Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Edukasi Pembuatan MP-ASI Bahan Dasar Pangan Lokal 2 Hewani 1 Nabati sebagai Upaya Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Kendal Ardian Candra Mustikaningrum; Nafillah Nafillah; Amanda Puspita Sari
Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Jurnal ABDIMAS-HIP Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Akbid Harapan Ibu Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37402/abdimaship.vol5.iss1.306

Abstract

Toddlers are a group vulnerable to various nutritional problems caused by changes in physiological function. One of the nutritional problems that occurs is stunting. The prevalence of stunting in Kendal Regency in 2023 will reach 11.4%. The cause of this problem is the mother's nutritional parenting patterns and inappropriate fulfillment of nutritional needs for toddlers. In fact, Kendal Regency is a coastal area that has the potential for abundant fish as a source of animal protein. This fish can be used as a basic ingredient for making complementary foods for breast milk (MP-ASI) for stunted children. Providing this complementary food can be done by modifying processed products in the form of catfish and shrimp as animal protein with the addition of tofu as a source of vegetable protein. This preparation can be made into a dragon's foot product which is one of toddlers' favorite foods. This community service aims to provide education to mothers of toddlers so they can make MP ASI independently using local basic ingredients. The methods in this activity are opening, presentation of material, demonstration of making MP ASI from local food ingredients 2 animal 1 vegetable, discussion and evaluation. A total of 37 participants took part in this activity, who had filled out a questionnaire. The results show that there has been an increase in knowledge of making MP ASI using local food ingredients.
Hubungan Postur Kerja dan Lama Kerja Terhadap Keluhan Low Back Pain Pada Pekerja Pabrik Amanda Puspita Sari; Radiati Moviana; Triya Ulva Kusuma; Nafilah Nafilah
Afiasi : Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol. 11 No. 1 (2026): Afiasi
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afiasi.v11i1.536

Abstract

Nyeri punggung bawah (LBP) adalah nyeri punggung bawah yang disebabkan oleh postur kerja yang buruk dan pergerakan berulang. Pentingnya keselamatan kerja adalah untuk mencegah gangguan muskuloskeletal dan menjaga kesehatan pekerja. Keluhan LBP sering muncul karena postur kerja yang tidak ergonomis dan durasi kerja dalam waktu yang lama. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan hubungan antara postur kerja dan lama kerja dengan tingkat keluhan nyeri punggung bawah di antara pekerja di pabrik tahu. Jenis penelitian yang digunakan adalah observasional dengan desain potong lintang. Sampel penelitian terdiri dari 57 pekerja diambil menggunakan teknik slovin. Pengolahan data dilakukan secara univariat dan bivariat, dengan uji statistik yang digunakan adalah uji Kendall’s Tau untuk menganalisis hubungan antara postur kerja dengan tingkat keluhan LBP dan uji chi-square untuk menganalisis hubungan antara lama kerja dengan tingkat keluhan LBP. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan antara postur kerja dan tingkat keluhan LBP dengan nilai p sebesar 0,007 dan nilai r sebesar (0,362**) dan menunjukkan adanya hubungan antara lama kerja dan tingkat keluhan LBP dengan nilai p 0,001 dan OR (9,6). Disarankan agar manajemen pabrik memberikan pelatihan keselamatan kerja, pemeriksaan kesehatan secara berkala, dan mengatur jam kerja untuk menghindari kelebihan