Nurhaizan Sembiring
Universitas Islam Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Nilai Pendidikan Karakter Islami di Masa Pandemi COVID-19 (Studi Analisis di Universitas Islam Sumatera Utara) Nurhaizan Sembiring; Parlaungan Lubis; Ghaffariel Insani Aura
Indonesian Journal of Social Science Education (IJSSE) Vol 5, No 1 (2023): JANUARI
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/ijsse.v5i1.9675

Abstract

Pandemi corona yang telah melanda di beberapa negara, termasuk Indonesia, membawa dampak yang signifikan terhadap dunia pendidikan, corona virus merupakan suatu penyakit menular yang bisa dicegah lewat beberapa cara. Salah satunya dengan menghindari dan membatasi keramaian. Berdasarkan hal tersebut pemerintah mengintruksikan untuk melaksanakan kegiatan dengan bekerja dan belajar dari rumah. Tentu saja, terjadi perubahan dalam metode pembelajaran, dari pembelajaran dengan sistem tatap muka menjadi tatap maya dengan mengandalkan jaringan dan kuota data internet dengan sistem kecanggihan aplikasi pada teknologi, yakni aplikasi google meet, zoom dan whatsapp. Pembelajaran dengan tatap maya dengan berbagai apliaksi tersebut, diharapkan mampu melaksanakan pembelajaran sekaligus mengembangkan nilai pendidikan karakter di masa tatap muka. Berdasarkan hasil dari angket yang telah terjawab, secara optimis nilai-nilai karakter islami masih dilaksanakan dengan penuh efektif, yakni masih terlaksana dan terjaga nilai etika/tata krama dengan dosen dan mahasiswa, melaksanakan tugas dan tanggung jawab perkuliahan dengan mengerjakan dan mempresentasekan tugas dengan baik serta kecerdasan dalam menggunakan teknologi yang sekaligus menjadi new culture dalam pembelajaran di masa pandemi saat ini. 
Integrating Technology to Elevate the Pedagogical Skills of Islamic Religious Educators Nurhaizan Sembiring
Journal Evaluation in Education (JEE) Vol 6 No 3 (2025): July
Publisher : Cahaya Ilmu Cendekia Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37251/jee.v6i3.1701

Abstract

Purpose of the study: The digital era demands Islamic Religious Education (PAI) teachers not only master religious content but also effectively integrate technology to enhance learning quality. This study aims to explore how technology is incorporated into PAI teacher competency development programs under the North Sumatra Regional Office of the Ministry of Religious Affairs, and to identify associated challenges and opportunities. Methodology: Using a qualitative approach, data were collected through interviews, observations, and document analysis involving teachers, trainers, and program officials. Thematic analysis was applied to capture experiences and patterns in technology use during training. Main Findings: Findings indicate that technology integration has positively impacted teachers’ pedagogical and digital competencies. Tools like Google Classroom and LMS platforms are increasingly used. However, challenges remain, such as limited infrastructure, uneven digital literacy, and overly theoretical training modules. Novelty/Originality of this study: The COVID-19 pandemic served as a catalyst for digital adaptation. Yet, sustainable improvement requires more practical, needs-based training strategies, infrastructure support, and collaboration among stakeholders. A localized integration model is proposed to align digital transformation with the contextual needs of Islamic education.