Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Servant Leadership terhadap Organizational Citizenship Behavior dan Teacher Performance dengan Mediasi Affective Trust dan Organizational Climate di Sekolah Dasar Perkumpulan Strada Cabang Jakarta Paulus Edi Sukasno; Niko Sudibjo
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (525.715 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i9.9460

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi guru akan Pengaruh Servant Leadership Terhadap Organizational Citizenship Behavior dan Teacher Performance dengan Mediasi Affective Trust dan Organizational Climate di Sekolah Dasar Perkumpulan Strada Cabang Jakarta. Merupakan penelitian kuantitatif. Jumlah populasi 203 dengan jumlah sampel 134 responden yang ditentukan dengan rumus Slovin. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner tertutup sebagai data utama serta wawancara dan studi dokumen sebagai data pendukung. Skala pengukuran menggunakan 5 skala Linkert (sangat setuju, setuju, ragu-ragu, tidak setuju, dan sangat tidak setuju). Teknik Analisa data menggunakan statistik baik statistik deskriptif maupun statistik inferensial. Uji statistiknya menggunakan SmartPLS dengan model pengukuran outer model maupun inner model. Hasil penelitian ditemukan bahwa ada pengaruh positif secara signifikan antara servant leadership terhadap teacher performance, organizational citizenship behavior, affective trust, dan organizational climate. Ada pengaruh positif secara signifikan antara avective trust terhadap teacher performance dan ada pengaruh positif tidak signifikan antara affective trust terhadap organizational citizenship behavior. Ada pengaruh positif secara signifikan antara organizational climate terhadap teacher performance maupun organizational citizenship behavior. Affective trust memediasi pengaruh positif secara signifikan servant leadership terhadap teacher performance namun affective trust memediasi pengaruh positif tidak signifikan servant leadership terhadap organizational citizenship behavior. Organizational climate memediasi pengaruh positif servant leadership terhadap teacher performance dan servant leadership terhadap organizational citizenship behavior.
SISTEM INFORMASI PENGARSIPAN DOKUMEN DATA PEGAWAI PADA BAGIAN SUMBER DAYA MANUSIA TVRI STASIUN SULAWESI TENGGARA Sukasno, Wijanarko; Zainuddin, Zainuddin; Maruji, Maruji
Simtek : jurnal sistem informasi dan teknik komputer Vol. 10 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : STMIK Catur Sakti Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51876/simtek.v10i2.1681

Abstract

Pengarsipan dokumen data pegawai merupakan suatu hal yang sangat penting di suatu organisasi, terutama bagi instansi seperti Stasiun TVRI Sulawesi Tenggara. Pengarsipan dokumen pada bagian Sumber Daya Manusia Stasiun TVRI Sulawesi Tenggara masih dilakukan dengan menulis pada buku agenda dan menyimpan dokumen di lemari pengarsipan, sehingga menyulitkan dalam pencarian dokumen dan sering terjadi kehilangan dokumen. Tujuan dari penelitian ini untuk mencari solusi yang tepat agar pengarsipan dokumen data pegawai pada bagian SDM Stasiun TVRI Sulawesi Tenggara lebih efektif dan efesien dengan membuat sebuah aplikasi pengarsipan dokumen elektronik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode model pengembangan sistem yakni Model Waterfall. Model perancangan dan analisis aplikasi mengunakan model UML (Unified Modeling Language) yang merupakan sebuah bahasa yang berorientasi pada objek atau OOP (Object Oriented Programming). Pembuatan dan pengembangan aplikasi menggunakan menggunakan bahasa pemrograman yang statis yaitu PHP (Hypertext Pre-processor) dan MySQL sebagai basis data aplikasi. Hasil dari penelitian pembuatan aplikasi pengarsipan dokumen data pegawai ini terdiri dari dashboard pegawai, data pribadi, data pendidikan, data kenaikan gaji berkala dan data kepangkatan yang dapat digunakan bagian SDM Stasiun TVRI Sulawesi Tenggara dalam pengarsipan dokumen elektronik, terutama pegawai karena pengarsipan surat sudah tersimpan di basis data
HUBUNGAN MATHEMATICS SELF-EFFICACY DAN MATH ANXIETY DI SISWA SMP DI YOGYAKARTA Yoel Christian Sukasno; Reny Yuniasanti
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i3.11762

Abstract

ABSTRACT Students’ ability to engage in mathematics learning is determined not only by their mastery of concepts but also by the psychological conditions accompanying the learning process. One issue that remains prevalent at the junior high school level is the emergence of math anxiety, which may hinder students’ engagement and academic performance. This study explores the relationship between mathematics self-efficacy and math anxiety among junior high school students in Yogyakarta. The study employed a quantitative correlational approach using pre-test data from 187 eighth-grade students from four public and private junior high schools. Data were collected through a 23-item mathematics self-efficacy questionnaire and a 14-item math anxiety questionnaire using a Likert scale. The quality of the instruments was supported by good reliability values, as indicated by Cronbach’s alpha coefficients of 0.856 for mathematics self-efficacy and 0.874 for math anxiety. The analysis showed that the data met the assumptions of normality and linearity, making them suitable for Pearson correlation analysis. [M2.1]A significant negative relationship was found between the two variables, indicating that an increase in students’ confidence in their mathematical abilities was associated with a decrease in their level of anxiety in mathematics learning. These findings reinforce the importance of developing students’ psychological aspects as an integral part of mathematics learning strategies that support well-being and academic success. ABSTRAK Kemampuan siswa dalam menghadapi pembelajaran matematika tidak hanya ditentukan oleh penguasaan konsep, tetapi juga oleh kondisi psikologis yang menyertai proses belajar. Salah satu isu yang masih banyak ditemukan pada jenjang Sekolah Menengah Pertama adalah munculnya math anxiety yang dapat menghambat keterlibatan dan performa akademik siswa. Penelitian ini mengeksplorasi keterkaitan antara mathematics self-efficacy dan math anxiety pada siswa SMP di Yogyakarta. Kajian dilakukan menggunakan pendekatan kuantitatif korelasional dengan memanfaatkan data pre-test dari 187 siswa kelas VIII yang berasal dari empat SMP negeri dan swasta. Pengumpulan data dilakukan melalui angket mathematics self-efficacy sebanyak 23 butir dan angket math anxiety sebanyak 14 butir dengan skala Likert. Kualitas instrumen didukung oleh nilai reliabilitas yang baik, ditunjukkan melalui koefisien Cronbach’s alpha sebesar 0,856 untuk mathematics self-efficacy dan 0,874 untuk math anxiety. Hasil analisis menunjukkan bahwa data memenuhi asumsi normalitas dan linearitas sehingga layak dianalisis menggunakan korelasi Pearson. Hubungan negatif yang signifikan ditemukan antara kedua variabel yang mengindikasikan bahwa peningkatan keyakinan siswa terhadap kemampuan matematisnya berkaitan dengan penurunan tingkat kecemasan dalam pembelajaran matematika. Temuan ini memperkuat pentingnya pengembangan aspek psikologis siswa sebagai bagian integral dari strategi pembelajaran matematika yang mendukung kesejahteraan dan keberhasilan belajar.