Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analysis of Digital Transformation in MSMEs to Support Local Economic Growth Heppi Syofya; Prama Widayat; Deki Irawan; Suherman Suherman; Deby Anggun Sari
Inkubis : Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 8 No. 2 (2026): INKUBIS Jurnal Ekonomi Dan Bisnis
Publisher : Politeknik Siber Cerdika Internasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59261/inkubis.v8i2.288

Abstract

Background: MSMEs are crucial for employment and economic growth, but must adopt and effectively use digital technology to stay competitive. Objective: This study aims to analyze the effectiveness of digital technology adoption among MSMEs in accelerating local economic growth. Methods: Following the PRISMA 2020 guidelines, a systematic literature search was conducted using Google Scholar, the Directory of Open Access Journals (DOAJ), and SINTA-indexed journals. Boolean search strings, such as “digital transformation” AND “MSME” AND “local economic growth,” were applied. Open-access articles published in Indonesian or English between 2021 and 2026 were included. From an initial pool of 47 records, 18 articles met the inclusion criteria and were examined through qualitative thematic synthesis. Results: The thematic synthesis of the 18 articles identified three dominant mechanisms through which digital transformation strengthens MSME performance: (1) market expansion through e-commerce and digital marketing, (2) improved operational efficiency through cloud-based management systems, and (3) increased economic participation facilitated by financial technology (fintech) adoption. The quantitative studies reported productivity gains of up to 30% and sales increases of up to 60% among digitally transformed MSMEs. However, the effects varied across regions and business sizes and were influenced by the availability of digital infrastructure and the organizational readiness of MSMEs. Conclusion: Digital technology helps MSMEs expand market reach and improve efficiency, profitability, and resilience, contributing to local economic growth through increased activity and employment. However, its adoption is still hindered by limited digital skills, unequal infrastructure, restricted capital access, and weak organizational strategies.
EDUKASI KEUANGAN KEPADA PEREMPUAN PENGGERAK DESA SUNGAI DUREN DALAM RANGKA BULAN LITERASI KEUANGAN "SRIKANDI KEUANGAN: CERDAS  MENGELOLA, TANGGUH MENJAGA" Sri Ningsih; Nuriah Alfisyahri; Logi Mulawarman; Deki Irawan; Al Parok
JUAN: Jurnal Pengabdian Nusantara Vol. 3 No. 3 (2026): Juli 2026
Publisher : CV Sentra Nusa Connection

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63545/juan.v3.i3.234

Abstract

Rendahnya literasi keuangan di kalangan masyarakat pedesaan, terutama perempuan sebagai pengelola keuangan keluarga, menjadi tantangan dalam mencapai kesejahteraan ekonomi rumah tangga. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran finansial perempuan di Desa Sungai Duren melalui edukasi keuangan. Kegiatan ini diadakan dalam rangka Bulan Literasi Keuangan dengan tema “Srikandi Keuangan: Cerdas Mengelola, Tangguh Menjaga.” Acara ini berlangsung pada 21 Mei 2026 di Aula Desa Sungai Duren dengan 50 peserta yang terlibat. Metode yang digunakan meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, serta pre-test dan post-test untuk mengukur pemahaman peserta. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), pengelolaan keuangan rumah tangga, perencanaan keuangan, dan kewaspadaan terhadap penipuan serta investasi ilegal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta, dengan nilai pre-test naik dari 33% menjadi 56% pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi aktif selama acara. Kegiatan ini sangat penting untuk membangun masyarakat desa yang lebih mandiri, cerdas secara finansial, dan mampu menggunakan layanan keuangan dengan bijaksana dan legal.
LITERASI KEUANGAN SEBAGAI KANAL BARU TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER: SISTEMATIS LITERATUR REVIEW Deki Irawan; Rian Putra; Putri Intan Suri; Logi Mulawarman; Husni Dwi Syaputri
PARETO : Jurnal Ekonomi dan Kebijakan Publik Vol. 9 No. 1 (2026): PARETO
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Prof. Dr. Hazairin, SH. Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32663/avkach09

Abstract

Efektivitas transmisi kebijakan moneter tidak hanya ditentukan oleh instrumen kebijakan dan struktur pasar keuangan, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat dalam memahami serta merespons informasi ekonomi. Namun demikian, kajian mengenai peran literasi keuangan dalam mekanisme transmisi kebijakan moneter masih relatif terbatas dan berkembang secara terpisah dalam literatur. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perkembangan penelitian mengenai hubungan antara literasi keuangan dan transmisi kebijakan moneter, menganalisis kesenjangan penelitian yang masih ada, serta mengembangkan kerangka konseptual baru mengenai kanal literasi keuangan dalam transmisi kebijakan moneter. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengadopsi pedoman PRISMA 2020. Sebanyak 30 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2015–2026 dan terindeks dalam basis data Scopus dan Web of Science dianalisis secara sistematis. Hasil kajian menunjukkan bahwa literasi keuangan berperan dalam meningkatkan pemahaman rumah tangga terhadap perubahan suku bunga, ekspektasi inflasi, serta keputusan konsumsi dan tabungan. Namun, sebagian besar penelitian masih membahas literasi keuangan dan transmisi kebijakan moneter secara terpisah sehingga belum menghasilkan kerangka teoritis yang terintegrasi. Berdasarkan sintesis literatur, penelitian ini mengusulkan konsep Kanal Literasi Keuangan sebagai mekanisme yang menjelaskan bagaimana kemampuan memahami informasi keuangan dapat memperkuat efektivitas transmisi kebijakan moneter pada tingkat rumah tangga. Temuan ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan teori ekonomi moneter serta implikasi kebijakan bagi peningkatan literasi keuangan masyarakat.