Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Dukungan Organisasi Dan Pembiayaan Terhadap Implementasi Karir Perawat Pelaksana Di Rumah Sakit Mandalika Nanang Alfian; Ana Lestari; Wiwik Handayani
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1160

Abstract

Karier merupakan serangkaian posisi yang diduduki seseorang sesuai dengan kompetensi dan kualifikasi yang dimiliki. Peraturan penerapan karir perawat sudah ada, namun penerapan akan karir perawat di rumah sakit belum optimal, Implementasi karir belum dilaksanakan seperti yang diharapkan. Implementasi Karier perawat merupakan salah satu aspek penting dalam mencapai tujuan suatu organisasi. Rumah Sakit Mandalika diasumsikan memiliki manajemen sumber daya manusia yang baik dalam meningkatkan implementasi karier perawat. Tujuan peneliti adalah untuk menganalisis faktor dukungan organisasi dan pembiayaan terhadap implementasi karier perawat pelaksana di Rumah Sakit Mandalika. Studi dilakukan adalah deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional pada 45 perawat pelaksana. Kuesioner dipergunakan untuk pengumpulan data. Hasil penelitian dengan menggunakan uji regresi linier berganda di Rumah Sakit Mandalika menggambarkan adanya hubungan positif antara dukungan organisasi dan pembiayaan  dengan implementasi karir perawat pelaksana, (p < 0,05) dengan nilai koefesien determinasi menunjukkan nilai 0,638 artinya bahwa kedua variabel independen tersebut dapat menjelaskan variabel implementasi karir perawat pelaksana sebesar 64%, dimana sisanya dipengaruhi oleh faktor lain. Dalam penelitian ini teridentifikasinya variabel dukungan organisasi menunjukkan pengaruh paling dominan terhadap implementasi karir perawat pelaksana di Rumah Sakit Mandalika. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan perlu adanya upaya, baik dari pihak rumah sakit maupun profesi keperawatan di Rumah Sakit Mandalika dalam meningkatkan kompetensi dan kualifikasi perawat pelaksana sehingga implementasi karir dapat ditingkatkan.
Peningkatan Latihan Kekuatan Otot Untuk Pencegahan Osteoporosis Pada Masyarakat di Dusun Kauman Labuhan Badas Sumbawa Besar Wiwik Handayani; Yulida Anggraini; Fatma Sri Dewi; Fadilah Indriati Arindi; Ratri Susana
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1865

Abstract

Osteoporosis merupakan penyakit “silent disease” yang ditandai dengan penurunan kepadatan dan kekuatan tulang, sehingga meningkatkan risiko patah tulang, terutama pada lansia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terkait pola hidup sehat serta latihan kekuatan otot sebagai pencegahan osteoporosis. Kegiatan dilaksanakan pada 09 Desember 2025 di Dusun Kauman, Labuhan Badas, dengan jumlah partisipan 20 orang berusia 50–65 tahun. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan menggunakan presentasi, leaflet, dan praktik latihan kekuatan otot, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan partisipan setelah penyuluhan, dengan kategori “cukup” dan “baik” meningkat dari 20% menjadi 50%. Perilaku positif dalam menerapkan pola hidup sehat juga meningkat, ditunjukkan dengan penurunan partisipan yang “tidak pernah” menerapkan dari 65% menjadi 30%. Hambatan yang ditemui antara lain perbedaan tingkat pendidikan, usia, dan penggunaan bahasa daerah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dan latihan kekuatan otot efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan perilaku masyarakat terkait pencegahan osteoporosis, dengan rekomendasi adanya pendampingan berkelanjutan dan peran aktif kader kesehatan.