Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PRINSIP-PRINSIP DALAM PENILAIAN DAN RELEVANSINYA DENGAN PEMBELAJARAN PAI SERTA KURIKULUM SAAT INI Noor Syifa Azkia Rahmah; Latifah Latifah; Nor Laila; Yahya MOF; Najminnur Hasanatun Nida
TARBIYAH DARUSSALAM: JURNAL ILMIAH KEPENDIDIKAN DAN KEAGAMAAN Vol. 10 No. 01 (2026): Tarbiyah Darussalam : Jurnal Ilmiah Kependidikan dan Keagamaan
Publisher : Fakultas Tarbiyah IAI Darussalam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/tadrs.v10i01.803

Abstract

Penilaian merupakan komponen penting dalam pembelajaran, terkhusus pada Pendidikan Agama Islam (PAI). Pembelajaran PAI tidak hanya bertujuan transfer ilmu, akan tetapi meliputi transfer nilai dan pembinaan akhlak sehingga diperlukan penilaian atau evaluasi yang fleksibel, otentik, dan berkelanjutan agar sesuai dengan tuntutan pembelajaran pada generasi sekarang. Penilaian tidak hanya mengukur ketercapaian akademik saja, melainkan juga menilai perkembangan sikap, karakter, dan keterampilan peserta didik. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji prinsip-prinsip penilaian dan relevansinya dengan pembelajaran PAI di kurikulum saat ini. Penelitian menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur, seperti buku, jurnal ilmiah, artikel, dan hasil penelitian terdahulu yang berkaitan dengan evaluasi pendidikan dan pembelajaran PAI. Hasil kajian menunjukkan bahwa prinsip-prinsip dalam penilaian meliputi, objektivitas, kontinuitas (keberlanjutan), dan komprehensif. Adapun prinsip-prinsip tersebut masih sangat relevan dengan kurikulum saat ini meliputi, prinsip keseluruhan (al-kamal/al-amam), prinsip kesinambungan (istimrar), dan prinsip objektivitas (maudhu’iyyah). Semua prinsip tersebut harus diterapkan dalam evaluasi pembelajaran Pendidikan Agama Islam agar mampu mencerminkan hasil evaluasi yang akurat, terpercaya, adil dan akuntabel. Selain itu, penilaian dalam PAI perlu mencakup aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik secara seimbang agar mampu menggambarkan perkembangan peserta didik secara menyeluruh. Meskipun dalam realitasnya penilaian masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti subjektivitas guru, tekanan dari orang tua dan lingkungan sekolah, serta kecenderungan berorientasi pada capaian nilai semata. Oleh karena itu, diperlukan komitmen pendidik untuk menerapkan prinsip-prinsip penilaian secara konsisten, profesional, dan berintegritas. Agar pembelajaran PAI dapat memperkuat karakter religius, akhlak mulia, dan kompetensi peserta didik sesuai tuntutan pendidikan masa kini.
Pendalaman Dan Pengembangan Materi Pendidikan Agama Islam Bidang Al-Quran Di Madrasah Aliyah Aprina Noor Latifah; Nisa Muflihah; Nor Laila; Hasni Noor
EDU-RILIGIA: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam dan Keagamaan Vol 9, No 4 (2025): Oktober-Desember
Publisher : Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47006/er.v9i4.27007

Abstract

This study explores the deepening and development of Islamic Religious Education (IRE) materials in the field of Al-Qur'an studies at Madrasah Aliyah. The research aims to identify the effectiveness, relevance, and implementation of Al-Qur'an learning materials in enhancing students' understanding, interpretation skills, and Qur'anic literacy. Using a qualitative approach-including literature review, curriculum analysis, and interviews with teachers-the study examines how instructional strategies, learning resources, and assessment methods are applied in classrooms. The findings reveal that while the existing curriculum provides a solid foundation, further enrichment is needed to accommodate students' diverse learning needs and to integrate contemporary issues within Qur'anic studies. The research recommends curriculum refinement, the development of innovative learning modules, and the incorporation of technology-assisted learning to improve students' engagement and mastery of Al-Qur'an material. This study contributes to efforts in strengthening Islamic education by offering insights into more comprehensive and contextualized Qur'anic learning at the senior secondary level.