vol. 3 No. 1 (2026): Juni
Publisher : CV Rena Cipta Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62354/jese.v3i1.55

Abstract

Digitalisasi pembelajaran pada jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) selama ini banyak diarahkan pada penggunaan layar (screen-time) yang berisiko menggeser interaksi fisik dan sensorimotor anak. Pendekatan phygital menawarkan alternatif dengan mengintegrasikan objek fisik yang dapat dimanipulasi langsung oleh anak dengan augmentasi digital, sehingga pengalaman belajar tetap berbasis gerak dan sentuhan tanpa kehilangan keunggulan interaktivitas teknologi. Penelitian ini bertujuan menganalisis evolusi konsep, jenis, dan efektivitas media pembelajaran berbasis phygital pada PAUD melalui tinjauan literatur sistematis (systematic literature review) dengan mengikuti protokol Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA) 2020. Penelusuran dilakukan pada basis data Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, serta Google Scholar/Mendeley terhadap publikasi tahun 2021–2026, menghasilkan 14 studi yang memenuhi kriteria inklusi dari 297 rekod awal. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa media phygital mencakup augmented reality berobjek fisik, robotika tangible, dan artefak bermain bersensor berkontribusi positif terhadap kemampuan kognitif, literasi awal, computational thinking, serta keterampilan sosial-emosional anak, dengan keunggulan dibanding media digital murni karena tetap mempertahankan keterlibatan motorik dan sosial. Tantangan utama meliputi kesenjangan infrastruktur, kesiapan kompetensi digital pendidik, dan risiko beban kognitif berlebih. Penelitian ini menegaskan kebaruan posisi phygital learning sebagai paradigma transisi yang relevan diadaptasi dalam Kurikulum di Indonesia.