Ni Wayan Sukerti
Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KARAKTERISTIK ORGANOLEPTIK PRODUK MACARON BERBASIS TEPUNG KEDELAI LOKAL SEBAGAI ALTERNATIF TEPUNG ALMOND Malika Visca; Risa Panti Ariani; Ni Wayan Sukerti
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i1.111984

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui karakteristik organolepik macaron dengan alternatif tepung kedelai lokal sebagai pengganti tepung almond berdasarkan atribut bentuk, warna aroma, tekstur, dan rasa, serta (2) mendeskripsikan perbedaan signifikan antara macaron dengan tepung almond dan macaron dengan alternatif tepung kedelai lokal berdasarkan hasil penilaian organoleptik. Metode yang digunakan adalah analisis statistik inferensial (uji non-parametrik) untuk melihat perbedaan signifikan antara kedua sampel. Penelitian ini menggunakan dua perlakuan, yaitu kontrol/M1 (menggunakan tepung almond) dan perlakuan/M2 (menggunakan tepung kacang kedelai lokal), yang dinilai oleh 30 panelis terlatih dengan randomisasi (kelompok 1 dan kelompok 2). Atribut penilaian meliputi bentuk, warna, aroma, tekstur, dan rasa. Data dianalisis menggunakan Wilcoxon Signed Rank Test dengan taraf signifikan 0,05. Hasil menunjukkan bahwa: (1) M1 memperoleh penilaian pada kategori “sangat baik” dan M2 memperoleh penilaian pada kategori “baik”. (2) terdapat perbedaan signifikan (p < 0,05) pada atribut warna dan tekstur, sementara pada atribut bentuk, aroma, dan rasa tidak menunjukkan perbedaan signifikan. Dengan demikian, tepung kedelai lokal berpotensi sebagai alternatif pengganti tepung almond dalam pembuatan macaron. Penggunaan bahan lokal ini juga mendukung upaya diversifikasi pangan, penguatan bahan baku dalam negeri, serta keberlanjutan industri kuliner.
PENGEMBANGAN POWERPOINT INTERAKTIF PADA MATERI GARNISH MAKANAN DAN MINUMAN UNTUK KELAS X KULINER SMK NEGERI 1 SERIRIT Komang Putri Utari; Ni Wayan Sukerti; Luh Masdarini
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.114494

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan media pembelajaran PowerPoint  interaktif pada materi Garnish makanan dan minuman bagi siswa kelas X Kuliner di SMK Negeri 1 Seririt. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R&D) dengan model 4D. Data dikumpulkan menggunakan angket yang diberikan kepada 2 orang ahli instrumen, 2 orang ahli materi serta 2 orang ahli media dan desain pembelajaran. Kemudian data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dalam bentuk persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pengembangan media pembelajaran PowerPoint  interaktif dilakukan dengan model 4D, yaitu: tahap pendefinisian (Define), ditemukan siswa mengalami kesulitan dalam memahami materi Garnish makanan dan minuman sehingga membutuhkan media pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis teknologi; tahap perancangan (Design), media dirancang dengan memadukan teks, gambar, video, kuis, serta game interaktif berbasis Wordwall dengan menggunakan Canva; tahap pengembangan (Development), dilakukan melalui uji kelayakan dengan hasil menunjukkan bahwa media memperoleh kategori “sangat layak”, dengan persentase dari ahli materi sebesar 100% serta dari ahli media dan desain pembelajaran sebesar 97,69%; tahap penyebaran (Disseminate), dilakukan dengan memberikan media kepada guru serta menyebarluaskan media melalui platform YouTube, dimana data Engagement Rate (ER) sebesar 47,32% sejak 12 hari di publikasikan dan termasuk dalam kategori “cukup baik”. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa media PowerPoint  interaktif yang dikembangkan layak digunakan sebagai media pembelajaran yang efektif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan teknologi dalam mendukung proses pembelajaran.