Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

The Influence of Celebrity Endorsement on the Customer Decision-Making Process Based on the AISAS Model with the Hedonic Value and Functional Value Approaches Faisal Sa'ban; Yayan Anggriani; Nurwahidah Nurwahidah; Imam Akbar; Khairunnisah Khairunnisah
JURNAL ECONOMINA Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL ECONOMINA, Juni 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v5i6.2991

Abstract

This study aims to analyze the decision-making process of customers towards celebrity endorsement-based promotions using the AISAS (Attention, Interest, Search, Action, Distribution) model by including hedonic value and functional value as factors influencing attention. Unlike previous studies that generally focus on the impact of celebrity endorsement on interest or purchase decisions, this study develops the AISAS model by establishing hedonic value and functional value as antecedents of attention. The study uses a quantitative approach with the Structural Equation Modeling - Partial Least Squares (SEM-PLS) method. Data were collected through an online survey of 314 respondents who are members of the outdoor product enthusiast community in Indonesia. The results show that most of the relationships between the stages in the AISAS model are significant in explaining the customer decision-making process up to the separation stage. However, hedonic value and functional value do not show a significant impact on attention. This finding indicates that customers’ attention to celebrity endorsement-based promotions is not solely determined by consumers’ perceived emotional or functional value. This study contributes to the development of the consumer behavior-based digital marketing literature by testing the AISAS model integrated with the consumption value approach. Practically, the research results can be used as input for companies in designing the most effective celebrity endorsement-based promotional strategies according to the characteristics of consumer digital behavior.
Transformasi Digital Berbasis Kearifan Lokal Pada Usaha Tembe Nggoli Sebagai Strategi Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Raba Kota Bima Yayan Anggriani; Faisal Sa'ban; Khairunnisah Khairunnisah; Kharismafullah Kharismafullah; Edi Kurniawan; Ahyar Ahyar
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2025
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital menjadi elemen penting untuk meningkatkan daya saing usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), termasuk usaha yang berlandaskan budaya lokal. Tembe nggoli, kain tenun tradisional Khas Masyarakat Mbojo, memiliki nilai historis dan simbolik yang mendalam, tetapi masih mengalami kesulitan dalam mengakses pasar dan menghadirkan inovasi pemasaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan transformasi digital yang berbasis kearifan lokal dalam usaha tembe nggoli serta kontribusinya terhadap penguatan ekonomi Masyarakat di Kecamatan Raba, Kota Bima. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan kualitiatif deskriptif dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media sosial digital bisa memperluas cakupan pemasaran dan meningkatkan nilai ekonomi tembe nggoli tanpa menghilangkan identitas budaya. Meskipun demikian, rendahnya Tingkat literasi digital, infrastruktur teknologi yang tidak memadai, dan kurangnya pendampingan menjadi tantanga utama. Penelitian ini memberikan kontribusi konseptual berupa pendekatan transformasi digital yang kontekstual menggabungkan teknologi dengan nilai budaya lokal sebagai strategi dalam pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan.
Community Economic Empowerment Model Through Digitalization of Tembe Nggoli Business Based on Local Wisdom in Bima: Model Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Melalui Digitalisasi Usaha Tembe Nggoli Berbasis Kearifan Lokal Di Bima Yayan Anggriani; Filiana Filiana; Muh. Khaerul Anas; Nurfa'niansah Nurfa'niansah; Nurwahidah Nurwahidah; Imam Akbar; Asrah Mulyati
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Januari, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemberdayaan ekonomi Masyarakat di Bima melalui tembe nggoli, sebuah tenunan tradisional bernilai budaya, memerlukan pendekatan yang menggabungkan digitalisasi usaha dengan kearifan lokal (rimpu budaya). Penelitian ini Menyusun model pemberdayaan ekonomi Masyarakat berbasis digitalisasi pemasaran, pelatihan literasi digital komunitas (Rimpu), serta penguatan identitas budaya dalam pemasaran online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi promosi melalui media social dan pasar meningkatkan visibitas dan pemasaran tembe nggoli, sedangkan pelatihan komunitas (rimpu) memperkuat kapasitas pelaku usaha serta pelestarian nilai budaya. Model ini dapat meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mempertahankan kearifan lokal sebagai modal pemberdayaan ekonomi Masyarakat.
Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Peternak melalui Penyuluhan Manajemen Pemeliharaan Sapi Potong di Desa Lanta Kecamatan Lambu Kabupaten Bima Kharismafullah Kharismafullah; Andy Hermawan; Masnah Masnah; Baharudin Baharudin; Imam Akbar; Faisal Sa'ban; Yayan Anggriani; Nurwahidah Nurwahidah; Khairunnisah Khairunnisah
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2026): SWARNA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Juli, 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v5i7.3633

