Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Inovasi Pembelajaran: Implementasi Pelatihan Chamscketc sebagai Sarana Peningkatan Kompetensi Mahasiswa di Era Digital Rini Perdana; Sakinah Zubair; Muhammad Ikhsan Sukaria; Sumiati Side; Hardin
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6, No 2, Juni 2025
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/atjpm.v6i2.5941

Abstract

Tingkat literasi digital mahasiswa, khususnya dalam konteks penggunaan aplikasi berbasis kimia, masih tergolong rendah, meskipun akses terhadap teknologi sudah cukup tinggi. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menggunakan aplikasi Chemscatch melalui pelatihan interaktif berbasis experiential learning. Pelatihan dilaksanakan di Jurusan Kimia FMIPA Universitas Negeri Makassar pada Februari 2025 dengan peserta sebanyak 30 mahasiswa Kimia angkatan 2023. Metode pelaksanaan mencakup ceramah interaktif, demonstrasi fitur aplikasi, praktik langsung, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa mayoritas peserta berhasil memahami dan menggunakan fitur-fitur utama Chemscatch seperti pembuatan struktur molekul, penyusunan reaksi kimia, pengoptimalan bentuk molekul, dan ekspor data visual. Sebanyak 85% peserta mengalami peningkatan skor keterampilan pasca pelatihan, dan 90% menyatakan puas terhadap metode dan materi yang diberikan. Temuan ini mendukung teori experiential learning Kolb yang menyatakan bahwa pembelajaran melalui pengalaman langsung lebih efektif dalam menanamkan keterampilan praktis. Kegiatan ini memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan literasi digital berbasis keilmuan dan kesiapan mahasiswa menghadapi tantangan pendidikan dan profesi di era digital
Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis STEM Melalui Proyek Jembatan Mini untuk Meningkatkan Minat Belajar IPA Siswa SD Inpres 3/77 Bukaka Muhammad Ikhsan Sukaria; Awaluddin Muin; Achmad Shabir; Abdul Hafid; Sri Wahyuni Mu'mang
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/rkn74j44

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan minat belajar IPA siswa melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis STEM dengan proyek rancang bangun jembatan mini. Metode yang digunakan adalah pendekatan kolaboratif yang melibatkan tahap sosialisasi, pelatihan, penerapan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa implementasi pembelajaran berbasis STEM melalui proyek jembatan mini mampu meningkatkan keaktifan, antusiasme, dan minat belajar siswa terhadap pembelajaran IPA. Siswa menjadi lebih terlibat dalam proses pembelajaran melalui kegiatan merancang, membuat, dan menguji produk secara langsung. Selain itu, kegiatan ini juga berkontribusi dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas, serta kemampuan kerja sama siswa. Di sisi lain, guru memperoleh peningkatan kompetensi dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran berbasis STEM. Dengan demikian, pemanfaatan media pembelajaran berbasis STEM melalui proyek rancang bangun jembatan mini dapat menjadi alternatif strategi yang efektif dalam meningkatkan minat belajar dan kualitas pembelajaran IPA di sekolah dasar.
Identifikasi Miskonsepsi Pada Konsep Ion Menggunakan Tes Diagnostik Four-Tier Test Berbasis Representasi Jamak Muhammad Ikhsan Sukaria
Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Vol. 10 No. 2 (2024): Biormatika : Jurnal ilmiah fakultas keguruan dan ilmu pendidikan
Publisher : Universitas Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35569/biormatika.v10i2.2100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi miskonsepsi yang dialami dengan menggunakan instrumen diagnostic four-tier. Metode penelitian yang digunakan adalah deskripstif kualitatif dengan menggambarkan beragam miskonsepsi yang dialami siswa pada konsep ion. Tes diagnostik four-tier digunakan untuk menemukan miskonsepsi ini. Tes diagnostik four-tier terdiri dari empat tingkat pertanyaan. Tingkat pertama mengacu pada pertanyaan utama, tingkat kedua mengacu pada keyakinan siswa dalam menjawab pertanyaan tingkat pertama, tingkat ketiga mengacu pada alasan siswa memilih pertanyaan tingkat pertama, dan tingkat keempat mengacu pada keyakinan siswa dalam menjawab pertanyaan tingkat ketiga. Representasi pada soal menggunakan representasi jamak yang terdiri dari representasi makroskopik, submikroskopik, dan representasi simbol. Instrument yang dikembangkan valid ditunjukkan dengan pengujian validitas oleh validator ahli. Subjek penelitian, siswa SMP kelas IX yang mempelajari materi atom molekul dan ion, memiliki reliabilitas tes sebesar 0,6. Penelitian ini berhasil menemukan miskonsepsi yang terjadi pada siswa yang berkaitan dengan konsep ion antara lain ; molekul merupakan gabungan ion-ion; muatan  positif pada ion menandakan pertambahan jumlah elektron sedangkan muatan negatif menandakan kehilangan elektron; molekul dan ion merupakan bentuk lain dari atom.