Modernisasi pendidikan Islam di Mesir merupakan salah satu gerakan pembaruan yang memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan pendidikan Islam di berbagai negara Muslim, termasuk Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi modernisasi pendidikan Islam di Mesir, mengkaji peran tokoh-tokoh pembaru dalam proses modernisasi, serta mengidentifikasi pengaruhnya terhadap pembaruan pendidikan Islam di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari berbagai sumber primer dan sekunder berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan tema penelitian. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modernisasi pendidikan Islam di Mesir dilakukan melalui reformasi kurikulum, pembaruan metode pembelajaran, penguatan kelembagaan pendidikan, serta integrasi ilmu agama dan ilmu pengetahuan modern. Gerakan modernisasi tersebut dipelopori oleh tokoh-tokoh pembaru seperti Muhammad Abduh, Jamal al-Din al-Afghani, dan Rasyid Ridha yang menekankan pentingnya ijtihad, rasionalitas, dan pengembangan budaya ilmiah. Pengaruh modernisasi pendidikan Islam Mesir terhadap Indonesia terlihat pada pembaruan sistem pendidikan Islam, pengembangan kurikulum yang mengintegrasikan ilmu agama dan ilmu umum, transformasi madrasah dan pesantren, serta munculnya lembaga pendidikan Islam modern. Dengan demikian, modernisasi pendidikan Islam di Mesir menjadi salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap perkembangan dan pembaruan pendidikan Islam di Indonesia