Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

HUBUNGAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA Irianty, Hilda; Hayati, Ridha; Riza, Yeni
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 8, No 1 (2018): PROMOTIF - JUNI
Publisher : PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1601.222 KB) | DOI: 10.31934/promotif.v8i1.224

Abstract

Diare merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan angka kesakitan dan kematian yang tinggi, terutama pada kalangan balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan perilaku hidup bersih dan sehat dengan kejadian diare pada balita. Penelitian ini adalah penelitian survey analitik dengan rancangan cross sectional serta analisis chi square. Penelitian dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Martapura Barat dengan jumlah sampel 76 responden ibu yang memiliki balita. Hasil penelitian ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan kejadian diare (P value 0.000 < α= 0.05). tidak ada hubungan antara penimbangan balita dengan kejadian diare (P value 0.293 > α= 0.05). Ada hubungan antara penggunaan air bersih dengan kejadian diare (P value 0.026 < α= 0.05). Ada hubungan antara penggunaan jamban sehat dengan kejadian diare (P value 0.049 < α= 0.05). Ada hubungan antara perilaku cuci tangan pakai sabun dengan kejadian diare (P value 0.001 < α= 0.05). Perilaku hidup bersih dan sehat belum sepenuhnya diterapkan dengan baik di wilayah kerja Puskesmas Martapura Barat, hal ini dapat menyebabkan kejadian diare pada balita. Perlu adanya peningkatan program promosi kesehatan dari Puskesmas Martapura Barat, terutama tentang penerapan PHBS yang baik dan benar. 
FAKTOR EKSTERNAL REMAJA DENGAN PERILAKU MEROKOK PADA SISWA KELAS XI DI SMK SYUHADA Riza, Yeni; Ernadi, Erwin
PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 9, No 1 (2019): PROMOTIF - JUNI
Publisher : PROMOTIF: Jurnal Kesehatan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1000.681 KB) | DOI: 10.31934/promotif.v9i1.579

Abstract

Merokok merupakan salah satu kebiasaan yang lazim ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Dari hasil survey pendahuluan yang dilakukan, diketahui bahwa SMK Syuhada merupakan satu-satunya SMK Swasta yang memiliki jumlah murid pria terbanyak di kota Banjarmasin. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan faktor eksternal remaja dengan perilaku merokok di SMK Syuhada Tahun 2018. Rancangan penelitian yaitu observasional analitik dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa laki-laki kelas XI di SMK Syuhada. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh populasi (total population) yaitu 61 responden. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan p value 0,05. Hasil penelitian menunjukkan dari 61 siswa terdapat 37 orang siswa (60,7%) merokok, 39 orang siswa (63,93%) perilaku teman sebaya yang kurang baik, 37 orang siswa (60,66%) di lingkungan tempat tinggal yang kurang baik, dan 37 orang siswa (60,66%) perilaku keluarga yang baik. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa faktor ekternal remaya yang meliputi : perilaku teman sebaya, lingkungan tempat tinggal, dan perilaku keluarga memiliki hubungan dengan perilaku merokok (p=0,000). Kesimpulannya adalah faktor eksternal remaja yang berhubungan dengan perilaku merokok adalah perilaku teman sebaya. 
Pemanfaatan Limau Kuit sebagai Larvasida Pada Jumantik RT 24 Desa Berangas Timur Barito Kuala Kasman; Nuning Irnawulan Ishak; Yeni Riza
Abdi Wiralodra : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2022): Abdi Wiralodra
Publisher : universitas wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (790.045 KB) | DOI: 10.31943/abdi.v4i1.38

