Shariatul Janah
Universitas Pendidikan Ganesha, Bali, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI ORGANOLEPTIK KUE SEMPRONG DENGAN PENAMBAHAN BUAH NANGKA (Artocarpus heterophyllus) Shariatul Janah; Risa Panti Ariani; Ni Made Suriani
Jurnal BOSAPARIS: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga Vol. 17 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppkk.v17i2.112620

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh upaya pengembangan produk pangan tradisional melalui inovasi bahan lokal yang tetap mempertahankan penerimaan konsumen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan formulasi kue semprong dan tingkat kesukaan konsumen terhadap kue semprong dengan penambahan buah nangka (Artocarpus heterophyllus). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan eksperimen. Panelis dalam penelitian ini berjumlah 50 mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha yang berperan sebagai panelis konsumen tidak terlatih. Pengumpulan data dilakukan melalui uji hedonik menggunakan skala lima untuk menilai aspek tekstur, warna, aroma, dan rasa. Data dianalisis dengan menghitung nilai rata-rata yang kemudian dikonversi ke dalam kategori tingkat kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formulasi kue semprong terdiri atas dua perlakuan, yaitu penambahan puree nangka sebesar 25 persen sebanyak 75 gram dan 50 persen sebanyak 150 gram dengan formulasi dasar yang sama. Formulasi dasar terdiri atas 300 gram tepung beras, tiga butir telur, 160 gram gula pasir, 200 mililiter santan kental, 50 gram margarin, garam, dan emulsifier. Hasil uji hedonik menunjukkan bahwa seluruh aspek penilaian berada pada kategori sangat suka, meskipun pada aspek aroma terdapat indikator yang berada pada kategori suka. Formulasi 50 persen menunjukkan tingkat kesukaan yang lebih tinggi dibandingkan formulasi 25 persen, terutama pada aspek tekstur, aroma, dan rasa. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa formulasi penambahan buah nangka sebesar 50 persen merupakan formulasi paling optimal karena mampu meningkatkan karakteristik sensori kue semprong tanpa menurunkan tingkat penerimaan konsumen.