Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Faktor Perilaku Pencegahan Diabetes Melitus Gestasional Ibu Hamil Di Labuhan Sumbawa Evi Gustia Kesuma; Yunita; Rafiah
Jurnal Kesehatan Qamarul Huda Vol. 14 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Universitas Qamarul Huda Badaruddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37824/jkqh.v14i1.2026.1171

Abstract

Diabetes Melitus Gestasional (DMG) merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang dapat berdampak buruk bagi ibu dan janin. Upaya pencegahan DMG sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik dari individu maupun lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku pencegahan Diabetes Melitus Gestasional pada ibu hamil trimester II dan III di Desa Labuhan Sumbawa Kecamatan Labuhan Badas. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 109 responden yang diambil dengan teknik purposive sampling. Variabel independen meliputi pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, aktivitas fisik, indeks massa tubuh (IMT), dan paritas, sedangkan variabel dependen adalah perilaku pencegahan DMG. Pengumpulan data menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis dengan uji Chi-square dan regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki perilaku pencegahan yang kurang (57,8%). Hasil uji bivariat menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,002), dukungan keluarga (p=0,010), aktivitas fisik (p=0,001), dan IMT (p=0,003) dengan perilaku pencegahan DMG. Sedangkan paritas tidak memiliki hubungan yang signifikan (p=0,245). Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor yang paling dominan mempengaruhi perilaku pencegahan adalah pengetahuan (OR=6,1). Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat pengaruh signifikan antara pengetahuan, sikap, dukungan keluarga, aktivitas fisik, dan IMT terhadap perilaku pencegahan DMG, dengan pengetahuan sebagai faktor dominan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi dan promosi kesehatan guna meningkatkan perilaku pencegahan pada ibu hamil.
Deteksi Dini Risiko Luka Kaki Diabetes Melalui Pemeriksaan Monofilament Test dan Ipswich Touch Test (IpTT) di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kecamatan Sumbawa Unit 1 Yunita; Evi Kesuma
Journal of Community Development Vol. 6 No. 3 (2026): April
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i3.1868

Abstract

Diabetes mellitus merupakan masalah kesehatan kronik yang berpotensi menimbulkan berbagai komplikasi, salah satunya luka kaki diabetik yang dapat menurunkan kualitas hidup dan meningkatkan risiko amputasi. Upaya pencegahan melalui deteksi dini risiko luka kaki diabetik menjadi sangat penting, terutama di tingkat pelayanan kesehatan primer dan masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan deteksi dini risiko luka kaki diabetik pada penderita diabetes mellitus melalui pemeriksaan sensitivitas kaki menggunakan Monofilament Test 10 g dan Ipswich Touch Test (IpTT). Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan fisik sensitivitas kaki, pengumpulan data karakteristik peserta, serta pemberian edukasi DM. Kegiatan diikuti oleh 32 peserta dengan rata-rata usia 58,59 tahun (SD ±10,41), mayoritas perempuan dan memiliki Riwayat DM selama 5-10 tahun. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebanyak 59,4% peserta mengalami penurunan atau kehilangan sensasi protektif kaki berdasarkan hasil Monofilament Test dan IpTT. Temuan ini menunjukkan bahwa sebagian besar peserta berisiko tinggi mengalami luka kaki diabetik akibat usia lanjut dan lamanya menderita diabetes, serta menegaskan bahwa pemeriksaan Monofilament Test dan Ipswich Touch Test efektif sebagai metode skrining sederhana untuk deteksi dini di Masyarakat.