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah dan menanggulangi DBD, seperti penggunaan larvasida. Hanya saja nyamuk DBD sudah mulai rentang dengan temephos yang selama ini sering digunakan oleh masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini akan memberikan pelatihan pembuatan larvasida alami dari limau kuit. Pelaksanaan akan diawali dengan pemberian edukasi dan proses pembuatan larvasida kemudian dilanjutkan dengan pelatihan pembuatan larvasida kepada masyarakat. Pelaksanaan pengabdian akan dilakukan di Desa Berangas yang merupakan salah satu wilayah dengan kasus DBD yang banyak di Kabupaten Barito Kuala. Hasil pre dan post test rata-rata nilai peserta setelah mendapatkan materi sosialisasi mengalami peningkatan dari 63,3% menjadi 83,3%. Sebanyak 96,7% peserta mengalami peningkatan pengetahuan. Peserta diberikan pelatihan pembuatan larvasida dari Ekstrak Limau Kuit. Target luaran dari kegiatan pengabdian ini adalah peningkatan keterampilan masyarakat dalam membuat larvasida alami.
Sosialisasi KTR “Siswa Cerdas Tanpa Rokok” di SMK Syuhada Banjarmasin Yeni Riza; Meilya Farika Indah; Eddy Rahman; Husnul Khatimatun Inayah
Al-Khidmah Vol 2, No 1 (2019): AL-KHIDMAH (Agustus)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (776.055 KB) | DOI: 10.29406/al-khidmah.v2i1.1420

Abstract

The results of riskesdas years 2013 mentioned the prevalence of smokers in indonesia reach 36,5 % consisting of 68,8 % smokers laki-laki and 6,9 %. women smokersThis fact made indonesia ranked third in the event of an epidemic in the world. highest cigarette consumption. The increasing prevalence of smoking and reach the burden of disease and economic as well as a result of the decline in cigarette consumption of health care and quality of human resources ( human resources ) indonesia in the days to come ( febriani, 2014 ). Therefore will be held this community activity devotion to the students in order to prevent kids from smoking, especially at the age of who is a minor.Objectives of the activities is to come up with the knowledge for the for the youth pt pgn promised to supply student of class two of vocational high school on the prohibition area of without the city from cigarette smoke and the dangers of smoking for the health of as well as intelligence to make the young generation which is free from cigarettes . The main target or targeted from the activities of these are the students or a student of two smk witness banjarmasin who beramatkan in the way of a brig .Jend .Hasan basri no. 23 banjarmasin north, city banjarmasin Methods used in this activity is through the video, lectures, and discussion and integration.Through socialization activities in students in smk area - to the participants without cigarette understand the whole material extension that have characterized by participants disampai fully answers the questions given instructor and team after the socialization to students in smk - about “KTR and the danger of cigarette” is  61 students (81 %) having attitude to quit smoking and the remaining 14 students ( 19 % ) still no desire to quit smoking.Key Words: KTR, danger, smoking, students
Efektivitas ekstrak tanaman Gadung (Dioscorea hispida Dennts) dalam mengendalikan jentik nyamuk Kasman Kasman; Yeni Riza; Mia Rosana
JHECDs: Journal of Health Epidemiology and Communicable Diseases Vol 5 No 2 (2019): JHECDs Vol. 5, No. 2, Desember 2019
Publisher : Balai Litbangkes Tanah Bumbu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22435/jhecds.v5i2.626

