Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mewujudkan Desa Sehat: Internalisasi Kebijakan Pengelolaan Sampah Berbasis Perbup Nomor 51 Tahun 2023 di Desa Mangunegara Kabupaten Purbalingga Dewi Setyarini; Farida Hasna; Andi Zaelani
PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): PENDIMAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) IAIM Sinjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/pendimas.v5i1.4710

Abstract

Permasalahan sampah di wilayah perdesaan seringkali dipicu oleh rendahnya pemahaman regulasi dan minimnya keterlibatan aktif masyarakat dalam pengelolaan sampah domestik. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengkaji dan mengoptimalkan strategi mewujudkan desa sehat melalui internalisasi kebijakan pengelolaan sampah berdasarkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 51 Tahun 2023 di Desa Mangunegara, Kabupaten Purbalingga. Fokus utama program ini adalah mendorong kepatuhan regulasi di tingkat akar rumput dengan mengintegrasikan partisipasi perempuan sebagai motor penggerak pemilahan sampah dari sumbernya. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) yang dilakukan melalui tahapan sosialisasi kebijakan, edukasi kesehatan lingkungan, serta pendampingan pembentukan sistem pengelolaan sampah mandiri. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan internalisasi regulasi dengan melibatkan partisipasi perempuan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi regulasi secara signifikan. Keterlibatan aktif kelompok perempuan tidak hanya mempercepat internalisasi kebijakan, tetapi juga berdampak pada penurunan volume sampah yang tidak terkelola sehingga meningkatkan peluang hadirnya lingkungan perdesaan yang sehat sekaligus bersih. Keberhasilan implementasi Perbup Nomor 51 Tahun 2023 di Desa Mangunegara ini membuktikan bahwa sinergi antara kepatuhan regulasi dan pemberdayaan komunitas perempuan adalah kunci utama dalam keberlanjutan tata kelola lingkungan di perdesaan
Kebijakan Pengelolaan Sampah dalam Perspektif Lingkungan dan Tata Kelola Publik: Sebuah Tinjauan Literatur Sistematis Farida Hasna; Andi Zaelani; Dewi Setyarini
Jurnal Riset Multidisiplin Agrisosco Vol 4, No 2 (2026): Vol 4 No 2 Agustus 2026
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengembangan, Pemberdayaan Potensi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61316/jrma.v4i2.453

Abstract

Pengelolaan sampah merupakan salah satu tantangan lingkungan global yang paling mendesak, di mana kebijakan menjadi instrumen kunci dalam mendorong transisi dari sistem linier menuju ekonomi sirkular. Penelitian ini bertujuan memetakan dan mensintesis tema-tema utama kebijakan pengelolaan sampah dalam literatur ilmiah internasional, dengan penekanan pada perspektif ilmu lingkungan yang diperkaya sudut pandang tata kelola publik, melalui tinjauan sistematis literatur (systematic literature review) berbasis PRISMA. Pencarian menghasilkan 112 dokumen awal dari basis data Scopus, yang kemudian disaring berdasarkan relevansi tema pada judul dan abstrak, menghasilkan 44 dokumen relevan; satu di antaranya berupa kajian bibliometrik pembanding yang dipisahkan untuk digunakan sebagai rujukan pada bagian Pendahuluan, sehingga tersisa 43 studi primer sebagai dasar sintesis. Sintesis tematik menghasilkan delapan tema berbasis jenis sampah, yang kemudian disilangkan dengan empat kategori instrumen kebijakan (regulatif, ekonomi, informasional, dan kolaboratif/kelembagaan) melalui skema koding berbasis kata kunci yang didokumentasikan secara eksplisit. Hasil koding menunjukkan bahwa dari 43 studi, hanya 10 (23%) yang membahas dimensi tata kelola public kapasitas kelembagaan, koordinasi multi-level, dan partisipasi warga secara eksplisit, 18 (42%) menyinggungnya secara implisit, dan 15 (35%) sama sekali tidak menyentuhnya. Penelitian ini juga mengidentifikasi bahwa strategi pencarian yang digunakan berpusat pada istilah manajemen sampah dan ekonomi sirkular tanpa istilah tata kelola publik, sehingga temuan mengenai minimnya dimensi tersebut perlu dibaca sebagai cerminan sebagian dari desain pencarian itu sendiri, bukan semata gambaran objektif lanskap literatur. Temuan ini menegaskan perlunya penelitian lanjutan yang secara sengaja merancang strategi pencarian lintas-disiplin untuk menjangkau literatur tata kelola publik yang mungkin belum tertangkap dalam korpus.