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak melalui penyuluhan manajemen pemeliharaan sapi potong di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pemahaman peternak mengenai penerapan manajemen pemeliharaan yang baik, khususnya dalam aspek pemberian pakan, perkandangan, kesehatan ternak, sanitasi, dan pengelolaan reproduksi. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi awal, penyuluhan, diskusi interaktif, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi terhadap tingkat pemahaman peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Materi penyuluhan disampaikan secara partisipatif dengan mengintegrasikan pengalaman peternak dan kondisi nyata usaha peternakan di wilayah Desa Lanta. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penyuluhan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam mengelola usaha pemeliharaan sapi potong. Peternak memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya penyediaan pakan yang berkualitas dan sesuai kebutuhan nutrisi ternak, penerapan kebersihan kandang, pencegahan dan pengendalian penyakit, serta pengelolaan pemeliharaan secara lebih terarah dan efisien. Selain itu, kegiatan ini mendorong peningkatan kesadaran peternak untuk menerapkan praktik pemeliharaan yang lebih baik sebagai upaya meningkatkan produktivitas dan kesehatan ternak. Kegiatan penyuluhan diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan melalui pendampingan dan monitoring sehingga pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dapat diterapkan secara konsisten dalam kegiatan usaha peternakan. Dengan demikian, penyuluhan manajemen pemeliharaan menjadi salah satu strategi penting dalam mendukung peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha peternakan sapi potong di Desa Lanta, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima.
Pemanfaatan Media Sosial sebagai Sarana Promosi Produk Budaya Lokal di Kota dan Kabupaten Bima: Strategi Digital dalam Mendukung Pelestarian Budaya dan Penguatan Ekonomi Kreatif Yayan Anggriani
Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis Vol. 2 No. 1 (2026): Jurnal Strategi dan Inovasi Bisnis (JSIB)
Publisher : STIE YAPIS DOMPU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69666/w0vwk990

Abstract

Latar Belakang: Perkembangan dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi telah mempercepat tranformasi penting dalam pendekatan pemasaran untuk produk budaya lokal menggunakan platform digital. Aplikasi Media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, serta WhatsApp berfungsi sebagai alat pemasaran yang sangat efisien bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengenalkan produk budaya lokal kepada audiens yang lebih luas. Tujuan: Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengevaluasi platform media sosial sebagai alat untuk mempromosikan produk budaya lokal di Kota dan Kabupaten Bima, mengkaji pengaruhnya terhadap pertumbuhan pemasaran dan konservasi budaya, serta merumuskan pendekatan untuk pengembangan promosi digital yang berkelanjutan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan kategori penelitian Deskriptif. Informasi dikumpulkan melalui pengamatan, wawancara secara mendalam, dokumentasi, dan studi literatur terhadap pelaku UMKM, Pengrajin Tembe Nggoli, Pelaku Industri Kreatif Pemerintah Daerah, serta Masyarakat. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa platform media sosial dapat memperluas jangkauan pemasaran, memperkuat identitas produk budaya lokal, meningkatkan keterlibatan dengan pelanggan, dan mendorong pertumbuhan penjualan. Selain berfungsi sebagai alat pemasaran, platform ini juga menjadi sarana edukasi budaya melalui distribusi informasi tentang sejarah, filosofi motif tembe nggoli, budaya rimpu, kuliner khas Bima, dan berbagai produk ekonomi kreatif lainnya. Kesimpulan: penelitian ini mengungkapkan bahwa penggunaan media sosial, terutama Instagram, Fecebook, TikTok, dan WhatsApp Business, telah menjadi metode yang berhasil untuk memasarkan produk budaya lokal wilayah Kota dan Kabupaten Bima. 
Local Wisdom in the Life Cycle of the Bima Community: A Study of Birth, Marriage, and Death Traditions Yayan Anggriani; Baharudin Baharudin
JURNAL ECONOMINA Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL ECONOMINA, September 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v5i9.4157

Abstract

This study aims to understand the forms, meanings, and values of local wisdom contained in the life cycle traditions of the Bima people, namely traditions related to birth, marriage, and death. The Bima people have various customs and traditions that are passed down from generation to generation as guidelines in facing various important stages in human life. These traditions are not only cultural rituals, but also a way to internalize religious values, a sense of brotherhood, cooperation, respect for ancestors, and strengthen the cultural identity of the Mbojo people . This study uses a descriptive qualitative approach . Data collection techniques are carried out by reading books, direct observation, conducting in-depth interviews with traditional leaders, religious leaders, and local communities, and recording all related documents. Data analysis is carried out by reducing data, displaying data, and making conclusions through interaction. The study shows that in every stage of the life cycle of the Bima people there are high values that are still maintained even though they have experienced various changes due to the influence of modernization and globalization. In the birth tradition which is based on the values of gratitude, prayer, and responsibility in the family. Indonesian wedding traditions reflect the values of deliberation, mutual cooperation, respect for the extended family, and religious devotion, which are manifested through various traditional ceremonies such as Mbolo Weki and Peta Kapanca . Meanwhile, death traditions demonstrate strong social support by helping grieving families, praying together, and paying final respects to the deceased. This research shows that the local wisdom of the Bima community continues to play a vital role as a source of social and cultural wealth in maintaining community harmony and strengthening local cultural identity amidst changing times.