Abstract

Ada beberapa cara untuk mengendalikan jentik diantaranya dengan penggunaan insektisida. Untuk mendapatkan bahan kimia yang ramah lingkungan adalah memanfaatkan potensi alam yaitu tanaman yang mengandung bioinsektisida. Salah satu tanaman yang sangat potensial untuk dikembangkan sebagai bioinsektisida adalah Dioscorea hispida Dennst atau dikenal dengan nama gadung. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas ekstrak tanaman gadung dalam mengendalikan jentik nyamuk. Jenis penelitian yang digunakan yaitu true eksperimental dengan desain posttest only control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah jentik instar III yang tersedia di Laboratorium Litbang P2B2 Tanah Bumbu. Jumlah pengulangan untuk setiap kelompok sebanyak 9 kali dan setiap pot percobaan diisi 15 jentik instar III. Setiap pos berisikan air 100 ml dengan konsentrasi ekstrak umbi dan daun gadung 0,20%. Untuk melihat perbedaan rerata kematian jentik antara kelompok intervensi dilakukan analisis Uji Kruskal Wallis. Kematian jentik terjadi pada seluruh kelompok intervensi. Kelompok intervensi yang efektif adalah ekstrak umbi gadung 0,2% karena dapat mematikan rata-rata 45% jentik selama 24 jam waktu perlakuan. Ada perbedaan yang bermakna dari ekstrak tanaman gadung terhadap kematian jentik, p value= 0,000  (0,05). Perlu dilakukan penelitian lanjutan dengan membandingkan ekstrak tanaman yang berbeda dan berpotensi sebagai insektisida alami dalam mengendalikan jentik.
Hubungan Pola Asuh Orang Tua, Penggunaan Media Sosial Dan Pengetahuan Remaja Dengan Kesehatan Reproduksi Di MTS Pangeran Muhammad Noor Kota Banjarmasin Noorhidayah Noorhidayah; Yeni Riza; Mutia Linda
DINAMIKA KESEHATAN: JURNAL KEBIDANAN DAN KEPERAWATAN Vol 9, No 2 (2018): Dinamika Kesehatan Jurnal Kebidanan dan Keperawatan
Publisher : Universitas Sari Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.81 KB)

