Mustakim Mahmud
Universitas Muslim Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Berkendara di Bawah Umur terhadap Kejadian Kecelakaan Lalu Lintas pada Remaja di Indonesia Sutrisno Syarifuddin; Mustakim Mahmud; M. Ibnu Sumarna; Muhammad Iqbal; Muh. Reza Zulfikar
LEGALITAS : Jurnal Ilmiah Ilmu Hukum Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31293/lg.v11i1.9419

Abstract

Traffic accidents (laka lantas) are a major safety issue in Indonesia, particularly those involving teenagers and minors as motorcyclists. This study aims to analyze the impact of driving without a driver's license (SIM) for those under 17 years of age on accident rates, casualties, and legal and social aspects. The methods used were literature study and secondary data analysis from the Indonesian National Police (Polri), Korlantas (Traffic Corps), and other official sources. The results show that in the first semester of 2025 alone, there were 133,811 child and adolescent drivers under 17 years of age involved in traffic accidents. The main factors include human error (high speed, not wearing a helmet, showing off skills), lack of parental supervision, and low risk awareness. The impacts include fatalities, serious/minor injuries, material losses, psychological trauma, and legal burdens for perpetrators and their families. This study recommends strengthening early road safety education, strict law enforcement, and the active role of parents and schools. Conclusion: Underage driving is not only a violation of Law No. 22 of 2009, but also has the potential to damage the future of the younger generation.
IMPLEMENTASI SISTEM PERADILAN PIDANA PADA ANAK DI KABUPATEN BARRU PADA TAHUN 2025 Mustakim Mahmud; Muh. Reza Zulfikar
Jurnal Al-Ahkam: Jurnal Hukum Pidana Islam Vol 7 No 1 (2025): Al-Ahkam Volume 7 Nomor 1 Maret Tahun 2025
Publisher : Universitas Islam Ahmad Dahlan (UIAD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47435/al-ahkam.v7i1.3672

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui implementasi Putusan Nomor Perkara 6/Pid.Sus-Anak/2025/PN. Bar dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Pengadilan Negeri Barru terhadap proses perkara anak sebagai pelaku tindak pidana dan Untuk mengetahi dampak Putusan Pengadilan Negeri Barru terhadap anak yang sementara menjalani putusan pengadilan. Adapun metode yang digunakan dalam peneltian ini penulis menggunakan metode pendekatan Empiris yang dilaksanakan pada tahun 2023 berlokasi di kabupaten Barru Provinsi Sulawesi Selatan. Hasil yang diperoleh dalam penelitian ini yaitu Perlindungan hukum terhadap anak dalam proses peradilan dilakukan dimulai semenjak tingkat penyelidikan, penyidikan, penuntutan, pemeriksaan di sidang pengadilan sampai pada pelaksanaan putusan pengadilan. Pertimbangan di atas menjadi alasan hakim memberikan penetapan, bahwa kesepakatan diversi tersebut telah memenuhi dan tidak bertentangan dengan hukum, agama, kepatuhan masyarakat setempat, kesusilaan atau memuat hal-hal yang tidak dapat dilaksanakan anak, dan telah memuat etika baik, sehingga beralasan untuk dikabulkan. Seringkali anak yang berhadapan dengan hukum menerima perlakuan buruk dari masyarakat sehingga akan memepengaruhi kondisi kejiwaan anak. Segala tindakan yang dilakukan seorang anak karena kemauannya, tidak dilandasi oleh faktor tunggal terjadinya kejahatan, namun karena adanya factor lain yang melatar belakangi, diantaranya kondisi lingkungan, ekonomi. Hal tersebut menjadikan anak sebagai pelaku kejahatan berada dalam posisi sebagai korban.