Andi Zaelani
Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Manajemen Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) di Desa Kedarpan Kecamatan Kejobong Kabupaten Purbalingga Rahma Dini; Chamid Sutikno; Ariesta Amanda; Indah Ayu Permana Pribadi; Andi Zaelani
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.10677

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebagai instrumen strategis dalam meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes) dan kesejahteraan masyarakat. BUMDes Dharma Tirta di Desa Kedarpan, Kecamatan Kejobong, Kabupaten Purbalingga, menunjukkan perkembangan yang cukup menonjol melalui keberagaman unit usaha dan kontribusi terhadap keuangan desa. Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen BUMDes Dharma Tirta dalam meningkatkan PADes dengan menggunakan konsep manajemen George R. Terry, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap informan yang dipilih secara purposive, meliputi kepala desa, pengawas, pengelola BUMDes, pengelola unit usaha, serta masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aspek perencanaan dilakukan melalui musyawarah desa dengan penyusunan visi, misi, target usaha, dan strategi pengembangan berbasis potensi lokal. Aspek pengorganisasian terlihat dari pembentukan struktur kelembagaan, pembagian tugas yang jelas, koordinasi antarunit usaha, serta kepemimpinan yang terarah. Aspek pelaksanaan diwujudkan melalui pengelolaan sepuluh unit usaha, seperti internet Wi-Fi, PosPay, Laku Pandai, SAMSAT Budiman, BRILink, toko desa, kredit barang, Pamsimas, peternakan, dan sewa tratag. Unit usaha tersebut memberikan kontribusi PADes secara konsisten. Aspek pengawasan dilaksanakan melalui monitoring, evaluasi bulanan, dan pertanggungjawaban dalam forum musyawarah desa. Temuan ini memperlihatkan bahwa keberhasilan BUMDes tidak hanya ditentukan oleh banyaknya unit usaha, tetapi juga oleh kualitas tata kelola, partisipasi masyarakat, transparansi keuangan, dan kemampuan pengurus dalam menjaga keberlanjutan usaha desa secara lebih terarah dan produktif. Dengan demikian, manajemen BUMDes Dharma Tirta telah berjalan optimal, akuntabel, dan berkelanjutan dalam mendukung peningkatan PADes serta pelayanan masyarakat desa.
Implementation of the Adiwiyata School Program at Kembaran Public Elementary School, Kembaran Subdistrict, Banyumas Regency, 2024 Aulia Putri Febriyanti; Ariesta Amanda; Chamid Sutikno; Indah Ayu Permana Pribadi; Andi Zaelani
Journal of Contemporary Pedagogy and Learning Science Vol. 1 No. 2 (2026): : May: Scientia Causa: Journal of Contemporary Pedagogy and Learning Science
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/28sxmk73

Abstract

This study examines the implementation of the Adiwiyata School Program at SD Negeri Kembaran, Kembaran District, Banyumas Regency, by applying George C. Edward III’s policy implementation framework, which consists of communication, resources, disposition, and bureaucratic structure. A descriptive qualitative approach was employed, with data collected through interviews, observations, and document analysis. The data were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and method triangulation. The findings indicate that the Adiwiyata Program at SD Negeri Kembaran has been implemented relatively well and is integrated into both curricular and extracurricular activities. The program has successfully fostered students’ environmental awareness, reflected in daily habits such as maintaining classroom cleanliness, sorting waste, and reusing materials through recycling activities. The effectiveness of implementation is supported by strong communication among stakeholders, adequate supporting facilities, and the commitment of school leadership and teachers. However, several challenges remain, including limited human resources, uneven participation among school members, and suboptimal administrative management. Continuous improvement is therefore required to strengthen participation and ensure the sustainability of environmental education within the school.