Abstract

Latar Belakang : Hasil konferensi Internasional comference On Population Development (ICPD) dan Mellinium Development Goals (MDG’s) diharapkan di akhir tahun 2015, minimal 90% dari seluruh jumlah remaja sudah mendapatkan informasi tentang kesehatan reproduksi dan seksual (Respati, 2012). Masa remaja merupakan periode terjadinya pertumbuhan dan perkembangan yang pesat baik secara fisik, psikologis maupun intelektual. Sifat khas remaja mempunyai rasa keingintahuan yang besar, menyukai pertualang dan tantangan serta cenderung berani menanggung resiko atas perbuatannya tanpa ada pertimbangan terlebih dahulu secara matang. Sifat dan perilaku berisiko pada remaja tersebut memerlukan ketersediaan pelayanan kesehatan peduli remaja yang dapat memenuhi kebutuhan kesehatan remaja (Depkes RI, 2014). Pola asuh dan media sosial merupakan hal yang membentuk kepribadian, khususnya pada saat usia remaja. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui Hubungan Pola Asuh Orang Tua, Penggunaan Media Sosial dan Pengetahuan Remaja Dengan Kesehatan Reproduksi di Mts Pangeran Muhammad Noor.Metode Penelitian : Penelitian observasional analitik, dengan menggunakan pendekatan Cross Sectiona) menggunakan total sampling yaitu sebanyak 83 orang.Hasil : Hasil penelitian dari 83 orang remaja yang pola asuh orang tua baik sebanyak 17 orang (20,5%), sedang sebanyak 36 orang (43,4%) sedangkan buruk sebanyak 30 orang (36,1%). Penggunaan media sosial tentang kesehatan reproduksi yang penggunaan media sosial baik sebanyak 5 orang (6,0%), cukup sebanyak 42 orang (50,6%) sedangkan yang kurang sebanyak 36 orang (43,4%). Pengetahuan remaja tentang kesehatan reproduksi yang mempunyai pengetahuan remaja baik sebanyak 27 orang (32,5%), cukup sebanyak 37 orang (44,6%), kurang sebanyak 19 orang (22,9%). Sedangkan remaja yang mempunyai keluhan kesehatan reproduksi sebanyak 47 orang (56,6 %) dan yang tidak ada keluhan sebanyak  36 orang (43,4 %).Dari hasil analisis uji chi Square didapatkan hasil pola asuh orang tua dengan kesehatan reproduksi yaitu remaja yang mengalami keluhan kesehatan reproduksi lebih banyak pada penggunaan media sosial kurang, sedangkan proporsi remaja yang tidak mengalami keluhan kesehatan reproduksi lebih banyak pada penggunaan media sosial cukup. Remaja yang mengalami keluhan kesehatan reproduksi lebih banyak pada pengetahuan remaja cukup, sedangkan remaja yang tidak mengalami keluhan lebih banyak pada penggunaan media sosial baik.Kesimpulan:  Ada hubungan pola asuh orang tua dengan kesehatan reproduksi, ada hubungan penggunaan media sosial dengan kesehatan reproduksi, ada hubungan pengetahuan remaja dengan kesehatan reproduksi. Diharapkan agar remaja senantiasa meningkatkan pengetahuan tentang kesehatan reproduksi baik dari orang tua atau di media sosial tentang kembang tumbuh dan permasalahan pada kesehatan reproduksi pada remaja.Kata kunci: Kesehatan Reproduksi, Pola Asuh Orang Tua, Penggunaan Media Sosial, Pengetahuan Remaja ABSTRACT Background : The results of the International Conference on Population Development (ICPD) and Mellinium Development Goals (MDG's) are expected at the end of 2015, at least 90% of all adolescents have information about reproductive and sexual health (Respati, 2012). Adolescence is a period of rapid growth and development both physically, psychologically and intellectually. The typical nature of adolescents has a great curiosity, likes adventure and challenges and tends to dare to bear the risk of his actions without any careful consideration in advance. The character and risk behavior of adolescents requires the availability of health care services for adolescents who can meet the health needs of adolescents (Ministry of Health, 2014). Parenting and social media are things that shape personality, especially during adolescence. Research purposes : To know the Parent's Parenting Relationship, Use of Social Media and Youth Knowledge With Reproductive Health at Mts Prince Muhammad Noor.Research methods : The observational analytic study, using the Cross Section approach) uses a total sampling of 83 peopleResults : The results of the study were 83 adolescents with good parenting as many as 17 people (20.5%), moderate as many as 36 people (43.4%) while the poor were 30 people (36.1%). The use of social media about reproductive health which uses good social media as many as 5 people (6.0%), enough as many as 42 people (50.6%) while the less as many as 36 people (43.4%). Knowledge of adolescents about reproductive health that has good adolescent knowledge of 27 people (32.5%), enough as many as 37 people (44.6%), less as many as 19 people (22.9%). While adolescents who have reproductive health complaints are 47 people (56.6%) and those who have no complaints are 36 people (43.4%).From the results of the chi square test, the results of parenting parents with reproductive health were obtained, namely teenagers who experienced more reproductive health complaints on the use of social media was less, while the proportion of adolescents who did not experience reproductive health complaints was sufficient. Adolescents who experience reproductive health complaints are more likely to be sufficient adolescent knowledge, while adolescents who do not experience complaints are more likely to use social media well.Conclusion : There is a relationship parenting parents with reproductive health, there is a relationship using social media with reproductive health, there is a relationship of adolescent knowledge with reproductive health. It is expected that adolescents always improve knowledge about reproductive health either from parents or in social media about growth and growth problems in reproductive health in adolescents. Keywords : Health Reproduction , Parent Care Patterns, Use of Social Media, Youth Knowledge.
PENGARUH EDUKASI TENTANG KEBIJAKAN KAWASAN TANPA ROKOK TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA DI KALIMANTAN SELATAN Yeni Riza; Hilda Irianty; Mahmudah
Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan Vol 2 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Manusia Dan Kesehatan
Publisher : FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PAREPARE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (624.511 KB) | DOI: 10.31850/makes.v2i1.127

Abstract

Provinsi Kalimantan selatan juga telah mengeluarkan Perda Provinsi No 4 Tahun 2012 Tentang Penyelenggaraan Kesehatan Tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), 11 dari 13 Kab/Kota yang ada di Provinsi Kalimantan selatan sudah mengeluarkan regulasi tentang kebijakan KTR, tidak terkecuali dengan kota Banjarmasin yang telah mengeluarkan Perda Kota Banjarmasin No 7 Tahun 2013 Tentang Kawasan Tanpa Rokok. Banjarmasin juga merupakan salah satu kota pendidikan yang ada di pulau Kalimantan, yang menjadi rujukan bagi remaja untuk menuntut ilmu. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui Pengaruh Edukasi tentang Kebijakan Kawasan Tanpa Rokok terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja di Kalimantan Selatan. Metode penelitian adalah kuantitatif menggunakan metode experimen dengan rancangan one group pretest dan post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh remaja yang menempuh pendidikan di PTS Kalsel.Sampel dalam penelitian mahasiswa semester VI yaitu 393 orang.Hasil dari penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon variabel pengetahuan p=0,000 dan Sikap p=0,000 yang artinya ada perbedaan yang signifikan antara pengetahuan dan sikap remaja sebelum dan sesudah diberikan edukasi tentang Kawasan Tanpa Rokok pada remaja di universitas-universitas swasta Kalimantan Selatan. Disarankan untuk meningkatkan derajat kesehatan mahasiswa khususnya di universitas-universitas di Kalimantan Selatan dengan peningkatan program penyuluhan dan sosialisasi berupa pemberian informasi serta edukasi tentang Kawasan Tanpa Rokok
HUBUNGAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DENGAN TINGKAT KEPUASAN PASIEN DI BP.GIGI PUSKESMAS KELAYAN DALAM KOTA BANJARMASIN Achmad Rizal; Yeni Riza
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 1, No 1 (2014): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.928 KB) | DOI: 10.31602/ann.v1i1.105

Abstract

AbstrakSeiring dengan meningkatnya keadaan sosial masyarakat dimana masyarakat semakin sadar akan kualitas, maka diperlukan peningkatan kualitas atau mutu pelayanan kesehatan yang lebih baik ,beberapa pasien yang berkunjung ke Puskesmas Kelayan Dalam menyatakan kurang puas dengan sarana dan pelayanan petugas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien di BP.Gigi Puskesmas Kelayan Dalam Kota Banjarmasin. Metode Penelitian ini menggunakan rancangan studi cross sectiona study. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner yang disertai pengamatan dan wawancara. Analisis statistik menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menyatakan bahwa kualitas pelayanan kesehatan dengan tingkat kepuasan pasien mempunyai hubungan (p < 0,05) Saran yang dibertikan adalah memberikan informasi dan perhatian tentang sarana dan prasarana tentang pelayanan tenaga kesehatan, untuk menunjang keluasan pasien secara umum serta menambah wawasan dan pengetahuan khususnya tentang hubungan sarana dan pelayanan serta tingkat kepuasan pasien.Kata Kunci : dimensi kualitas pelayanan, kepuasan pasien
PERILAKU PENGGUNA AIR SUNGAI DENGAN KELUHAN KESEHATAN KULIT PADA MASYARAKAT SEKITAR SUNGAI PANGAMBANGAN BANJARMASIN Fahrurazi Fahrurazi; Yeni Riza; Erwin Ernadi
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 5, No 1 (2018): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.812 KB) | DOI: 10.31602/ann.v5i1.1649

Abstract

The results of river water quality monitoring from 2013 to 2015 resulted that the Martapura River and Barito River included in severe pollutant status. The purpose of this research is to know the behavior of river water users and the utilization of health services with complaints of skin health by the community around the Banjarmasin mining river. The target of this research is expected to be continued to be dedication to the community around the Banjarmasin Pangambangan river so that people can improve their knowledge, attitude and actions towards healthy living and able to utilize health services, especially the nearest public health center. The research method used is descriptive with cross sectional approach. The sample is done by purposive sampling that is sampling by not giving equal opportunity from every member of population. The instrument in this research is using questionnaire with interview technique. Analysis of this data using Chi Square statistical test with the help of computerization Mean value (a) 0.05 with confidence value 0.95. The results of the research on behavioral variables that include: knowledge, attitude and action show that there is no relationship between knowledge about the use of river water with skin health complaints (p-Value = 0.130). There is no correlation between attitude toward river water usage with skin health complaint (p-Value = 1,000). There is no correlation between the action in the use of river water with skin health complaint (p-Value = 0,130) Most people do not experience skin health complaints that is as much 89 people (96,7%) .Suggestions that can be given that is for responder increase awareness in maintaining and conserving river water, the awareness of the community to behave healthy life with the basic provisions of environmental management.
HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN PERAN KADER DBD DENGAN UPAYA PENCEGAHAN DEMAM BERDARAH DENGUE DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LANDASAN ULIN Ridha Hayati; Yeni Riza; Siti Rofi’ah Liful Hidayah
An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal) Vol 4, No 2 (2017): AN-NADAA JURNAL KESEHATAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.591 KB) | DOI: 10.31602/ann.v4i2.1165

Abstract

DHF is a matter of public health and social and economic impacts. Indonesia has the potential for development of DHF, with as many as 424 endemic districts /cities (WHO, 2016), Indonesia since 1968 until today and has become widespread in 33 provinces and 436 districts / cities from 497 districts / cities (88%) spread (Riskesdas, 2013). Research purposes to determine the relationship of family support and the role of cadres and the prevention of dengue fever dengue hemorrhagic fever in comumunity health Landasan Ulin year 2016. This type of research is crosssectional, with a population of adult patients who visited the health center Landasan Ulin Platform in June-July with the number 299 public patients who do not have a serious illness in 2015, The technique used to use accidental sampling technique as many as 75 respondents were analyzed using Chi-square and computerization program. The results showed that the family support and the prevention of dengue fever not have a relationship singnifikan because p value = 0,296 and the role of cadres and the prevention of dengue fever dengue fever not have a relationship singnifikan because p value = 0.505. Socialization needs of the healt services and community health centers in order to increase the active participation Landasan Ulin year 2016DBD merupakan masalah kesehatan masyarakat dan menimbulkan dampak sosial maupun ekonomi. Indonesia berpotensi menjadi tempat berkembangnyaDBD, dengan daerah endemik sebanyak 424 kabupaten/kota (WHO, 2016), Indonesia sejak tahun 1968 sampai saat ini dan telah menyebar luas di 33 provinsi dan di 436 kabupaten/kota dari 497 kabupaten/kota (88%) penyebarannya (Riskesdas, 2013). Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dan peran kader DBD dengan upaya pencegahan demam berdarah dengue DBD di wilayah kerja Puskesmas Landasan Ulin tahun 2016. Jenis penelitian adalah analitik dengan rancangan cross sectional, dengan populasi pasien dewasayang berkunjung di Puskesmas Landasan Ulin bulan Juni-Juli dengan jumlah 299 orang pasien umum yang tidak memiliki sakit berat tahun 2015, Teknik pengambilan sampel mengunakan Accidental Sampling yaitu sebanyak 75 responden yang dianalisis dengan uji Chi-square dan program komputerisasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara dukungan keluarga dengan upaya pencegahan demam berdarah dengue tidak mempunyai hubungan yang singnifikan karena nilai p value = 0,296 dan peran kader DBD dengan upayapencegahan demam berdarah dengue tidak mempunyai hubungan yang singnifikan karena nilai p value = 0,505. Perlu adanya sosialisasi dari Dinas Kesehatan dan Puskesmas guna meningkatkan keaktifan peran kader DBD dalam upaya pencegahan demam berdarah dengue di wilayah Kerja Puskesmas Landasan Ulin tahun 2016